Liputan6.com, Jakarta - Kerinduan akan jajanan tradisional yang manis dan kenyal bisa terobati dengan membuat resep ongol-ongol ubi jalar di rumah. Menggunakan ubi jalar oranye, kue ini memiliki tekstur lembut, rasa legit, dan aroma pandan yang harum.
Resep ini kembali menarik perhatian melalui unggahan video memasak dari akun @masakyukkkkk. Berbeda dari ongol-ongol pada umumnya, penggunaan ubi jalar kukus memberikan rasa alami dan tekstur yang lembut. Cara membuatnya juga sederhana sehingga cocok untuk pemula.
Dengan teknik pengukusan yang mudah, Anda bisa menyajikan ongol-ongol ubi jalar sebagai camilan keluarga. Kue tradisional ini semakin nikmat dengan balutan kelapa parut yang gurih. Mari simak detail persiapan bahan serta langkah-langkah pembuatannya berikut ini, dilansir Liputan6.com pada Jum'at (2/10/2026).
Advertisement
Daftar Bahan Ongol-Ongol Ubi Jalar Pandan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363948/original/096653400_1790926189-40ff768f-88c6-4cc6-968a-2394b0cdbffa.jpg)
Mempersiapkan bahan yang tepat adalah kunci utama untuk menghasilkan tekstur kue tradisional yang kenyal sempurna dan tidak alot saat digigit. Pastikan Anda memilih ubi jalar kualitas terbaik yang tidak memiliki serat terlalu kasar agar hasil adonannya bisa lumer di mulut.
- Ubi jalar oranye secukupnya (potong kecil lalu kukus hingga sangat empuk).
- 500 ml santan kelapa kekentalan sedang.
- 180 gram gula pasir murni.
- 200 gram tepung tapioka berkualitas baik.
- 1/2 sendok teh garam dapur.
- Pasta pandan secukupnya untuk aroma dan pewarna.
- Kelapa parut setengah tua secukupnya (campur dengan sedikit garam dan daun pandan, lalu kukus sebentar untuk bahan taburan).
Advertisement
Cara Membuat Ongol-Ongol Ubi Jalar Kenyal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363949/original/001220100_1790926190-2a24abb5-fd7f-4935-9304-ec39f1977fe7.jpg)
Proses pengolahan kudapan jadul ini menuntut sedikit kesabaran, terutama pada tahap pencampuran bahan adonan basahnya. Ikuti panduan meracik adonan hingga tahap pengukusan berikut ini agar hasilnya memuaskan, matang merata, dan bebas gumpalan.
- Masukkan ubi jalar yang sudah dikukus matang ke dalam blender atau chopper bersama sebagian takaran santan, lalu haluskan hingga teksturnya benar-benar lembut.
- Pindahkan ubi halus ke dalam wadah besar, lalu tambahkan gula pasir, tepung tapioka, garam, sisa santan, dan beberapa tetes pasta pandan. Aduk konsisten hingga semua bahan menyatu merata.
- Saring adonan basah tersebut menggunakan saringan kawat untuk memastikan teksturnya benar-benar halus dan mulus saat dikukus nantinya.
- Siapkan loyang berbentuk persegi ukuran 26 x 26 sentimeter, alasi bagian dasarnya dengan daun pisang segar, dan olesi sedikit minyak goreng agar adonan tidak lengket.
- Tuangkan adonan ongol-ongol ke dalam loyang, lalu kukus di dalam panci pengukus yang sebelumnya sudah dipanaskan selama kurang lebih 25 menit hingga adonan matang sempurna (set).
Tips Membuat Ongol-Ongol Ubi Jalar Anti Gagal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363950/original/005107200_1790926190-5f115445-d643-4316-aabe-7c1393b64852.jpg)
Banyak pemula yang sering mendapati kue buatannya bertekstur terlalu keras atau justru hancur berair karena mengabaikan trik dasar saat pengukusan. Terapkan beberapa kiat khusus di dapur ini untuk menjamin kudapan Anda tampil cantik, padat, dan lezat seperti buatan para ahli.
- Selalu pastikan tutup panci pengukus dibalut dengan kain bersih yang menyerap air agar tetesan uap panas tidak jatuh merusak permukaan kue yang sedang dimasak.
- Jangan langsung mengeluarkan atau memotong ongol-ongol sesaat setelah diangkat dari panci karena kondisinya yang masih panas akan membuatnya sangat lembek dan lengket.
- Tunggu hingga adonan benar-benar dingin dan memadat secara alami di suhu ruang agar potongannya nanti terlihat rapi dan simetris.
- Gunakan spatula atau pisau berbahan plastik, atau bungkus pisau logam Anda dengan plastik bening sebelum memotong kue agar hasil irisannya mulus tanpa ada sisa adonan yang menempel.
Advertisement
Ide Penyajian Ongol-Ongol Ubi Jalar yang Estetik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363951/original/009460300_1790926190-464a4553-4f8c-4020-9894-849a06aa4456.jpg)
Menata kudapan tradisional dengan sentuhan visual yang apik dapat meningkatkan nilai estetikanya sekaligus menggugah selera siapa saja yang melihatnya. Taburan kelapa parut nan gurih merupakan pasangan abadi yang akan menyeimbangkan rasa manis dari kue kenyal berwarna hijau ini.
- Gulingkan atau baluri seluruh sisi potongan kue yang sudah dingin ke dalam piring berisi kelapa parut kukus hingga seluruh permukaannya tertutup merata.
- Tata rapi potongan ongol-ongol di atas piring saji keramik putih atau tampah bambu kecil yang sudah dilapisi daun pisang segar untuk memberikan kesan pedesaan yang elegan.
- Sajikan kudapan jadul ini bersama secangkir teh tawar hangat atau kopi hitam pekat di sore hari untuk melengkapi waktu bersantai Anda bersama keluarga di rumah.
- Sebagai variasi yang menarik untuk anak-anak, Anda juga bisa menusuk potongan kue dengan tusukan bambu menyerupai sate sebelum dibalur kelapa parut.
Pertanyaan Umum Seputar Ongol-Ongol Ubi Jalar
1. Apakah ubi jalar oranye bisa diganti dengan ubi ungu?
Tentu bisa, penggunaan ubi ungu justru akan memberikan warna alami ungu pekat yang sangat cantik tanpa perlu menambahkan pewarna makanan atau pasta pandan lagi.
2. Mengapa adonan ongol-ongol saya terasa sangat keras saat digigit?
Hal ini biasanya terjadi karena takaran cairan (santan) yang kurang, atau porsi tepung tapioka yang ditambahkan terlalu banyak melampaui panduan resep.
3. Apakah tepung tapioka bisa digantikan perannya dengan tepung sagu?
Sangat bisa, karena kedua jenis tepung ini memiliki sifat kenyal yang serupa saat dipanaskan, meskipun tepung tapioka umumnya lebih mudah ditemukan di warung terdekat.
4. Bagaimana cara agar kelapa parut taburan tidak cepat basi atau berlendir?
Selalu pastikan untuk mengukus kelapa parut selama 10 hingga 15 menit bersama sedikit garam sebelum digunakan. Langkah ini ampuh mematikan bakteri penyebab basi.
5. Berapa lama ongol-ongol ubi jalar bertahan jika diletakkan di suhu ruang?
Apabila kelapa parutnya sudah dikukus hingga matang sempurna, jajanan ini mampu bertahan seharian penuh di suhu ruangan tanpa harus dimasukkan ke dalam lemari es.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364021/original/072430000_1790928361-cek_fakta_-_aturan_pembelian_bbm_pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845745/original/091933300_1562319808-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363762/original/040487800_1790917791-Cek_Fakta_Wamenkeu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137785/original/055250800_1739961431-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363947/original/091188800_1790926189-2629f5e1-f9f0-412e-b414-10b055b3ba43.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2384638/original/063586300_1539677066-andrew-welch-229148-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363740/original/037886400_1790916035-pahlawan_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363795/original/031375400_1790919857-c27f96b0-99a9-4b35-bdd1-e2e6180b2353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363711/original/094433500_1790914614-Gemini_Generated_Image_ud6a00ud6a00ud6a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361611/original/056834300_1790739949-jarett-lopez-6WHl6T-fxU0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363137/original/052565700_1790841356-000_C9PA2G3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363652/original/088180400_1790910031-Gemini_Generated_Image_y6b5txy6b5txy6b5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363682/original/059246800_1790912140-Depositphotos_562986164_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363636/original/069744100_1790908705-Rebus-Diamkan-Rebus.jpg)