Sukses

Konsolidasi Internal, PSI Gelar Kopi Darat Nasional

Liputan6.com, Jakarta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar kopi darat nasional (Kopdarnas) dengan pengurus di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, juga di luar negeri. Kopdarnas menggunakan platform rapat online, sehingga seluruh peserta bisa tetap di tempat masing-masing.

Dalam pertemuan ini, Ketua Umum DPP PSI, Grace Natalie,  Grace juga menyampaikan rasa bahagianya  menyaksikan para pengurus, kader, dan anggota terus bergerak di masyarakat pada masa pandemi. 

"Pada situasi sulit, pengurus dan kader PSI  terus bergerak. Ini sangat membanggakan. Setiap hari kita melihat up date kegiatan di Jakarta maupun daerah. Entah membagikan sembako, masker, atau melakukan penyemprotan disinfektan,” kata Grace saat acara Kopdarnas, Kamis 13 Agustus 2020..

Pada gilirannya, keaktifan ini membawa berkah tambahan, yaitu naiknya elektabilitas PSI dalam sejumlah survei.

"Kita bergerak dengan alasan kemanusiaan, sebagai bentuk partisipasi anak bangsa di masa pandemi. Tapi rupanya rakyat mencermati. Terbukti dalam sejumlah survei, elektabilitas PSI naik. Ini patut kita syukuri, ini adalah modal penting untuk bertarung di Pemilu 2024," lanjut Grace. 

Selanjutnya, Grace juga meminta seluruh pengurus dan kader PSI memanfaatkan momentum Pilkada  2020 untuk belajar dan melatih diri, belajar berkoalisi,  dengan tujuan memenangkan pertarungan elektoral.

"Gunakan Pilkada 2020 untuk berinteraksi dengan tokoh-tokoh politik lain, perlihatkan kekuatan kita. Banyak kandidat yang hendak maju Pilkada, bahkan incumbent, datang ke PSI untuk minta dukungan. PSI sudah sangat diperhitungkan oleh aktor-aktor politik lokal,” kata Grace.

 

2 dari 3 halaman

Wajib Rapat online

Terkait pandemi, tambah Grace, PSI juga telah menetapkan rapat-rapat online sebagai keharusan. Ini merupakan bagian dari upaya serius PSI mengkuti adaptasi kebiasaan baru sebagaimana keputusan pemerintah.

Sementara itu, dalam arahannya, Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa para pengurus dan kader PSI terlibat politik karena berangkat dari cinta dan keinginan memperbaiki Indonesia.

"Keinginan mulia memperbaiki Indonesia ini hanya akan terwujud jika kita bisa memastikan PSI lolos ke Senayan pada Pemilu 2024. Untuk di daerah, minimal kita harus punya satu fraksi di masing-masing DPRD kabupaten/kota. Kalau target itu tercapai, baru kita mampu mengawal dan menyeleksi kepemimpinan politik yang meritokratis,” kata Toni.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: