Cara Membuat Roti Goreng Isi Cokelat Tanpa Mixer yang Empuk dan Tidak Berminyak

Cara membuat roti goreng isi cokelat tanpa mixer yang empuk dan lumer dengan bahan sederhana serta langkah praktis untuk camilan keluarga.

Diterbitkan 31 Oktober 2026, 18:45 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat roti goreng isi cokelat tanpa mixer ternyata cukup mudah dilakukan di rumah. Camilan ini memiliki tekstur empuk dengan isian cokelat manis yang lumer. Bahan-bahannya sederhana dan cocok dinikmati bersama keluarga.

Kunci membuat roti goreng yang lembut terletak pada adonan yang kalis dan proses fermentasi yang tepat. Meski diuleni menggunakan tangan tanpa mixer, adonan tetap bisa mengembang sempurna jika dibuat dengan teknik yang benar.

Selain menjadi camilan keluarga, roti goreng isi cokelat juga berpotensi menjadi ide jualan rumahan. Dengan memperhatikan takaran bahan, proses pembentukan, dan suhu minyak, Anda bisa menghasilkan roti yang matang merata dan tidak terlalu berminyak. Berikut bahan, cara membuat serta tips agar empuk dan tidak berminyak, Sabtu (31/10/2026).

1. Siapkan Bahan untuk Membuat Adonan Roti

Bahan utama untuk membuat roti goreng isi cokelat terdiri dari tepung terigu, gula pasir, ragi instan, cairan, margarin atau mentega, dan garam. Tepung terigu protein tinggi umumnya digunakan agar adonan memiliki struktur yang baik dan menghasilkan tekstur roti yang empuk.

Berikut bahan-bahan yang bisa disiapkan:

  • 250–300 gram tepung terigu protein tinggi

  • 2–4 sendok makan gula pasir

  • 1 sendok teh ragi instan

  • 100–170 ml air hangat atau 150–170 ml susu cair full cream

  • 1–2 sendok makan margarin atau mentega

  • ¼–1 sendok teh garam

  • 1 butir telur atau kuning telur (opsional)

  • Meses cokelat, selai cokelat, atau potongan cokelat batang untuk isian

  • Minyak goreng secukupnya

Jika ingin membuat roti dengan lapisan luar yang renyah, siapkan juga bahan pelapis berupa campuran tepung terigu dan air atau putih telur, serta tepung panir secukupnya.

2. Campurkan Bahan Kering dan Cair

Langkah pertama, campurkan tepung terigu, gula pasir, dan ragi instan ke dalam wadah. Aduk hingga semua bahan tercampur rata. Jika ingin memastikan ragi aktif, Anda bisa membuat biang terlebih dahulu dengan mencampurkan air hangat dan sedikit gula, kemudian masukkan ragi instan. Diamkan hingga muncul busa.

Setelah itu, tuangkan cairan atau biang sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diaduk. Jika menggunakan telur, masukkan pada tahap ini. Aduk hingga seluruh bahan menyatu dan membentuk adonan.

Hindari menuangkan cairan sekaligus agar tekstur adonan lebih mudah dikontrol. Takaran cairan dapat disesuaikan dengan kondisi tepung hingga adonan terasa lembut dan tidak terlalu lengket.

3. Uleni Adonan hingga Kalis

Setelah semua bahan tercampur, uleni adonan menggunakan tangan hingga setengah kalis. Kemudian, masukkan margarin dan garam. Lanjutkan menguleni sampai adonan terasa lebih elastis, halus, dan tidak mudah menempel di tangan.

Penggunaan mixer tidak diperlukan karena proses menguleni bisa dilakukan secara manual. Pastikan margarin dan garam tercampur merata agar tekstur serta rasa roti lebih baik.

Jika adonan terasa terlalu lengket, hindari menambahkan tepung secara berlebihan. Cukup taburkan sedikit tepung pada permukaan kerja atau tangan agar adonan lebih mudah dibentuk.

4. Diamkan Adonan hingga Mengembang

Bulatkan adonan, lalu letakkan di dalam wadah yang sudah diolesi sedikit minyak atau ditaburi tepung. Tutup menggunakan kain bersih atau plastic wrap agar permukaannya tidak kering.

Diamkan selama sekitar 30 menit hingga 1 jam, atau sampai ukuran adonan mengembang dua kali lipat. Waktu fermentasi dapat berbeda tergantung suhu ruangan dan aktivitas ragi.

Setelah mengembang, kempiskan adonan secara perlahan untuk mengeluarkan udara yang terperangkap. Kemudian, bagi adonan menjadi beberapa bagian sesuai ukuran roti yang diinginkan, misalnya 8–13 bagian.

5. Isi Adonan dengan Cokelat dan Bentuk Roti

Ambil satu bagian adonan, lalu pipihkan menggunakan tangan. Letakkan meses, selai cokelat, atau potongan cokelat batang di bagian tengah. Tarik sisi adonan ke arah tengah dan rapatkan hingga isian tertutup seluruhnya.

Bentuk adonan menjadi bulat atau sesuai selera. Pastikan bagian sambungan tertutup rapat agar cokelat tidak keluar saat digoreng.

Susun roti yang sudah dibentuk di atas wadah, kemudian diamkan kembali selama sekitar 15 menit. Fermentasi kedua ini membantu adonan menjadi lebih ringan dan mengembang sebelum digoreng.

6. Goreng Roti hingga Berwarna Keemasan

Panaskan minyak dalam wajan menggunakan api kecil hingga sedang. Setelah minyak cukup panas, masukkan roti secara bertahap agar tidak saling menempel dan memiliki ruang untuk mengembang.

Goreng hingga bagian bawah berwarna keemasan, lalu balik secara perlahan agar kedua sisinya matang merata. Hindari terlalu sering membolak-balik roti karena dapat membuatnya menyerap lebih banyak minyak.

Setelah matang, angkat dan tiriskan. Sajikan roti goreng isi cokelat selagi hangat agar teksturnya tetap empuk dan isian cokelat terasa lebih nikmat.

Tips agar Roti Goreng Empuk dan Tidak Berminyak

Untuk mendapatkan roti goreng yang lembut, perhatikan takaran cairan saat membuat adonan. Tambahkan air atau susu sedikit demi sedikit hingga adonan terasa lembut, tetapi tidak terlalu lengket. Penggunaan kuning telur juga bisa menjadi pilihan untuk membantu menghasilkan tekstur yang lebih lembut.

Selain itu, pastikan proses fermentasi berlangsung dengan baik sebelum adonan digoreng. Adonan yang belum cukup mengembang dapat menghasilkan roti yang padat. Sebaliknya, fermentasi yang terlalu lama juga bisa memengaruhi struktur adonan.

Perhatikan pula suhu minyak saat menggoreng. Gunakan api kecil hingga sedang agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam masih mentah. Dengan memperhatikan proses pengulenan, fermentasi, dan penggorengan, roti goreng isi cokelat tanpa mixer bisa menjadi camilan rumahan yang empuk, lezat, dan menggugah selera.

Pertanyaan Seputar Membuat Roti Goreng Isi Cokelat Tanpa Mixer

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat roti goreng isi cokelat tanpa mixer?

Total waktu pembuatan bisa bervariasi, namun umumnya memerlukan sekitar 1,5 hingga 2 jam, termasuk waktu fermentasi adonan pertama (30 menit - 1 jam) dan fermentasi kedua (15 menit), serta waktu persiapan dan penggorengan.

Apa saja jenis isian cokelat yang bisa digunakan untuk roti goreng ini?

Anda bisa menggunakan meses atau seres cokelat, selai cokelat, atau potongan cokelat batang kecil-kecil. Pilihan isian dapat disesuaikan dengan selera pribadi.

Bagaimana cara agar roti goreng tidak menyerap banyak minyak?

Kunci utamanya adalah menjaga suhu minyak agar tidak terlalu panas (gunakan api kecil hingga sedang) dan jangan terlalu sering membolak-balik roti saat digoreng. Selain itu, pastikan adonan tidak terlalu lembek karena kelebihan air.

Apakah penggunaan telur wajib dalam resep ini?

Tidak wajib. Beberapa resep memang menggunakan 1 kuning telur atau 1 telur utuh untuk hasil yang lebih lembut, namun banyak resep lain yang tidak menggunakan telur dan tetap menghasilkan roti goreng yang empuk.