Ahok: Pemprov DKI Bukan Mau Gusur Rumah Kumuh Tapi Menata

Ahok menyayangkan banyak warga menjual dan menyewakan unit rusun yang telah diberikan Pemprov DKI Jakarta.

Diterbitkan 28 Mei 2015, 11:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Warga Pinangsia menolak penggusuran pemukiman mereka oleh Pemprov DKI.
  • Ahok menyatakan penggusuran untuk menertibkan warga yang menempati lahan ilegal.
  • Ahok mengeluhkan warga menjual/menyewakan rusun dan intervensi politik.

Liputan6.com, Jakarta - Warga Pinangsia, Ancol, Pademangan berunjuk rasa di rumah pribadi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Perumahan Pantai Mutiara, Nomor 39 Blok Y, Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa 26 Mei 2015 malam. Mereka menolak pemukimannya digusur Pemprov DKI Jakarta.

Gubernur yang kerap disapa Ahok itu mengatakan, penggusuran ini bukan semata-mata untuk mengusir warga, melainkan guna membenahi para warga untuk tidak menempati lahan yang bukan miliknya.

"Kita bukan mau menggusur orang dan rumah kumuh, tapi kita menata kamu jangan melanggar aturan," kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Dia menambahkan, Pemprov DKI telah menyiapkan rumah susun (rusun) bagi warga korban gusuran untuk ditempati. Tentunya yang memiliki KTP DKI. Tetapi, ia menyayangkan kebanyakan dari warga tersebut malah menjual dan menyewakan unit rusun yang telah diberikan Pemprov DKI.

"Cuma orang kan bandel, orang ini bolak-balikin. Ini saya sudah bangun rumah susun, saya bilang jangan dijual dong, jangan disewain lagi, kira-kira begitu. Kita ingin orang tertib aturan, tertib PKL tertib hunian, tertib lalu lintas. Tapi ini dibolak-balik sama mereka, seolah-olah kita musuh," ucap Ahok.

Pada Rabu 27 Mei 2015 kemarin, Ahok bercerita menertibkan pemukiman warga memang tidak mudah. Ia kerap kali diminta untuk tidak menggusur kawasan itu oleh sejumlah orang dari partai politik tertentu.

"Makanya banyak orang politik dari partai BBM saya, SMS saya, dan telepon minta jangan dibongkar (pemukiman warga Pinangsia). Nah saya pikir untuk kepentingan politik, jangan bongkar berapa ratusan orang," kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Rabu. (Mvi/Mut)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, politikus yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta
    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, politikus yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta
    Ahok
  • Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Demo
  • Rumah Ahok