Akses Sulit, Jenazah Korban Longsor Sukabumi Digotong Secara Estafet

Akibat akses yang sulit untuk dilalui kendaraan, evakuasi korban longsor di Sukabumi dilakukan dengan digotong manual secara estafet oleh Tim SAR Gabungan.

Diterbitkan 01 Januari 2019, 14:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6SCTV, Sukabumi - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat korban yang tertimbun longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa siang, 1 Januari 2019.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (1/1/2019), Tim SAR langsung mengevakuasi jenazah dengan menggotong secara estafet mengingat lokasi longsor tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Sementara itu, tiga dari enam korban selamat masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Pelabuhan Ratu. Kondisi mereka cukup parah, para korban mengalami patah tulang dan luka memar akibat tertimpa bangunan dan material longsor.

Data sementara BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat, terdapat 30 unit rumah tertimbun longsor yang dihuni 32 kepala keluarga atau total 107 orang terdampak longsor.

Dari jumlah tersebut 63 orang selamat, 11 korban meninggal dunia, sementara 24 orang dilaporkan hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR. (Galuh Garmabrata)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6