Sukses

Pasar Wonokromo Hangus Terbakar

Liputan6.com, Surabaya: Kebakaran hebat terjadi di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (26/5) sekitar pukul 05.00 WIB. Akibatnya, lebih dari 3.200 kios atau toko yang berada di pasar terbesar di Surabaya itu, ludes dilalap si jago merah. Musibah ini tak menimbulkan korban jiwa. Namun, sebagian besar barang milik seluruh pedagang tidak bisa diselamatkan. Soalnya, api langsung membesar dan kejadian masih pagi, serta sebagian besar toko belum buka.

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Tapi, sumber api diduga dari sebuah kompor yang meledak di los pedagang ayam di bagian dalam pasar. Selain itu, enam unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan dilaporkan datang terlambat, sehingga jilatan api tak bisa segera dikendalikan. Akhirnya, kobaran api baru bisa dikuasai sekitar pukul 07:30 WIB dan saat ini lokasi kebakaran yang tinggal puing-puing masih disiram air. Dan kebakaran sepenuhnya berakhir pada pukul 08.00 WIB tadi.

Menurut Kepolisian Sektor Wonokromo, saat berlangsung kebakaran, sekitar 10 orang tak dikenal sempat menjarah beberapa toko. Terutama yang berada di pinggir jalan. Sejauh ini, Polsek Wonokromo telah menahan seorang tersangka penjarahan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono yang datang ke lokasi membantah sinyalemen bahwa Pasar Wonokromo sengaja dibakar karena ada investor besar mengincar untuk dijadikan pusat pertokoan. Namun, ia mengakui bahwa pasar tersebut memang diincar investor besar asal Singapura. &quotSaat ini, sudah ada pembicaraan awal. Tapi belum diputuskan apa-apa,&quot ujar Bambang kepada para wartawan. Kendati demikian, tak tertutup kemungkinan ada pihak lain yang memang sengaja membakar pasar. Itulah sebabnya, pemerintah daerah setempat bersama Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya akan berkoordinasi untuk menyelidiki penyebab kebakaran Pasar Wonokromo.

Sekadar diketahui, kebakaran besar di Pasar Wonokromo adalah untuk kedua kalinya dalam 12 tahun terakhir. Pada 1990, pasar ini juga musnah terbakar. Sebenarnya, satu pekan silam, kebakaran juga nyaris terjadi. Namun, saat itu, api yang berasal dari sebuah kios dapat cepat dipadamkan.(ANS/Hasan Sentot)