9 Trik Merebus Kikil Sapi agar Cepat Empuk dan Tidak Berbau Amis, Kuncinya di Takaran Rempah Daun Jeruk

Trik merebus kikil sapi agar cepat empuk dan tidak berbau amis, kuncinya terletak pada pemilihan, pembersihan, dan teknik perebusan.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 10:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Trik merebus kikil sapi agar cepat empuk dan tidak berbau amis dapat dimulai dari pemilihan bahan hingga penggunaan rempah. Kikil memiliki tekstur cenderung alot dan aroma khas yang cukup kuat sehingga perlu diolah dengan tepat.

Pemilihan bahan menjadi bagian penting dalam trik merebus kikil sapi agar cepat empuk dan tidak berbau amis. Pilih kikil dengan warna merata, tekstur kenyal, serta tidak berbau aneh. Cuci hingga bersih, lalu gunakan air perasan jeruk nipis atau cuka untuk membantu mengurangi aroma amis.

Setelah bersih, perebusan awal selama 10–15 menit dapat membantu mengurangi kotoran dan aroma kurang sedap. Dalam menerapkan trik merebus kikil sapi agar cepat empuk dan tidak berbau amis, buang air pertama, lalu rebus kembali bersama daun jeruk, daun salam, serai, jahe, atau lengkuas hingga empuk.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang trik merebus kikil sapi agar cepat empuk dan tidak berbau amis, Jumat (2/10/2026).

1. Terapkan Metode Rebus-Diamkan-Rebus

Selain merebus dua kali, metode rebus-diamkan-rebus dapat menjadi pilihan untuk menghemat gas. Didihkan kikil, kemudian matikan api dan tutup panci rapat. Diamkan selama 30 menit hingga satu jam agar panas yang tersimpan di dalam panci tetap bekerja pada tekstur kikil.

Pastikan seluruh bagian terendam air selama proses tersebut. Setelah didiamkan, periksa teksturnya dan rebus kembali jika masih terasa alot. Cara ini dapat diulangi sampai kikil mencapai tingkat keempukan yang diinginkan tanpa harus terus menyalakan kompor.

2. Gunakan Panci Presto untuk Mempercepat Perebusan

Panci presto dapat membantu mempercepat proses pengempukan kikil karena tekanan tinggi membuat panas bekerja lebih efektif pada jaringan yang kenyal.

Perebusan dapat berlangsung sekitar 30–40 menit, sedangkan panci biasa membutuhkan waktu lebih lama, sekitar 1–3 jam, tergantung ketebalan dan kondisi kikil.

Potong kikil menjadi beberapa bagian agar lebih mudah matang secara merata. Setelah proses selesai, periksa teksturnya terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke tahap pengolahan berikutnya.

3. Tambahkan Daun Jeruk sebagai Rempah Utama

Salah satu trik merebus kikil sapi agar cepat empuk dan tidak berbau amis adalah menggunakan rempah aromatik selama proses perebusan. Untuk sekitar 400 gram kikil, gunakan 4 lembar daun jeruk yang sudah diremas agar aromanya lebih mudah keluar.

Daun jeruk dapat dimasukkan sejak awal perebusan bersama rempah lain sehingga wanginya lebih meresap. Jika jumlah kikil lebih banyak, takarannya dapat disesuaikan secara proporsional agar aroma daun jeruk tidak terlalu kuat.

4. Lengkapi dengan Jahe, Serai, dan Daun Salam

Selain daun jeruk, masukkan jahe yang digeprek, dua batang serai yang dimemarkan, lengkuas, serta beberapa lembar daun salam. Bawang putih juga dapat ditambahkan untuk memperkaya aroma rebusan.

Rempah-rempah tersebut menghasilkan wangi yang lebih kuat sehingga aroma khas kikil menjadi lebih ringan. Sebaiknya gunakan bahan dalam kondisi segar dan memarkan rempah bertekstur keras agar senyawa aromatiknya lebih mudah keluar ketika terkena panas.

5. Buang Air Rebusan Pertama

Setelah kikil direbus selama beberapa saat, buang air rebusan pertama untuk membantu mengurangi kotoran, lendir, dan aroma kurang sedap yang keluar selama pemasakan. Tiriskan kemudian bilas kikil dengan air bersih sebelum memasukkannya kembali ke dalam panci.

Gunakan air baru untuk perebusan berikutnya bersama daun jeruk dan rempah aromatik. Tahapan ini juga dapat membuat hasil akhir terasa lebih bersih dan tidak terlalu berminyak, terutama jika kikil akan digunakan untuk masakan berkuah.

6. Pastikan Kikil Tetap Terendam Selama Direbus

Jumlah air perlu diperhatikan agar seluruh bagian kikil terendam selama proses pemasakan. Air yang terlalu sedikit dapat membuat sebagian permukaan tidak terkena panas secara merata sehingga tingkat keempukannya berbeda.

Jika air menyusut sebelum kikil matang, tambahkan air panas secukupnya agar suhu rebusan tidak turun secara drastis. Gunakan panci dengan ukuran yang sesuai supaya kikil dan air dapat tertampung tanpa terlalu penuh.

7. Periksa Tekstur Selama Perebusan

Waktu memasak dapat berbeda tergantung ketebalan, ukuran potongan, dan kondisi kikil. Karena itu, jangan hanya berpatokan pada durasi perebusan. Sesekali tusuk atau tekan bagian kikil menggunakan garpu untuk mengetahui tingkat keempukannya.

Jika sudah mudah ditembus tetapi masih terasa kenyal, kikil dapat segera diangkat. Langkah ini membantu mencegah tekstur menjadi terlalu lunak akibat perebusan yang berlebihan.

8. Bilas Kikil Setelah Matang

Kikil yang sudah empuk dapat ditiriskan dan dibilas menggunakan air bersih sebanyak satu hingga dua kali. Pembilasan membantu menghilangkan sisa lemak, lendir, maupun kotoran yang masih menempel pada permukaan.

Setelah itu, kikil bisa dipotong sesuai kebutuhan dan diolah menjadi berbagai hidangan seperti gulai, oseng, sate, atau tumisan. Pastikan kikil sudah cukup dingin sebelum dipotong agar bentuknya tidak mudah hancur.

9. Simpan dengan Tepat jika Belum Diolah

Apabila belum langsung digunakan, tiriskan kikil terlebih dahulu agar tidak terlalu banyak air yang tersisa. Masukkan ke dalam wadah tertutup rapat sebelum disimpan di lemari pendingin jika akan segera dimasak.

Untuk penyimpanan lebih lama, kikil dapat ditempatkan di freezer dalam porsi sekali masak. Cara ini membantu menjaga kualitas sekaligus mencegah kikil menyerap aroma dari bahan makanan lain. Saat akan digunakan, cairkan secara bertahap di dalam lemari pendingin sebelum dipanaskan kembali.

Pertanyaan Seputar Trik Merebus Kikil Sapi agar Cepat Empuk dan Tidak Berbau Amis

Berapa lama merebus kikil sapi agar cepat empuk?

Kikil dapat direbus sekitar 1–3 jam menggunakan panci biasa, tergantung ketebalan dan kondisi bahan. Jika menggunakan panci presto, waktunya bisa lebih singkat, sekitar 30–40 menit. Periksa teksturnya secara berkala agar kikil tetap empuk sekaligus kenyal.

Bagaimana cara menghilangkan bau amis pada kikil sapi?

Bau amis dapat dikurangi dengan membersihkan kikil secara menyeluruh dan membuang air rebusan pertama. Saat merebus kembali, tambahkan rempah aromatik seperti daun jeruk, jahe, serai, lengkuas, dan daun salam untuk menghasilkan aroma yang lebih segar.

Berapa banyak daun jeruk untuk merebus kikil?

Sekitar empat lembar daun jeruk dapat digunakan untuk merebus kikil dalam jumlah sedang. Remas atau sobek sedikit bagian daunnya sebelum dimasukkan ke dalam panci agar aromanya lebih mudah keluar selama proses pemasakan.

Apakah air rebusan pertama kikil harus dibuang?

Sebaiknya air rebusan pertama dibuang, terutama jika masih terlihat keruh, berbusa, atau memiliki aroma kurang sedap. Setelah itu, kikil dapat dibilas dan direbus kembali menggunakan air bersih bersama daun jeruk serta rempah lainnya.

Bagaimana agar kikil tetap empuk dan kenyal setelah direbus?

Hindari merebus kikil terlalu lama setelah teksturnya mencapai tingkat keempukan yang diinginkan. Periksa dengan menusuk atau menekan bagian kikil secara berkala. Setelah matang, tiriskan dan bilas sebelum dipotong atau diolah agar teksturnya tetap kenyal.