Sukses

Pesawat Adam Air Hilang Kontak

Liputan6.com, Manado: Pesawat Adam Air jurusan Surabaya-Manado, hilang kontak. Pesawat ini seharusnya mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado pada Senin (1/1) pukul 14.55 Waktu Indonesia Tengah. Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Ikhsan Tatang, pesawat ini membawa 96 penumpang yang terdiri dari 85 penumpang dewasa, tujuh penumpang anak-anak dan empat bayi. Pesawat ini juga membawa enam awak.

Pesawat jenis Boeing 737-400 itu berangkat dari Bandara Djuanda Surabaya pada pukul 13.00 WIB. Namun pada pukul 16.00 WIB kehilangan kontak dengan bandara. Sampai saat ini keberadaan pesawat belum diketahui.

Pihak Adam Air belum memberikan keterangan mengenai kejadian ini. Mereka hanya akan memberikan keterangan dalam konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta pukul 21.00 WIB. Padahal puluhan anggota keluarga sudah menunggu kedatangan penumpang di Bandara Sam Ratulangi sejak tadi petang.

Ikhsan Tatang yang dihubungi SCTV pukul 19.30 WIB mengaku sudah berkoordinasi dengan semua penerbangan yang melintasi rute pesawat bernomor penerbangan KI 574 itu. Ini untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan pesawat ini mendarat darurat di sekitar Manado, Balikpapan, Ambon, atau bandara lain termasuk di Makassar. Tapi sejauh ini tak ada berita tersebut.

Ikhsan tak bisa memastikan apakah pesawat dengan nomor registrasi PK-KKW ini kehilangan kontak akibat cuaca buruk. Tapi ketika berangkat dari Surabaya tadi siang, pilot telah mengetahui cuaca di daerah-daerah yang dilaluinya. "Pada saat last contack tersebut kemungkinan ada tell wind yang cukup besar yaitu 40 knot (sekitar 74 kilometer per jam)," kata Ikhsan.

Pihak Dirjen Perhubungan Udara juga telah bekerja sama dengan pihak Adam Air dan Angkasapura untuk membentuk pos koordinasi. Antara lain di Bandara Hasanuddin Makassar dan Terminal C Bandara Soekarno-Hatta. Selain itu disediakan pula hotline di nomor 0812.384.2234.(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)