Liputan6.com, Jakarta - Inspirasi teras earth tone dengan kombinasi tanaman rambat menjadi pilihan favorit karena mampu menghadirkan suasana hangat, tenang, dan dekat dengan alam. Perpaduan warna krem, beige, terracotta, hingga hijau zaitun membuat teras terlihat lebih nyaman sekaligus menjadi area transisi yang menenangkan antara ruang luar dan dalam rumah.
Kehadiran tanaman rambat seperti sirih gading, Lee Kuan Yew, atau air mata pengantin membuat teras tampak lebih hidup, sejuk, dan teduh. Konsep ini juga cocok diterapkan pada rumah minimalis karena dapat menciptakan kesan luas, estetik, serta tetap mudah dirawat sehari-hari. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Minggu (12/7/2026).Â
1. Teras Earth Tone dengan Dinding Plester Beige dan Rambatan Sirih Gading
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294416/original/007967000_1783836005-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat_1.jpeg)
Salah satu inspirasi yang mudah diterapkan adalah memadukan dinding plester berwarna beige dengan tanaman rambat sirih gading. Warna beige memberikan nuansa hangat sekaligus bersih, sehingga menjadi latar yang sempurna bagi dedaunan hijau. Konsep ini sangat cocok untuk rumah minimalis modern karena mampu menghadirkan tampilan sederhana, tetapi tetap elegan. Agar hasilnya lebih maksimal, gunakan finishing plester halus dengan tekstur ringan sehingga cahaya alami dapat memantul secara lembut pada permukaan dinding.
Sirih gading menjadi pilihan tanaman rambat yang populer karena memiliki pertumbuhan cepat dan perawatan yang relatif mudah. Tanaman ini dapat diarahkan menggunakan kawat baja tipis, trellis besi, atau rangka kayu sehingga membentuk pola vertikal yang rapi di sepanjang dinding teras. Daunnya yang berwarna hijau cerah dengan corak kekuningan menciptakan kontras alami terhadap warna earth tone tanpa membuat tampilan terasa berlebihan.
Agar suasana semakin nyaman, tambahkan bangku kayu dengan bantalan berwarna krem atau cokelat muda serta meja kecil berbahan rotan. Pot tanaman berbahan tanah liat atau semen ekspos juga akan memperkuat kesan natural. Pada malam hari, pencahayaan dari lampu dinding berwarna warm white mampu menonjolkan tekstur dinding sekaligus menghasilkan bayangan tanaman yang artistik. Kombinasi ini menjadikan teras sebagai area yang ideal untuk bersantai maupun menerima tamu.
Advertisement
2. Teras Bergaya Tropis dengan Kombinasi Cokelat Kayu dan Lee Kuan Yew
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294417/original/040264700_1783836005-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat_2.jpeg)
Inspirasi berikutnya memadukan nuansa tropis dengan dominasi material kayu berwarna cokelat muda hingga cokelat tua. Material kayu dapat diaplikasikan pada plafon, kusen pintu, bangku, maupun lantai dek sehingga menghadirkan karakter yang hangat dan alami. Perpaduan warna kayu dengan dinding berwarna krem atau taupe menciptakan komposisi earth tone yang harmonis sekaligus membuat fasad rumah terlihat lebih premium.
Sebagai pelengkap, gunakan tanaman rambat Lee Kuan Yew yang terkenal memiliki pertumbuhan menjuntai dengan daun kecil berwarna hijau segar. Tanaman ini sangat cocok ditempatkan pada pergola atau rak gantung di bagian atas teras sehingga membentuk tirai hijau alami. Ketika tumbuh lebat, Lee Kuan Yew mampu membantu mengurangi intensitas sinar matahari yang masuk ke area teras tanpa menghalangi sirkulasi udara. Hasilnya, teras terasa lebih teduh dan nyaman digunakan pada siang hari.
Untuk memperkuat kesan tropis modern, tambahkan beberapa elemen dekoratif seperti lampu gantung berbahan rotan, pot keramik berwarna terracotta, atau karpet anyaman serat alami. Pilih furnitur dengan desain sederhana agar tidak mengurangi kesan lapang pada teras. Dengan perpaduan warna earth tone, material kayu, dan tanaman Lee Kuan Yew yang rimbun, area depan rumah akan tampil lebih hidup sekaligus menjadi daya tarik utama fasad hunian minimalis modern.
3. Teras Earth Tone dengan Pergola Kayu dan Tanaman Air Mata Pengantin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294418/original/072694400_1783836005-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat_3.jpeg)
Pergola kayu menjadi salah satu elemen yang mampu memperkuat karakter earth tone pada teras rumah minimalis modern. Struktur ini tidak hanya berfungsi sebagai peneduh, tetapi juga menjadi tempat ideal bagi tanaman rambat untuk tumbuh dan membentuk kanopi alami. Gunakan kayu dengan warna natural seperti cokelat muda, walnut, atau teak yang dipadukan dengan dinding berwarna beige, cream, atau greige agar keseluruhan tampilan terasa hangat dan menyatu dengan lingkungan sekitar. Desain pergola yang sederhana dengan garis-garis tegas akan mempertahankan kesan modern tanpa menghilangkan nuansa alami.
Salah satu tanaman rambat yang sangat cocok dipadukan dengan pergola adalah air mata pengantin. Tanaman ini memiliki batang yang lentur dengan daun kecil serta bunga mungil berwarna putih yang tumbuh melimpah ketika mendapatkan sinar matahari yang cukup. Saat dibiarkan merambat di atas pergola, air mata pengantin akan membentuk tirai hijau yang dipenuhi bunga sehingga menghadirkan suasana teduh sekaligus romantis. Selain mempercantik tampilan teras, tanaman ini juga membantu menyaring cahaya matahari sehingga area di bawahnya terasa lebih sejuk.
Agar konsep earth tone semakin terasa, tambahkan furnitur berbahan kayu solid atau rotan sintetis dengan bantalan berwarna krem, cokelat susu, atau olive. Pot tanaman berbahan tanah liat, vas keramik bertekstur matte, dan meja kopi kecil dari kayu dapat menjadi pelengkap yang memperkuat nuansa natural. Pada malam hari, pencahayaan dari lampu gantung bergaya rustic atau lampu LED warm white yang dipasang di sela-sela pergola akan menciptakan suasana hangat dan nyaman. Kombinasi elemen tersebut membuat teras tidak hanya berfungsi sebagai area transisi menuju rumah, tetapi juga menjadi tempat favorit untuk bersantai bersama keluarga.
Advertisement
4. Teras Minimalis Modern dengan Roster Beton dan Rambatan Ivy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294419/original/008157400_1783836006-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat_4.jpeg)
Bagi Anda yang menyukai desain rumah modern dengan sentuhan tropis, perpaduan roster beton dan tanaman ivy bisa menjadi pilihan yang menarik. Roster beton tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga membantu meningkatkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami di area teras. Pilih roster dengan motif geometris sederhana agar tampil selaras dengan gaya minimalis, kemudian aplikasikan warna-warna earth tone seperti abu-abu hangat, pasir, atau krem untuk menciptakan tampilan yang elegan dan tidak berlebihan.
Tanaman ivy memiliki karakter merambat dengan daun yang rapat sehingga sangat cocok diarahkan mengikuti pola roster beton. Seiring waktu, tanaman akan menutupi sebagian permukaan roster dan menciptakan perpaduan unik antara tekstur beton yang tegas dengan dedaunan hijau yang lembut. Efek visual ini membuat fasad rumah terlihat lebih hidup tanpa kehilangan kesan modern. Selain itu, ivy juga dapat membantu mengurangi panas yang dipantulkan dinding sehingga suhu di sekitar teras menjadi lebih nyaman.
Untuk melengkapi desain, gunakan lantai bertekstur alami seperti batu andesit, keramik motif batu, atau concrete finish berwarna abu-abu muda. Tambahkan bangku dengan rangka besi hitam dan dudukan kayu agar tercipta perpaduan material industrial dan natural yang seimbang. Beberapa pot tanaman berukuran besar berisi palem mini, lidah mertua, atau aglaonema dapat ditempatkan di sudut teras sebagai aksen hijau tambahan tanpa membuat area terasa penuh.
Perawatan konsep ini relatif mudah karena roster beton dikenal tahan terhadap perubahan cuaca dan tidak memerlukan pengecatan terlalu sering. Tanaman ivy cukup dipangkas secara berkala agar pertumbuhannya tetap terarah dan tidak menutupi seluruh bukaan roster. Pemeriksaan rutin pada media tanam dan penyiraman sesuai kebutuhan juga akan membantu menjaga daun tetap lebat dan berwarna hijau segar.
Selain menghadirkan nilai estetika, kombinasi roster beton dan ivy memberikan manfaat fungsional berupa sirkulasi udara yang lebih baik serta pencahayaan alami yang tetap optimal. Dengan demikian, teras terasa lebih teduh pada siang hari, tetapi tetap terang dan nyaman digunakan. Inspirasi ini sangat cocok diterapkan pada rumah minimalis modern yang mengutamakan keseimbangan antara desain, kenyamanan, dan kemudahan perawatan.
5. Teras Bernuansa Terracotta dengan Bougenville Rambat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294420/original/038327200_1783836006-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat_5.jpeg)
Warna terracotta menjadi salah satu elemen penting dalam palet earth tone karena mampu menghadirkan kesan hangat, alami, sekaligus berkarakter. Pada teras rumah minimalis modern, nuansa ini dapat diterapkan melalui penggunaan lantai terakota, pot berbahan tanah liat, dinding aksen, atau dekorasi keramik dengan warna jingga kecokelatan. Perpaduan terracotta dengan warna krem, putih gading, dan cokelat muda akan menciptakan suasana yang terasa nyaman tanpa terlihat berlebihan.
Sebagai pelengkap, bougenville dapat dijadikan tanaman rambat utama karena memiliki cabang yang lentur dan bunga berwarna cerah. Tanaman ini dapat diarahkan mengikuti pergola, pagar besi, atau trellis di sisi teras sehingga membentuk kanopi alami yang menarik perhatian. Pilihan warna bunga seperti putih, merah muda, ungu muda, atau salmon tetap selaras dengan konsep earth tone karena memberikan aksen yang lembut tanpa mendominasi keseluruhan desain. Selain itu, bougenville dikenal tahan terhadap cuaca panas sehingga cocok ditanam di area depan rumah yang mendapat sinar matahari langsung.
Untuk menjaga tampilan tetap modern, pilih furnitur dengan desain sederhana berbahan kayu atau rotan sintetis. Tambahkan bantal duduk berwarna beige, taupe, atau olive agar suasana terasa lebih hangat. Anda juga dapat meletakkan beberapa lentera dekoratif atau lampu taman berwarna warm white di sekitar pot bougenville untuk menciptakan pencahayaan yang dramatis pada malam hari. Cahaya hangat tersebut akan menonjolkan tekstur terracotta sekaligus memperlihatkan siluet cabang dan bunga bougenville yang indah.
Bougenville memang tidak membutuhkan penyiraman sesering tanaman rambat lain, tetapi pemangkasan secara berkala tetap diperlukan agar pertumbuhannya tetap rapi. Cabang yang terlalu panjang sebaiknya dipotong untuk merangsang munculnya tunas baru dan menjaga bentuk tanaman tetap proporsional. Berikan pupuk secara berkala sesuai kebutuhan agar pembungaan berlangsung lebih optimal sepanjang tahun.
Konsep ini sangat sesuai bagi pemilik rumah yang menginginkan teras berkarakter kuat namun tetap mudah dirawat. Perpaduan warna terracotta dengan bougenville mampu menghadirkan nuansa tropis yang elegan sekaligus membuat fasad rumah terlihat lebih hidup, terutama saat tanaman sedang berbunga lebat.
Advertisement
6. Teras Earth Tone dengan Vertical Garden dan Tanaman Philodendron Merambat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294421/original/062146000_1783836006-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat_6.jpeg)
Apabila luas teras sangat terbatas, menghadirkan vertical garden dapat menjadi solusi untuk tetap menikmati suasana hijau tanpa mengurangi ruang gerak. Dinding kosong di area teras dapat dimanfaatkan sebagai media tanam vertikal menggunakan panel besi, rangka kayu, atau modul khusus yang dirancang untuk menempatkan pot-pot tanaman. Konsep ini sangat cocok dipadukan dengan warna earth tone seperti beige, cokelat muda, abu-abu hangat, maupun olive agar tampilan tetap harmonis.
Salah satu tanaman yang menarik untuk konsep ini adalah philodendron merambat. Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati dengan warna hijau mengilap yang memberikan kesan segar sekaligus elegan. Pertumbuhannya relatif cepat dan mudah diarahkan mengikuti rambatan atau panel vertical garden. Selain memiliki nilai estetika tinggi, philodendron juga dikenal mampu beradaptasi pada area yang memperoleh cahaya terang tidak langsung, sehingga cocok ditempatkan di teras yang tidak sepenuhnya terkena sinar matahari.
Agar dinding tidak terlihat monoton, kombinasikan philodendron dengan beberapa tanaman bertekstur berbeda seperti sirih gading, pakis boston, atau peperomia. Variasi bentuk dan ukuran daun akan menciptakan komposisi yang lebih dinamis tanpa menghilangkan kesan rapi. Gunakan pot berwarna natural seperti putih gading, krem, terracotta, atau abu-abu muda agar tanaman menjadi fokus utama dalam desain.
Lengkapi area teras dengan bangku kayu minimalis, meja kecil berbentuk bundar, serta karpet anyaman berbahan serat alami. Material tersebut mampu memperkuat nuansa earth tone sekaligus membuat area duduk terasa lebih nyaman. Jika memungkinkan, tambahkan lampu dinding atau lampu sorot kecil yang diarahkan ke vertical garden agar tekstur daun terlihat lebih menonjol pada malam hari.
Dari sisi perawatan, vertical garden membutuhkan penyiraman yang lebih merata dibandingkan penempatan pot biasa. Pastikan setiap tanaman memperoleh air dalam jumlah cukup, terutama pada bagian atas yang cenderung lebih cepat mengering. Pemangkasan daun tua dan pemeriksaan media tanam secara berkala juga penting dilakukan agar tanaman tetap sehat dan tumbuh lebat.
Inspirasi ini sangat cocok diterapkan pada rumah minimalis modern yang memiliki teras sempit tetapi tetap ingin menghadirkan kesan hijau dan alami. Dengan memanfaatkan bidang vertikal, teras akan terlihat lebih segar, lapang, dan berkarakter tanpa harus mengorbankan banyak ruang di area lantai.
7. Teras Modern dengan Batu Alam dan Kombinasi Monstera Merambat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294422/original/084418300_1783836006-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat_7.jpeg)
Batu alam merupakan salah satu material yang mampu memperkuat karakter earth tone pada rumah minimalis modern. Penggunaannya pada dinding aksen, pilar teras, atau sebagian lantai menghadirkan tekstur alami yang membuat fasad terlihat lebih elegan tanpa kehilangan kesan hangat. Pilihan batu andesit, paras Jogja, batu candi, atau travertine dengan warna abu-abu hangat, krem, hingga cokelat muda sangat mudah dipadukan dengan elemen kayu dan tanaman hijau.
Untuk melengkapi tampilan tersebut, Anda dapat menggunakan monstera merambat atau jenis Monstera adansonii sebagai tanaman utama. Berbeda dengan monstera berukuran besar yang tumbuh tegak, varietas ini memiliki batang yang lentur sehingga dapat diarahkan merambat pada tiang lumut (moss pole), kawat, atau panel besi dekoratif. Daunnya yang berlubang alami memberikan tekstur unik sekaligus menghadirkan nuansa tropis yang sedang populer pada desain rumah modern.
Agar komposisi terlihat seimbang, tempatkan panel rambatan di salah satu sisi dinding batu alam sehingga tanaman menjadi titik fokus tanpa menutupi seluruh permukaan. Tambahkan beberapa pot tanaman pelengkap seperti palem kuning mini, lili paris, atau calathea di sudut teras untuk menciptakan gradasi tinggi tanaman yang lebih menarik. Kombinasi berbagai tekstur daun membuat area teras terasa lebih hidup, tetapi tetap rapi dan tidak berlebihan.
Untuk memperkuat nuansa earth tone, pilih furnitur berbahan kayu solid dengan finishing natural atau rotan sintetis berwarna cokelat muda. Tambahkan cushion berwarna krem, olive, atau terracotta agar area duduk terasa lebih nyaman. Pencahayaan menggunakan lampu dinding berwarna warm white juga dapat mempertegas tekstur batu alam sekaligus memberikan efek dramatis pada dedaunan monstera ketika malam hari.
Perawatan konsep ini relatif sederhana. Batu alam hanya perlu dibersihkan secara berkala agar tidak ditumbuhi lumut berlebihan, sedangkan monstera cukup disiram saat media mulai mengering dan diberi pupuk organik setiap beberapa minggu sekali. Pemangkasan daun tua juga penting dilakukan agar tanaman tetap rimbun dan menghasilkan tunas baru.
Perpaduan batu alam, warna earth tone, dan monstera merambat menghasilkan teras yang terasa modern sekaligus menyatu dengan alam. Desain ini cocok diterapkan pada rumah minimalis berbagai ukuran, mulai dari Type 36 hingga rumah berukuran lebih besar, karena tampilannya fleksibel dan mudah dikembangkan sesuai luas lahan yang tersedia.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Inspirasi Teras Earth Tone
1. Apa yang dimaksud dengan konsep earth tone pada desain teras?
Earth tone adalah konsep penggunaan warna-warna yang terinspirasi dari alam, seperti krem, beige, cokelat, terracotta, abu-abu hangat, dan hijau zaitun. Warna-warna ini menciptakan suasana yang hangat, natural, dan mudah dipadukan dengan berbagai material serta tanaman.
2. Tanaman rambat apa yang paling mudah dirawat untuk teras rumah?
Sirih gading dan Lee Kuan Yew termasuk tanaman rambat yang relatif mudah dirawat. Keduanya memiliki pertumbuhan cepat, tidak memerlukan perawatan rumit, dan mampu memberikan kesan hijau yang rimbun pada area teras.
3. Apakah tanaman rambat bisa membuat teras terasa lebih sejuk?
Ya. Tanaman rambat dapat membantu mengurangi paparan sinar matahari langsung pada dinding maupun pergola. Daunnya juga berkontribusi menurunkan suhu di sekitar teras melalui proses transpirasi sehingga udara terasa lebih nyaman.
4. Bagaimana cara merawat tanaman rambat agar tetap rapi?
Lakukan pemangkasan secara berkala untuk mengendalikan arah pertumbuhan, buang daun atau ranting yang kering, berikan pupuk sesuai kebutuhan, dan pastikan tanaman memperoleh cahaya matahari serta air yang cukup.
5. Apakah konsep earth tone cocok untuk teras rumah Type 36?
Sangat cocok. Warna-warna earth tone mampu memberikan kesan luas, hangat, dan bersih pada teras berukuran kecil. Dipadukan dengan tanaman rambat, area depan rumah akan terlihat lebih segar tanpa terasa sempit.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294413/original/010163900_1783835783-Teras_Earth_Tone_dengan_Kombinasi_Tanaman_Rambat.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294142/original/044493100_1783813777-000_B9XJ4PC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289698/original/028806700_1783412928-HL_teras.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8965693/original/044334100_1782978693-Batu_Koral_Putih_dan_Tanaman_Hias.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7662807/original/011104800_1780456526-Teras_Rumah_Mungil_Minimalis.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543756/original/002075500_1775034679-teras.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512941/original/043139700_1771999078-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476870/original/049305800_1768801501-model_rumah.jpg)