Resep Kue Cucur Gula Merah Berserat Cantik, Empuk di Tengah dan Renyah di Pinggir

0(0)

Resep kue cucur gula merah berserat cantik dengan tekstur empuk di tengah, renyah di pinggir, dan aroma gula merah yang khas.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 16:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Resep kue cucur gula merah berserat cantik menjadi salah satu olahan tradisional yang masih banyak dicari hingga sekarang. Kue berbentuk bulat dengan bagian tengah yang tebal, pinggirannya berenda, serta warna cokelat kemerahan ini memiliki tekstur khas yang membuatnya berbeda dari jajanan pasar lainnya.

Sekilas, membuat kue cucur terlihat sederhana karena bahan utamanya hanya tepung beras, tepung terigu, gula merah, dan air. Namun, mendapatkan hasil cucur yang berserat cantik, mengembang di bagian tengah, serta memiliki pinggiran tipis yang renyah membutuhkan teknik tertentu.

Jika adonan terlalu encer, bentuk serat bisa kurang terlihat. Sebaliknya, adonan yang terlalu kental dapat membuat kue cucur tidak melebar dengan baik. Suhu minyak dan cara menuangkan adonan juga ikut menentukan hasil akhirnya.

Bagi Anda yang ingin mencoba membuat kue tradisional di rumah, resep berikut bisa menjadi panduan. Dengan bahan sederhana dan beberapa trik penting, kue cucur gula merah bisa dibuat dengan tampilan cantik serta tekstur yang lebih mendekati jajanan pasar.

Bahan Resep Kue Cucur Gula Merah

Sebelum mulai membuat adonan, siapkan bahan-bahan berikut:

  • 150 gram tepung beras
  • 50 gram tepung terigu
  • 150 gram gula merah, sisir halus
  • 50 gram gula pasir
  • 250 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • 1/4 sendok teh garam
  • Minyak goreng secukupnya

Penggunaan gula merah akan memberikan warna cokelat alami sekaligus aroma khas pada kue cucur. Jika ingin warna yang lebih pekat, gula merah bisa sedikit ditambah, tetapi tetap perhatikan tingkat kemanisannya.

Tepung beras menjadi bahan utama yang membantu menghasilkan karakter kue cucur, sedangkan sedikit tepung terigu membantu memberikan tekstur yang sesuai dan membuat bagian tengahnya tetap empuk.

Cara Membuat Larutan Gula Merah

  1. Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah membuat larutan gula. Masukkan air, gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam ke dalam panci.
  2. Masak menggunakan api sedang sambil diaduk hingga gula benar-benar larut. Setelah mendidih, matikan api dan saring larutan gula untuk memisahkan kotoran atau ampas yang mungkin masih terdapat pada gula merah.
  3. Setelah disaring, diamkan larutan hingga menjadi hangat. Jangan langsung menuangkan larutan gula yang masih sangat panas ke dalam campuran tepung karena dapat memengaruhi tekstur adonan.
  4. Larutan gula yang hangat akan lebih mudah menyatu dengan tepung sekaligus membantu menghasilkan adonan yang halus.

Cara Membuat Adonan Kue Cucur

  1. Campurkan tepung beras dan tepung terigu dalam wadah. Tuangkan larutan gula merah sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan whisk atau tangan.
  2. Aduk hingga adonan tidak menggumpal. Setelah seluruh bahan tercampur, tekstur adonan sebaiknya tidak terlalu encer maupun terlalu kental.
  3. Salah satu kunci kue cucur gula merah berserat cantik adalah proses mengaduk dan mengistirahatkan adonan. Setelah adonan tercampur rata, aduk atau pukul-pukul adonan selama beberapa menit agar teksturnya lebih baik.
  4. Selanjutnya, tutup wadah dan diamkan adonan selama kurang lebih 30–60 menit. Waktu istirahat ini membantu adonan menjadi lebih siap untuk digoreng.
  5. Sebelum digunakan, aduk kembali adonan secara perlahan. Jika teksturnya terlalu kental, tambahkan sedikit air. Sebaliknya, jangan menambahkan air terlalu banyak karena adonan yang terlalu encer dapat membuat hasil cucur sulit membentuk serat.

Cara Menggoreng agar Serat Kue Cucur Terlihat Cantik

  1. Panaskan sedikit minyak dalam wajan cekung. Kue cucur tidak perlu digoreng menggunakan minyak terlalu banyak. Minyak yang cukup akan membantu bagian tengah kue mengembang sementara pinggirannya membentuk renda.
  2. Gunakan api sedang cenderung kecil. Ini penting karena minyak yang terlalu panas dapat membuat bagian luar kue cepat matang sementara bagian tengah belum sempat membentuk tekstur yang diinginkan.
  3. Tuang satu sendok sayur adonan ke bagian tengah wajan. Biarkan adonan mengembang dengan sendirinya.
  4. Ketika bagian pinggir mulai membentuk serat dan bagian tengah mulai naik, siram-siram sedikit minyak ke permukaan kue menggunakan sendok. Jangan terlalu sering membalik kue cucur karena bagian tengahnya bisa rusak.
  5. Setelah bagian tengah terlihat matang dan permukaannya tidak lagi basah, angkat kue cucur. Tiriskan dalam posisi berdiri atau miring agar minyak berlebih turun.
  6. Ulangi proses tersebut sampai seluruh adonan habis.

Rahasia Kue Cucur Bisa Berserat Cantik

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda ingin menghasilkan serat yang terlihat jelas. Pertama, pastikan adonan memiliki kekentalan yang tepat. Adonan yang terlalu encer cenderung menghasilkan bentuk yang tipis dan serat yang kurang maksimal.

Kedua, jangan menggunakan api terlalu besar. Suhu minyak yang terlalu panas dapat membuat bagian pinggir cepat mengeras sebelum bagian tengah berkembang.

Ketiga, jangan menuangkan adonan ketika minyak belum cukup panas. Jika minyak terlalu dingin, adonan bisa menyerap banyak minyak dan hasil akhirnya menjadi kurang menarik.

Keempat, jangan memenuhi wajan dengan banyak adonan sekaligus. Berikan ruang agar setiap kue dapat mengembang dan membentuk pinggiran dengan baik.

Jangan Terlalu Sering Mengaduk Adonan Setelah Didiamkan

Setelah adonan diistirahatkan, adonan memang perlu diaduk kembali agar bagian tepung dan cairan tercampur merata. Namun, tidak perlu mengaduknya secara berlebihan setelah itu.

Ambil adonan secukupnya menggunakan sendok sayur, kemudian tuangkan ke minyak panas. Jika adonan didiamkan terlalu lama tanpa diaduk sama sekali, bagian tepung bisa mengendap di dasar wadah sehingga konsistensinya berubah.

Karena itu, adonan sebaiknya diaduk ringan setiap kali akan mengambil adonan untuk digoreng. Cara ini membantu menjaga hasil cucur tetap seragam.

Gunakan Wajan Kecil agar Bentuk Cucur Lebih Rapi

Ukuran wajan juga bisa memengaruhi bentuk kue cucur. Wajan berukuran kecil atau cekung membuat adonan lebih mudah terkumpul di bagian tengah.

Jika menggunakan wajan yang terlalu lebar, adonan dapat menyebar terlalu jauh sehingga bentuk kue menjadi terlalu tipis. Untuk membuat cucur rumahan dengan bentuk yang lebih tebal dan rapi, gunakan wajan kecil yang cukup untuk satu kue dalam sekali goreng.

Pastikan wajan dalam kondisi bersih dan permukaannya tidak rusak agar proses menggoreng lebih mudah.

Cara Menyimpan Kue Cucur agar Tetap Enak

Kue cucur paling nikmat disantap dalam kondisi masih segar. Setelah dingin, simpan dalam wadah tertutup agar teksturnya tidak cepat berubah.

Namun, jangan memasukkan kue cucur ke dalam wadah ketika masih sangat panas. Uap yang terperangkap dapat membuat permukaan kue menjadi lembap.

Tunggu hingga kue benar-benar hangat atau dingin sebelum disimpan. Gunakan wadah kedap udara jika kue akan dikonsumsi beberapa jam kemudian.

Untuk hasil terbaik, kue cucur sebaiknya dibuat secukupnya dan dinikmati pada hari yang sama.

Cocok untuk Camilan, Suguhan, hingga Ide Jualan

Selain untuk camilan keluarga, resep kue cucur gula merah berserat cantik juga dapat menjadi pilihan hidangan untuk berbagai acara. Kue tradisional ini cocok disajikan sebagai jajanan pasar saat arisan, pengajian, kumpul keluarga, atau acara tertentu.

Bentuknya yang sederhana justru membuat kue cucur mudah dipadukan dengan jajanan tradisional lainnya. Anda bisa menyusunnya dalam wadah berisi beberapa jenis kue pasar untuk menghasilkan tampilan yang lebih menarik.

Bagi yang sedang mencari ide jualan rumahan, kue cucur juga bisa dikemas dalam jumlah beberapa buah per bungkus. Pastikan kue sudah dingin sebelum dikemas agar tidak menghasilkan uap yang membuat teksturnya cepat lembap.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kue Cucur Gula Merah

Apa yang membuat kue cucur bisa berserat?

Serat pada kue cucur dipengaruhi oleh konsistensi adonan, proses pengadukan, waktu istirahat adonan, serta suhu minyak saat menggoreng. Semua faktor tersebut perlu diperhatikan agar bagian pinggir kue dapat membentuk renda dan serat yang cantik.

Mengapa kue cucur tidak berserat?

Kue cucur yang tidak berserat bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti adonan terlalu encer, minyak kurang panas, atau proses pengolahan adonan kurang tepat. Suhu minyak yang terlalu tinggi juga dapat membuat bagian luar cepat matang sebelum serat berkembang.

Mengapa bagian tengah kue cucur tidak mengembang?

Bagian tengah yang tidak mengembang dapat terjadi jika adonan terlalu encer, minyak tidak berada pada suhu yang tepat, atau teknik menggoreng kurang sesuai. Gunakan api sedang cenderung kecil dan biarkan adonan mengembang sebelum diangkat.

Apakah kue cucur harus menggunakan gula merah?

Tidak selalu. Kue cucur juga bisa dibuat dengan gula pasir. Namun, penggunaan gula merah memberikan warna cokelat, aroma khas, dan rasa karamel yang menjadi ciri khas kue cucur tradisional.

Berapa lama adonan kue cucur harus didiamkan?

Adonan dapat diistirahatkan sekitar 30–60 menit. Waktu tersebut cukup untuk membantu adonan lebih siap digoreng. Sebelum digunakan, adonan sebaiknya diaduk ringan agar konsistensinya kembali merata.

Mengapa kue cucur menyerap banyak minyak?

Kue cucur dapat menyerap banyak minyak jika minyak belum cukup panas saat adonan dimasukkan. Minyak yang terlalu dingin membuat adonan lebih lama matang sehingga berpotensi menyerap minyak lebih banyak.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu