JK: Tugas Ulama Luruskan Pikiran Radikal

JK menilai, hanya dengan dakwah, radikal dalam hal pikiran dapat dihapus.

Diterbitkan 09 Mei 2016, 16:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta para ulama berperan aktif dalam meluruskan pikiran dan cara pandang radikal yang belakangan marak merasuk ke anak muda. Pria yang karib disapa JK itu menilai, hanya dengan dakwah, radikal dalam hal pikiran dapat dihapus.

"Selalu radikal itu pemikiran yang menyimpang yang keras, karena itu pikiran hanya bisa diubah dengan cara berpikir yang benar," kata JK dalam acara International Summit of The Moderate Islamic Leaders (ISOMIL) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (9/5/2016).

"Maka dari itu cara berpikir yang baik dan benar itu tugas para alim ulama," sambung dia.

Baca Juga

  • JK Bahagia Wali Kota London Seorang Muslim
  • JK Bersyukur Indonesia Terapkan Islam Moderat dalam Perbedaan
  • JK Terngiang Tegasnya Mantan Jaksa Agung Andi Ghalib

Dia mengatakan, pemikiran radikal tidak bisa begitu saja disalahkan kepada yang muda. Tapi, sambung JK, paling tidak anak muda yang selalu jadi 'pengantin'.

"Ada dua radikal, radikal bertindak dan radikal berpikir. Radikal berpikir tak bisa diubah kecuali dengan dakwah," imbuh mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

Berbeda dengan tindakan. Radikal dalam tindakan lebih terlihat nyata bentuknya. Tapi, sesungguhnya hanya sebagian kecil saja yang berani melakukan itu.

"Kalau radikal yang bertindak itu saya kira enggak membesar, tak jadi besar di Indonesia. Ya semuanya karena pikiran itu bukan hanya anak muda ada juga yang lain, tapi yang bertindak itu anak muda," ucap JK.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6