Wantimpres Rapat Perdana, Siapkan Strategi Beri Masukan ke Prabowo

Wantimpres menggelar rapat pleno perdana dengan membahas tata kerja, pembidangan, hingga format saran dan pertimbangan untuk Presiden Prabowo.

Diterbitkan 08 Oktober 2026, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Wantimpres gelar rapat pleno perdana bahas mekanisme kerja dan regulasi.
  • Fokus pada kecepatan kerja, dukungan birokrasi, dan format saran Presiden.
  • Anggota akan dibagi per bidang, namun pembidangan tetap fleksibel.

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menggelar rapat pleno perdana setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada pekan lalu. Rapat tersebut dihadiri 23 dari total 26 anggota Wantimpres.

Ketua Wantimpres Pratikno mengatakan rapat pleno telah dipersiapkan sejak awal pekan untuk membahas sejumlah hal terkait mekanisme kerja Wantimpres.

"Alhamdulillah setelah dilantik pada Jumat yang lalu, seminggu kurang sehari kemudian kita sudah menyelenggarakan rapat pleno yang kita persiapkan sejak hari Senin, Selasa, Rabu, tiga hari kita persiapkan. Jadi pada rapat pleno ini tadi alhamdulillah dihadiri oleh 23 anggota dari total 26, yang tiga anggota izin tidak bisa hadir," kata Pratikno usai rapat di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Dalam rapat perdana itu, para anggota Wantimpres membahas Undang-Undang Wantimpres, berbagai regulasi, hingga tata kerja lembaga. Pembahasan juga mencakup dukungan birokrasi untuk meningkatkan efektivitas kerja serta format saran dan pertimbangan yang akan disampaikan kepada Presiden.

"Kami membahas mengenai satu, tentu saja memahami undang-undang kaitannya dengan Wantimpres, peraturan, regulasi dan seterusnya. Terus kemudian tata kerja kita, terus kemudian juga bagaimana dukungan birokrasi terhadap efektivitas kerja Wantimpres dan lain-lain, sampai kita bicara hal-hal detail tentang teknis format saran dan pertimbangan kepada Bapak Presiden," jelas Pratikno.

 

Wantimpres Diminta Bisa Bergerak Cepat

Pratikno menekankan pentingnya mekanisme kerja yang cepat, terutama ketika Presiden membutuhkan saran dan pertimbangan terkait isu tertentu.

"Bagaimana kita kerja cepat, seandainya ada hal-hal yang perlu kami menyampaikan pertimbangan kepada Bapak Presiden atau barangkali Bapak Presiden juga meminta pertimbangan kepada Wantimpres, kita juga harus cepat," tuturnya.

Untuk mendukung pola kerja tersebut, Wantimpres juga membahas kemungkinan pembentukan task force yang dapat menangani isu-isu tertentu.

Menurut Pratikno, keberagaman latar belakang dan pengalaman 26 anggota Wantimpres menjadi modal penting dalam memberikan saran dan pertimbangan kepada Presiden.

"Jadi kami tadi luar biasa karena anggota Wantimpres ini para tokoh-tokoh nasional yang sudah punya pengalaman panjang dengan variasi pengalaman masing-masing, background masing-masing. Ini adalah menjadi kekayaan yang luar biasa untuk memberikan saran dan pertimbangan kepada Bapak Presiden. Oleh karena itu pleno ini bagaimana kita membuatnya menjadi lebih efektif," kata Pratikno.

 

Bagi Anggota Dalam Sejumlah Bidang

Pratikno mengatakan Wantimpres juga berencana membagi anggota ke dalam sejumlah bidang sesuai kemampuan dan pengalaman masing-masing. Namun, pembagian tersebut belum ditetapkan secara final.

"Kami dari sisi pimpinan dalam hal ini adalah Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris Wantimpres sudah menyiapkan bahan-bahan, nanti kita minta masukan dari masing-masing anggota. Masing-masing memberikan masukan tentang pembidangan dan juga beliau-beliau akan masuk di bidang yang mana," ujarnya.

Dia menegaskan pembidangan nantinya tidak akan bersifat kaku. Hal ini karena sejumlah persoalan yang dihadapi pemerintah bersifat lintas sektor dan membutuhkan keterlibatan anggota dengan latar belakang yang berbeda.

"Tetapi tadi juga disepakati bahwa pembidangan tidak bersifat kaku karena kita juga harus ada, banyak isu yang cross sectoral yang sangat tajam, sangat variasi gitu ya, jadi kita fleksibel dalam pembidangan," imbuh Pratikno.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6