Eropa Butuh Ratusan Ribu Tenaga Kerja Asing

Indonesia belum memiliki desain besar untuk mengisi peluang kerja di luar negeri. Saat ini banyak negara di Eropa dan Amerika membutuhkan satu juta tenaga kerja asing setiap tahunnya

Diterbitkan 04 Agustus 2011, 15:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Palu: Indonesia belum memiliki desain besar untuk mengisi peluang kerja di luar negeri. Saat ini banyak negara di Eropa dan Amerika membutuhkan satu juta tenaga kerja asing setiap tahunnya. "Peluang kerja di luar negeri sangat terbuka, setiap tahunnya Eropa. Amerika, Australia dan negara-negara lain membutuhkan hingga 1 juta tenaga kerja asing," ujar Kepala BNP2TKI, Jumhur Hidayat di Palu, Kamis (4/8).

Berbicara di depan civitas akademika Universitas Tadulako, Jumhur menyatakan, sayangnya hingga saat ini Indonesia bisa memanfaatkan peluang tersebut. "Kita sampai saat ini belum memiliki desain besar untuk mengisi peluang tenaga kerja formal," kata Jumhur.

BNP2TKI, katanya, sejauh ini gencar mencari peluang pasar kerja dan mempromosikan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. "Untuk itu perlu dibuat desain besar dalam menyiapkan tenaga kerja profesional, terampil, atau semiterampil dengan mengisi peluang kerja," kata Jumhur.

Ia mencontohkan 10 juta hingga 11 juta dari 80 juta penduduk Filipina atau sebesar 10 persen merupakan tenaga kerja formal dan memiliki skill di luar negeri sehingga banyak membawa kemajuan bagi negaranya. Sedangkan TKI jumlahnya baru dua persen dari penduduk Indonesia. (ARI)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6