Wabah Diare Menjangkiti Medan

<i>Ratusan orang kini tengah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Medan akibat terkena wabah diare dan muntaber.</i>

Diterbitkan 05 September 2000, 18:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Medan: Wabah diare dan muntaber melanda Medan. Walaupun tidak sampai memakan korban jiwa, ratusan warga terpaksa dirawat secara intensif di berbagai rumah sakit. Berdasarkan pantauan SCTV, sejauh ini, para korban sudah melewati masa kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di enam rumah sakit di Medan.

Kepala Dinas Kesehatan Medan Syahrial R Anas menjelaskan penyebaran muntaber atau gastro enteris dan diare ini, disebabkan karena lingkungan yang kotor, perubahan cuaca, dan datangnya musim buah-buahan di Ibu Kota provinsi Sumatera Utara ini.

Sementara itu, Dinas Kesehatan juga mencatat sejak Juli hingga Agustus, jumlah penderita diare dan muntaber sudah mencapai 3.700 per bulan. Itu sebabnya, Dinas Kesehatan berseru kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, terutama memelihara sarana air minum, dan tidak memakan makanan secara sembarangan.

Untuk mengatasi persoalan ini, pihak Dinas Kesehatan membagikan oralit dan kaporit secara gratis di beberapa daerah rawan seperti wilayah Medan Belawan, Medan Tembung, Medan Tuntungan, dan Perumnas Mandala. Di sisi lain, sebanyak 39 Pusat Kesehatan Masyarakat dan 35 Puskesmas Pembantu disiagakan selama 24 jam, untuk melayani pasien yang menderita penyakit ranking nomor dua di Medan setelah Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA).(TNA/Chaerul Dharma dan Cuk Arbianto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6