Liputan6.com, Jakarta Cara diet defisit kalori pada dasarnya sederhana, yaitu membuat jumlah kalori yang masuk lebih sedikit daripada yang dibakar tubuh. Saat energi dari makanan berkurang, tubuh terpaksa membakar cadangan lemak sehingga berat badan turun bertahap.
Kuncinya bukan memangkas makan sedrastis mungkin, melainkan mengurangi kalori secukupnya sambil menjaga gizi tetap lengkap. Dengan pendekatan ini, cara diet defisit kalori bisa dijalankan tanpa membuat tubuh lemas atau kelaparan.
Sebagaimana disampaikan Academy of Nutrition and Dietetics, pengurangan sekitar 500 kalori dari kebutuhan harian tergolong aman dan tidak membuat tubuh kekurangan energi. Angka ini cukup untuk menurunkan bobot sekitar 0,5 kg per minggu secara berkelanjutan. Anda bisa menyimak dasar konsepnya lewat panduan cara defisit kalori yang membahas prinsip keseimbangan energi. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Minggu (12/7/2026).Â
Advertisement
Cara Menghitung dan Menetapkan Target Defisit Kalori
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5170648/original/006883400_1742615039-1742610975245_trik-diet-cepat-kurus.jpg)
Sebelum menjalankan cara diet defisit kalori, Anda perlu tahu berapa kebutuhan kalori tubuh dalam sehari. Tanpa angka acuan, Anda berisiko memangkas terlalu banyak atau justru terlalu sedikit. Berikut langkah-langkah menghitung dan menetapkan target yang tepat.
-
Hitung laju metabolisme basal (BMR): Gunakan rumus Mifflin-St. Jeor yang dinilai paling akurat. Untuk pria, BMR = (10 x berat badan kg) + (6,25 x tinggi badan cm) - (5 x usia) + 5, sedangkan untuk wanita, BMR = (10 x berat badan kg) + (6,25 x tinggi badan cm) - (5 x usia) - 161.
-
Kalikan dengan tingkat aktivitas: Angka BMR dikalikan faktor aktivitas untuk mendapat total kebutuhan kalori harian (TDEE), yakni 1,2 (jarang olahraga), 1,375 (ringan), 1,55 (sedang), 1,725 (aktif), atau 1,9 (sangat aktif).
-
Kurangi 300-500 kalori: Dari total kebutuhan tersebut, potong sekitar 300-500 kalori untuk menciptakan defisit yang moderat. Dilansir dari Mayo Clinic, memangkas sekitar 500 kalori per hari umumnya menurunkan berat badan sekitar 0,5 sampai 1 kg per minggu.
-
Jaga batas aman: Hindari makan di bawah 1.200 kalori per hari untuk wanita dan 1.500 kalori untuk pria, karena defisit ekstrem justru memperlambat metabolisme dan memicu kehilangan otot.
-
Pantau dan sesuaikan: Kebutuhan kalori ikut turun seiring bobot yang menyusut, jadi hitung ulang secara berkala agar penurunan berat badan tetap konsisten.
Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi, kebutuhan kalori tiap orang berbeda tergantung usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik. Karena itu, target defisit sebaiknya tidak disamakan dengan orang lain. Jika ingin memahami gambaran menyeluruh, simak juga cara alami menurunkan berat badan yang bisa dipadukan dengan perhitungan ini.
Advertisement
Cara Mengatur Pola Makan saat Diet Defisit Kalori
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943744/original/003386200_1726217433-healthy-menu-recipe-food-diet.jpg)
Setelah target kalori ditetapkan, pengaturan menu menjadi inti dari cara diet defisit kalori yang berhasil. Prinsipnya, pilih makanan padat gizi namun rendah kalori agar perut kenyang lebih lama. Berikut langkah-langkah praktis mengatur pola makan.
-
Utamakan protein: Protein memberi rasa kenyang lebih lama dan menjaga massa otot selama berat badan turun. Pilih sumber seperti telur, dada ayam, ikan, tahu, dan tempe, dan lengkapi wawasan Anda dengan daftar makanan tinggi protein untuk menu harian.
-
Perbanyak serat: Sayur dan buah kaya serat membuat kenyang tanpa banyak menyumbang kalori. Anda bisa memilih berbagai makanan berserat tinggi maupun sayuran berserat tinggi sebagai pendamping lauk.
-
Pilih karbohidrat kompleks: Ganti nasi putih dan roti tawar dengan nasi merah, oat, atau ubi karena dicerna lebih lambat dan menjaga gula darah stabil. Kenali pilihannya lewat sumber karbohidrat kompleks untuk diet serta makanan pengganti nasi.
-
Batasi minuman manis dan perbanyak air putih: Sebagaimana dilaporkan WebMD, minuman manis seperti soda, jus kemasan, dan kopi bergula menyumbang banyak kalori tanpa memberi rasa kenyang. Perbanyak air putih dan pertimbangkan pilihan minuman yang membantu menurunkan berat badan.
-
Kurangi makanan cepat saji dan olahan: Jenis makanan ini tinggi garam, lemak jenuh, dan gula sehingga mudah membuat kalori berlebih. Pahami dampaknya melalui ulasan makanan cepat saji dan efeknya serta bahaya junk food.
-
Kendalikan porsi dan catat asupan: Kurangi porsi secara bertahap agar tidak balas dendam makan berlebih, lalu catat setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi agar kalori tetap terpantau.
Mengurangi kalori tidak berarti Anda boleh mengabaikan kualitas gizi. Untuk mencegah sembelit yang kerap muncul saat diet, tambahkan pula makanan pencegah sembelit yang kaya serat ke dalam menu.
Cara Mendukung Diet Defisit Kalori lewat Gaya Hidup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573037/original/079059800_1777879159-pexels-pexels-latam-478514802-17979557.jpg)
Cara diet defisit kalori akan jauh lebih optimal bila didukung kebiasaan sehat sehari-hari. Olahraga dan istirahat membantu membakar kalori sekaligus menjaga keseimbangan hormon. Terapkan langkah-langkah berikut secara konsisten.
-
Rutin olahraga kardio: Aktivitas seperti jalan cepat, bersepeda, atau joging membantu membakar kalori. Targetkan 150-300 menit intensitas sedang per minggu.
-
Tambahkan latihan kekuatan: Latihan beban minimal dua kali seminggu membantu mempertahankan massa otot, dan otot yang terjaga membuat tubuh membakar lebih banyak kalori saat istirahat.
-
Tidur yang cukup: Usahakan tidur 7-9 jam per malam. Kurang tidur mengganggu hormon lapar dan membuat Anda mudah mengidam makanan tinggi kalori, seperti diuraikan dalam manfaat tidur yang cukup.
-
Kelola stres: Stres berlebih memicu makan emosional dan penumpukan lemak. Redakan dengan meditasi, yoga, atau aktivitas menyenangkan lain, sebagaimana dibahas pada cara mengurangi berat badan.
-
Jaga konsistensi: Hasil defisit kalori muncul dari kebiasaan kecil yang diulang setiap hari, bukan usaha ekstrem yang hanya bertahan sebentar.
Sebagaimana diungkapkan CVS, kurang tidur berdampak pada hormon pengatur nafsu makan, sementara stres tinggi mendorong makan emosional yang menggagalkan diet.
Advertisement
Kesalahan dan Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Defisit Kalori
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401307/original/069569100_1762163099-menghitung_kalori_makanan.jpg)
Meski tergolong aman, defisit kalori tetap bisa gagal atau menimbulkan efek samping bila dilakukan secara keliru. Memahami jebakan yang umum terjadi akan membantu Anda tetap di jalur yang benar. Berikut beberapa hal yang wajib diwaspadai.
-
Memangkas kalori terlalu ekstrem: Defisit yang terlalu besar memperlambat metabolisme, memicu rasa lapar berlebih, dan berpotensi menghilangkan massa otot. Meghan Salamon, ahli diet terdaftar, dikutip dari Harvard Health menjelaskan bahwa menurunkan berat badan terlalu cepat memaksa tubuh memecah bukan hanya lemak, tetapi juga massa otot.
-
Terlalu mengandalkan olahraga: Banyak orang melebih-lebihkan kalori yang terbakar saat berolahraga, lalu makan lebih banyak sebagai imbalan. Olahraga penting untuk kesehatan, tetapi pengaturan makan tetap penentu utama defisit.
-
Melupakan jeda kalori: Diet berkepanjangan tanpa istirahat bisa membuat tubuh terlalu beradaptasi. Sebagian ahli menyarankan siklus, yaitu beberapa minggu defisit lalu kembali ke kalori pemeliharaan, untuk melindungi metabolisme.
-
Terpaku pada aturan 3.500 kalori: Merujuk keterangan MD Anderson, anggapan bahwa mengurangi 3.500 kalori seminggu selalu setara 0,5 kg lemak tidak sepenuhnya akurat untuk jangka panjang karena kebutuhan energi ikut berubah.
-
Panik saat berat badan stagnan: Penurunan minggu pertama sering berupa air, dan berat badan wajar berfluktuasi. Fokuslah pada tren beberapa minggu, bukan angka timbangan harian.
-
Tidak cocok untuk semua orang: Anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan pemilik penyakit tertentu sebaiknya tidak menjalani defisit kalori tanpa arahan dokter.
Jika berat badan sulit turun meski sudah berusaha, tinjau kembali strategi Anda melalui cara menurunkan berat badan dan tips menurunkan berat badan secara sehat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Defisit Kalori
Berapa defisit kalori yang aman dalam sehari?
Defisit yang aman umumnya berkisar 300-500 kalori per hari, yang mampu menurunkan berat badan sekitar 0,5-1 kg per minggu. Hindari makan di bawah 1.200 kalori untuk wanita atau 1.500 kalori untuk pria agar tubuh tidak kekurangan gizi dan energi.
Apakah bisa defisit kalori tanpa olahraga?
Bisa, karena penurunan berat badan pada dasarnya ditentukan oleh selisih kalori masuk dan keluar. Namun, menambahkan olahraga membantu mempercepat pembakaran kalori, menjaga massa otot, dan membuat hasil diet lebih tahan lama.
Berapa lama hasil defisit kalori mulai terlihat?
Sebagian orang mulai melihat perubahan dalam 1-4 minggu, meski penurunan di minggu pertama sering berupa kehilangan cairan. Karena berat badan berfluktuasi setiap hari, konsistensi dan kesabaran adalah kunci untuk melihat hasil yang nyata.
Pada akhirnya, keberhasilan menurunkan berat badan bukan soal seberapa cepat timbangan bergerak, melainkan seberapa lama Anda bisa mempertahankan kebiasaan sehat. Hitung kebutuhan kalori dengan cermat, penuhi gizi seimbang, tetap aktif, dan istirahat cukup agar tubuh ideal tercapai tanpa menyiksa diri. Bila memiliki kondisi kesehatan khusus, konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
![Menjalani Pola Makan Defisit Kalori [Dok/freepik.com]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/YX2bg-OIpZXdGVLJvxLYgE5swuc=/1280x720/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380471/original/070589900_1760425199-plate-with-apples-nuts-measuring-tape-diet-healthy-food-concept.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294384/original/088791700_1783833203-7421586015004536371.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294428/original/026956500_1783836409-Dispenser.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294341/original/067534100_1783830316-Budidaya_Ikan_Nila_di_Bak_Plastik_Bekas_untuk_Pekarangan_Rumah_Type_36.jpeg)