Liputan6.com, Jakarta - Jamu kunir asem menjadi salah satu minuman tradisional yang mudah dibuat di rumah. Perpaduan kunyit, asam jawa, gula, dan air menghasilkan minuman dengan rasa asam, manis, serta aroma khas kunyit yang menyegarkan.
Biasanya, kunir asem dibuat menggunakan kunyit segar yang harus dikupas dan diparut atau dihaluskan terlebih dahulu. Cara tersebut memang bisa menghasilkan sari kunyit yang kuat, tetapi cukup merepotkan jika hanya ingin membuat satu atau dua gelas jamu di rumah.
Kunyit segar juga dikenal mudah meninggalkan noda kuning pada tangan, parutan, talenan, maupun peralatan dapur. Karena itu, kunyit bubuk bisa menjadi alternatif praktis untuk membuat kunir asem tanpa harus melalui proses memarut dan membersihkan bekas kunyit.
Advertisement
Berikut cara membuat jamu kunir asam dengan kunyit bubuk, dirangkum Liputan6.com, Kamis (17/9/2026).
Bahan Jamu Kunir Asem dengan Kunyit Bubuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3088848/original/019061400_1585555104-turmeric-3251560_1920.jpg)
Bahan untuk membuat kunir asem dengan kunyit bubuk cukup sederhana dan mudah ditemukan di dapur. Takaran berikut menghasilkan sekitar 500 ml jamu, tetapi jumlah gula dan asam jawa dapat disesuaikan dengan selera:
- 2 sendok teh kunyit bubuk
- 500 ml air
- 50 gram gula merah, sisir halus
- 1–2 sendok makan gula pasir, sesuai selera
- 30 gram asam jawa
- 1/4 sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan, opsional
Takaran kunyit bubuk dapat disesuaikan dengan kekuatan rasa dan aroma yang diinginkan. Jika menyukai rasa kunyit yang lebih ringan, gunakan sekitar 1–1,5 sendok teh terlebih dahulu, kemudian tambahkan setelah mencicipi.
Advertisement
Cara Membuat Kunir Asem dengan Kunyit Bubuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350797/original/032918400_1789630528-7189bac8-94fa-42f0-95ba-a09cddedcd3f.jpg)
Setelah semua bahan disiapkan, proses membuat kunir asem dengan kunyit bubuk cukup sederhana dan tidak membutuhkan banyak peralatan. Kunci utamanya adalah memasukkan bahan secara bertahap dan menyesuaikan rasa sebelum jamu disajikan.
- Masukkan air, gula merah, gula pasir, asam jawa, garam, dan daun pandan ke dalam panci.
- Rebus dengan api sedang sambil sesekali diaduk sampai gula larut dan air mulai mendidih.
- Masukkan kunyit bubuk, lalu aduk hingga tercampur rata.
- Kecilkan api dan masak selama sekitar 5 menit agar bahan menyatu dan aroma kunyit keluar.
- Matikan api, kemudian diamkan sebentar hingga ampas kunyit dan bahan lainnya mulai mengendap.
- Saring jamu menggunakan saringan halus untuk mendapatkan kunir asem yang lebih bersih.
- Cicipi rasanya, lalu tambahkan gula atau air sesuai selera.
- Sajikan kunir asem dalam kondisi hangat atau dinginkan terlebih dahulu sebelum diminum.
Tips Membuat Kunir Asem Lebih Segar dan Tidak Pahit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350798/original/037168500_1789630528-21b60c12-fc6e-4223-aeee-1020a65dc7b7.jpg)
Jangan menggunakan kunyit bubuk terlalu banyak sejak awal karena rasa kunyit yang berlebihan dapat membuat minuman terasa getir atau pahit. Lebih aman memulai dengan takaran kecil dan menyesuaikannya setelah jamu matang.
Jumlah asam jawa juga perlu disesuaikan dengan selera. Jika ingin rasa asam yang lebih segar, asam jawa bisa ditambah sedikit demi sedikit. Sebaliknya, terlalu banyak asam jawa dapat membuat rasa kunir asem menjadi terlalu tajam.
Untuk versi yang lebih menyegarkan, dinginkan kunir asem setelah disaring dan tambahkan es batu ketika akan diminum. Jika ingin rasa manis yang lebih ringan, sebagian gula merah dapat dikurangi dan diganti dengan sedikit gula pasir sesuai kebutuhan.
Advertisement
Kunyit Bubuk Lebih Praktis untuk Membuat Jamu Rumahan
![[Fimela] ilustrasi kunyit bubuk](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Wubmav651qzvkzrWdBQUy-tajWE=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3083144/original/014329300_1584932135-four-assorted-spices-on-wooden-spoons-1340116.jpg)
Menggunakan kunyit segar untuk membuat kunir asem bukan berarti salah. Kunyit segar justru bisa memberikan aroma dan rasa khas yang kuat. Namun, prosesnya membutuhkan langkah tambahan karena kunyit perlu dicuci, dikupas, lalu diparut atau dihaluskan sebelum direbus.
Selain lebih banyak pekerjaan, kunyit segar juga meninggalkan warna kuning yang cukup kuat. Tangan, parutan, talenan, dan beberapa peralatan dapur dapat ikut terkena noda sehingga membutuhkan proses pembersihan setelah membuat jamu.
Kunyit bubuk menawarkan cara yang lebih sederhana. Bahan cukup ditakar dan langsung dimasukkan ke dalam rebusan sehingga cocok untuk membuat kunir asem dalam jumlah sedikit atau ketika ingin membuat jamu secara cepat tanpa banyak peralatan.
Pertanyaan Seputar Kunir Asem dengan Kunyit Bubuk
Apakah kunyit bubuk bisa digunakan untuk membuat kunir asem?
Bisa. Kunyit bubuk dapat digunakan sebagai pengganti kunyit segar dalam pembuatan kunir asem. Takaran dapat disesuaikan dengan intensitas rasa dan aroma kunyit yang diinginkan.
Berapa banyak kunyit bubuk untuk 500 ml air?
Sekitar 1–2 sendok teh kunyit bubuk dapat digunakan untuk 500 ml air. Mulailah dari takaran kecil jika belum terbiasa dengan rasa kunyit yang kuat.
Apakah kunir asem dari kunyit bubuk perlu disaring?
Sebaiknya disaring agar teksturnya lebih nyaman diminum. Kunyit bubuk dapat meninggalkan partikel halus yang mengendap di dasar wadah setelah direbus.
Apakah kunir asem bisa diminum dingin?
Bisa. Setelah matang dan disaring, kunir asem dapat didinginkan di dalam kulkas atau disajikan dengan es batu agar terasa lebih segar.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326673/original/065816300_1787032025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T124607.387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540003/original/047682600_1774673984-Klaim_nasaruddin_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350796/original/028484300_1789630528-defae0c4-e0e1-42c2-832a-babe4f6d3c9b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349800/original/078694200_1789544689-collage-1789544418447.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339556/original/055978400_1788420086-01M1JCBJERYR7D39CHA5DQVA7G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334525/original/087205500_1787881699-a9467d6a-3954-4b9d-abb6-8e7ad902a628.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350399/original/043012800_1789614552-Gemini_Generated_Image_9t4twd9t4twd9t4t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349743/original/054165900_1789542390-MCM_Pina_Tambourine_Bag_in_Visetos.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350343/original/035990300_1789612139-ChatGPT_Image_Sep_17__2026__09_28_08_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350232/original/035471800_1789599205-Gemini_Generated_Image_zeglrczeglrczegl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350355/original/093155200_1789613116-aci_telur1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4566337/original/051832000_1694053418-austin-distel-60caCHdOqH0-unsplash.jpg)