Sukses

Segelintir Masalah Usai Video Viral Intimidasi Ormas di Bekasi

Liputan6.com, Bekasi - Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, Aan Suhanda mengakui bahwa surat kuasa benar dikeluarkan dan ditandatangani oleh dirinya. Namun, surat tersebut di keluarkannya bukan untuk ormas, melainkan kepada perorangan.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (7/11/2019), Kepala Bapenda mengakui surat tersebut telah dihentikan dan akan dievaluasi.

"Itu yang saya keluarkan bukan atas nama ormas, tapi perorangan. Tapi sekarang sudah saya stop dan akan kita evaluasi," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi Aan Suhanda.

Terkait kisruh lahan parkir ini, DPRD Kota Bekasi akan sesegera mungkin melakukan pemanggilan terkait kehadiran Aan Suhanda bersama ormas untuk mengetahui maksud dan tujuan kehadiran di lokasi unjuk rasa. 

Komisi II yang juga bermitra dengan Bapenda akan semakin mendalami terkait adanya kabar kebocoran pajak perparkiran bagi pemasukan pajak asli daerah yang selalu tidak memenuhi target.

Sehingga dengan pemanggilan Kepala Bapenda diharapkan akan terbuka terkait sejauh mana pengelolaan hasil penarikan pajak dari sektor perparkiran.