Sukses

Top 3: Ahok Makan Enak Saat Kondangan di Rumah Warga

Liputan6.com, Jakarta - Dalam akun Facebook, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkapkan aktivitasnya pada akhir pekan. Ahok menghadiri resepsi pernikahan warga di Tegal Alur, Jakarta Barat.

Kabar itu menjadi informasi yang paling menyedot perhatian pembaca Liputan6.com sepanjang Sabtu 23 April 2016. Berita tersebut pun nangkring di urutan pertama dalam kategori berita terfavorit.

Tak hanya itu, berita terpopuler lainnya juga datang dari pemilik kontrakan korban mutilasi di Tangerang. Pemilik kontarakan itu menjerit setelah terjadinya peristiwa pembunuhan sadis tersebut.

Berikut 3 berita paling menyedot perhatian pembaca yang dihimpun Liputan6.com, Minggu (24/4/2016):

1. Kondangan ke Rumah Warga, Ahok Nikmati Makan Siang Enak

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kondangan ke rumah warganya di Tegal Alur, Jakarta Barat. (Basuki Tjahaja Purnama)

Mengisi akhir pekannya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memilih pergi kondangan ke acara pernikahan seorang warganya di Tegal Alur, Jakarta Barat.

Hal itu terlihat dalam foto yang diunggah Gubernur yang akrab disapa Ahok itu dalam akun Facebook-nya hari ini, Sabtu (23/4/2016).

"Sabtu 23 April 2016 Menghadiri resepsi warga di Tegal Alur. Kondangan sekaligus makan siang enak. Kita jg bisa tahu keadaan lingkungan warga terawat atau tidak," tulis Ahok dalam Facebook-nya, Basuki Tjahaja Purnama, yang disertai tiga foto.

Postingan Ahok ini mendapat banyak respons. Terlihat 33 ribu memberikan tanda like (suka) dan 2.113 men-share atau membagi postingan ini.

Selengkapnya baca di sini...

2. Jeritan Pemilik Kontrakan Pasca-Kasus Mutilasi Wanita Hamil

Kontrakan perempuan misterius yang ditemukan tewas dimutilasi di Cikupa, Tangerang. (Liputan6.com/Pramita)

Kontrakan tempat Nur Atikah atau Nuri (34) dimutilasi yakni di RT 012 RW 01 Kampung Telaga Sari Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, kini sepi. Satu per satu penyewa kamar memilih meninggalkan kontrakan yang memiliki 17 pintu itu.

Irma, seorang warga mengungkapkan, saksi awal yang juga tinggal di sebelah kamar kontrakan Agus dan Nuri, sudah kabur lebih dulu.

"Dia yang cium bau amis pertama kali, malamnya itu dia ngungsi di tempat saudaranya," kata Irma di Cikupa, Sabtu (23/4/2016).

Kemudian beberapa hari setelah kejadian, satu per satu penghuni kontrakan pergi meninggalkan kamar berukuran 4x5 meter yang mereka sewa. Selain karena ketakutan, mereka juga hengkang karena enggan diberondong pertanyaan oleh wartawan yang sudah dua pekan ini terus berdatangan ke lokasi.

"Ada yang ketakutan, ada yang enggak mau ribet juga. Pokoknya tahu-tahu kosong," kata Irma.

Selengkapnya baca di sini...

3. AS Siap Bantu Filipina Basmi Abu Sayyaf

Kelompok Abu Sayyaf. (Johan Fatzry/Liputan6.com)

Sebanyak 14 WNI dan 4 WN Malaysia diduga kuat diculik kelompok Abu Sayyaf. Kenyataan ini membuat sejumlah negara lain siap mengulurkan bantuan.

Salah satunya negara yang menyatakan hal tersebut adalah Amerika Serikat. Mereka menyebut siap membantu Filipina membasmi Abu Sayyaf.

Pernyataan tersebut keluar langsung dari mulut Wakil Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. Menurut dia negaranya sudah mengirimkan bantuan kepada Filipina.

Bantuan tersebut, kata Blinken, bentuknya berupa pelatihan penanggulangan terorisme. Pelatihan itu juga telah dilakukan sebelum kasus ini terjadi.

"Untuk Filipina kami sudah bekerja secara langsung dalam waktu yang lama untuk memperluas kapasitas mereka dalam menanggulangi terorisme," sebut Blinken dalam pertemuan terbatas dengan beberapa media di kantor Kedutaan AS di Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Kendati masih terjadi penculikan, Blinken menekankan jumlahnya sudah jauh berkurang. Fakta itu menunjukkan upaya AS membantu negara eks jajahannya ini berhasil.

Selengkapnya baca di sini...

Loading