Pendukung Enam Pasangan Kalah Serbu DPRD Samosir

Pendukung enam pasangan calon bupati dan wakil bupati Samosir yang kalah dalam pilkada meminta DPRD Samosir mengusut dugaan kecurangan pilkada.

Diterbitkan 11 Juni 2010, 23:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pendukung calon kalah serbu Kantor DPRD Samosir menuntut usut kecurangan pilkada.
  • Massa menuding pasangan Mangindar Simbolon-Mangadap Sinaga melakukan kecurangan.
  • Bukti diajukan berupa pengakuan tertulis pemilih yang didatangkan untuk memilih.

Liputan6.com, Samosir: Pendukung enam pasangan calon bupati dan wakil bupati Samosir yang kalah dalam pilkada menyerbu Kantor DPRD Samosir, Sumatra Utara, Jumat (11/6). Massa menuntut Dewan mengusut dugaan kecurangan yang dilakukan pasangan berkuasa Mangindar Simbolon-Mangadap Sinaga. Kericuhan sempat terjadi saat massa menuntut bertemu Ketua DPRD Samosir Tongam Sitinjak. Meski sudah diberitahu kalau Ketua DPRD sedang menghadiri rapat Muspida, massa tetap tidak percaya. Massa tetap bertahan untuk menunggu sikap DPRD terkait dugaan kecurangan pilkada. Warga Samosir menuding pasangan Mangindar Simbolon-Mangadap Sinaga telah melakukan kecurangan dalam pilkada yang digelar 9 Juni lalu. Mereka mengajukan bukti berupa pengakuan tertulis sejumlah pemilih yang mengaku didatangkan oleh pasangan nomor dua itu untuk memilih.(JUM)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6