Pasar Senen Terbakar, Jokowi Perintahkan Bangun Pasar Darurat

Jokowi mengaku belum mendapat laporan soal lokasi pembangunan pasar darurat. Dia masih menunggu sampai api padam.

Diterbitkan 25 April 2014, 17:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasca-kebakaran yang menghanguskan ribuan kios di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan Perusahaan Daerah Pasar Jaya membangun pasar darurat untuk pedagang. Pembangunan dimaksudkan agar pedagang dapat tetap mengais rezeki. ‎

"Saya sudah perintah ke Pasar Jaya, hari Minggu, supaya segera buat pasar darurat," ujar Jokowi saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Senen, Jumat (25/4/2014). ‎

Namun demikian, Jokowi mengaku belum mendapat laporan soal lokasi pembangunan pasar darurat. Dia masih menunggu sampai api padam. "Ya, mungkin nanti di depannya tunggulah, masih kebakaran gini kok," kata dia.

Jokowi menilai, kebakaran itu merupakan musibah yang tak terduga. Sebelumnya pasar akan direnovasi total, tapi setelah pemerintah berembuk dengan pedagang, pembangunan ditunda setelah lebaran. Pasar hendak direnovasi karena sejak dibangun pada 1974 belum pernah diperbaiki.

Soal kemungkinan terjadi sabotase, Jokowi tak mau menjawab. Ia hanya mengatakan kasus ini dijadikan pelajaran agar masyarakat tidak bertindak ceroboh dan menaati peraturan yang telah ditetapkan.  

"Ini harus mengingatkan kita semua mengenai kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan baik di rumah kita sendiri, pasar dan semuanya," ujar capres PDI Perjuangan itu. "Masa di pasar masih ada yang masak-masak pakai api?! Bberbahaya. Kabel berkeleweran bertahun-tahun dibiarkan, korsleting itu juga dibiarkan, berbahaya," ucap Jokowi.

Api melalap Pasar Senen sejak Jumat dini hari. Disebutkan api pertama kali diketahui oleh seorang ibu yang hendak masuk ke dalam pasar. Hingga siang hari, api belum berhasil dipadamkan. Akibat kebakaran, 2.000 dari 3.200 kios hangus terbakar. Pedagang hanya bisa pasrah dan menyelamatkan barang mereka yang tersisa. Diduga penyebab kebakaran yakni korsleting atau arus pendek listrik.  (Yus Ariyanto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6