Awal Mula Mahasiswa Ditemukan Tewas di Indekos Jaktim

Korban ditemukan dalam kondisi terikat dengan tali rafia pada bagian tangan dan kaki.

Diterbitkan 08 Oktober 2026, 20:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mahasiswi KDA ditemukan tewas terikat di kamar kos Jakarta Timur.
  • Korban ditemukan dengan luka memar dan leher terikat kaus hitam.
  • Pria bernama Daniel yang menyewa kamar kini diburu polisi.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang perempuan berinisial KDA, yang berstatus mahasiswa ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (8/10/2026).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi terikat dengan tali rafia pada bagian tangan dan kaki.

"Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaus warna hitam," kata Made dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).

Made menjelaskan, penemuan mayat tersebut berawal saat pemilik kos mendapat informasi adanya bau tidak sedap dari salah satu kamar. Kamar itu sebelumnya akan disewa oleh pria yang mengaku bernama Daniel. Dia datang ke kos pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.

Selain itu, Daniel mengakui bahwa dirinya bekerja di tempat cuci motor depan Asrama Haji, Pondok Gede.

"Saudara Daniel menjelaskan bahwa akan membayar kos-kostan pada hari Selasa tanggal 6 Oktober 2026 jam 17.00 WIB sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP,” jelas Made.

Pemilik kos kemudian menyerahkan kunci kamar kepada Daniel. Akan tetapi, Daniel tidak kunjung datang hingga hari ini, Kamis (8/10/2026).

Karena Daniel tak kunjung memberikan kabar, pemilik kos berencana memeriksa kamarnya. Namun, sebelum melakukan pengecekan, ia mendapat informasi dari penghuni kamar sebelah yang rencananya akan disewa Daniel, tercium bau tidak sedap.

 

Lapor Ketua RT

Made menyebut, kabar itu kemudian disampaikan kepada warga lainnya. Selanjutnya, pemilik kos menghubungi ketua RT dan melaporkan adanya bau tidak sedap yang berasal dari kamar tersebut.

Ketua RT kemudian melaporkan informasi itu kepada Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Mereka langsung mendatangi lokasi dan membuka pintu kamar menggunakan kunci duplikat.

"Setelah pintu kamar kost terbuka kemudian dari dalam kamar kost tercium bau tidak sedap serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat," tutur Made.

Ketua RT dan Bhabinkamtibmas kemudian menghubungi pihak Polsek Makasar. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, termasuk memburu pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6