Hubungan SBY-Mega Belum Cair, Sekjen PDIP: Kayak Es Saja

SBY mengakui hubungannya dengan Mega belum cair saat bertemu dengan Forum Pemred di Jakarta kemarin.

Diterbitkan 11 Maret 2014, 12:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah politisi PDIP enggan menanggapi ucapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengaku hubungannya dengan Megawati Soekarnoputri belum cair alias belum harmonis. Bagi para politisi PDIP, soal hubungan SBY dan Megawati tidak perlu digunjingkan.

Salah satu politisi PDIP yang mengaku malas menanggapi pernyataan SBY itu adalah Tjahjo Kumolo. "Kayak es saja harus cair," kata Tjahjo yang juga Sekretaris Jenderal PDIP itu melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (11/3/2014).

Politisi PDIP lainnya Ian Siagian juga enggan berkomentar panjang lebar soal hubungan SBY dan Megawati itu. "Masalah hubungan SBY dan Ibu Mega yang menurut Beliau belum cair benar adalah pernyataan yang tidak perlu komentari," ujar Ian.

Hubungan SBY dan Mega memang dikenal kurang harmonis. Dalam sejumlah kesempatan bertemu, mereka tidak bersalaman, bahkan bertegur sapa. SBY mengakui hubungannya dengan Mega belum cair saat bertemu dengan Forum Pemred di Jakarta, Senin kemarin.

Adik ipar SBY, Pramono Edhie Wibowo bahkan ingin menghentikan 'perang dingin' SBY-Mega. Pramono merasa sekarang saat yang tepat memperbaiki hubungan keduanya. Pramono merupakan mantan ajudan Megawati saat masih menjabat sebagai presiden.

Dinginnya hubungan SBY dan Mega bermula ketika Mega masih menjabat sebagai Presiden, sedangkan SBY menjadi anak buah Mega dengan jabatan Menko Polkam. Dalam rapat kabinet, Mega menanyakan apakah ada menteri anggota Kabinet Gotong Royong akan berlaga dalam Pemilu Presiden 2004. Namun saat itu SBY sedang ke toilet.

Mega lalu meminta Wapres Hamzah Haz meneruskan pertanyaan tersebut ke SBY. Namun bagi Mega, SBY tidak memberikan jawaban pasti. Hingga tak berapa lama kemudian, SBY mendeklarasikan diri sebagai capres. (Shinta Sinaga)

Baca juga:

Pramono Edhie Ingin Stop `Perang Dingin` SBY-Mega

Kilas Balik Keretakan SBY-Mega

`Orkestra Lama` SBY Vs Mega

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode  23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode 23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Megawati
  • SBY