Rose BLACKPINK dan Shai Gilgeous-Alexander Tunjukkan Cara Baru Pakai Gaya Preppy yang Lebih Santai

Rose BLACKPINK dan Shai Gilgeous-Alexander menunjukan pendekatan gaya preppy berbeda di kampanye terbaru Levi's.

Diterbitkan 07 Agustus 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Preppy style identik dengan tampilan rapi, klasik, dan penuh aturan. Namun, Levi’s menghadirkan perspektif baru terhadap gaya tersebut melalui kampanye global terbaru "Keep it Loose" dengan menggandeng dua sosok dari dunia berbeda, Rose BLACKPINK dan pemain NBA Shai Gilgeous-Alexander.

Kampanye ini menampilkan koleksi Loose Prep sebagai fokus utama dari rangkaian Fall/Winter 2026. Koleksi tersebut membawa kembali estetika preppy melalui potongan yang lebih longgar, permainan proporsi yang tidak biasa, serta pendekatan berpakaian yang lebih bebas.

Jenama itu bermaksud mengajak publik melihat bahwa gaya preppy tidak harus selalu mengikuti aturan konvensional. Rose dan Shai menghadirkan interpretasi masing-masing terhadap Loose Prep melalui karakter personal yang berbeda.

Pelantun lagu On the Ground itu memilih tampilan yang menggabungkan kesederhanaan dengan sentuhan elegan, sementara Shai menampilkan gaya santai yang tetap terlihat terkonsep.

"Keep it Loose bukan tentang menghilangkan aturan, tapi memahami cara bermain dengan aturan tersebut untuk menciptakan gaya yang lebih personal," ujar Levi's dalam keterangannya pada Lifestyle Liputan6.com, Senin, 3 Agustus 2026.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana keduanya menerjemahkan gaya preppy melalui perspektif individu. Rose mengeksplorasi tampilan yang timeless dengan teknik layering, permainan tekstur, serta padu padan yang memberikan kesan effortless.

Musisi asal Korea Selatan itu menampilkan karakter gaya yang identik dengan kesan minimalis, feminin, dan tetap memiliki daya tarik kuat. Rose mengenakan sejumlah koleksi Loose Prep, termasuk Loose Taper, Loose Boot, serta berbagai atasan Loose Prep yang dikreasikan melalui teknik layering, knotted, dan remixed.

 

Sentuhan Modern pada Busana Klasik

Pilihan busana Rose memberikan nuansa modern pada gaya klasik dengan menghadirkan keseimbangan antara siluet longgar dan detail yang lebih personal. Di sisi lain, Shai Gilgeous-Alexander membawa pendekatan berbeda melalui gaya yang lebih rileks dan maskulin.

Pemain NBA yang dikenal memiliki ketertarikan terhadap fashion itu memadukan beberapa koleksi Levi’s, seperti 501® Loose, Baggy Barrel, MA-1 Bomber, dan Authentic PO Hoodie. Penampilan Shai memperlihatkan bagaimana busana kasual dapat tetap memiliki karakter melalui pemilihan siluet dan kombinasi material.

Gaya tersebut mencerminkan tren menswear saat ini yang semakin mengutamakan kenyamanan tanpa meninggalkan elemen estetika. Levi's melihat perubahan cara berpakaian masyarakat yang kini semakin dipengaruhi oleh tren digital.

Originalitas Gaya

Kecenderungan mengikuti gaya yang seragam di media sosial menjadi salah satu latar belakang kampanye Keep it Loose. Melalui koleksi ini, brand tersebut menekankan pentingnya mempertahankan originalitas dalam memilih pakaian.

Kampanye tersebut juga melanjutkan hubungan kreatif Levi’s dengan Rose setelah sebelumnya menghadirkan kerja sama dalam kampanye global "Behind Every Original." Kemitraan itu menyoroti perjalanan kreatif pemilik nama asli Park Chae-young tersebut sebagai penyanyi, penulis lagu, dan figur global yang dikenal melalui identitas artistiknya.

Rose sebelumnya tampil mengenakan sejumlah busana Levi’s yang dirancang khusus saat rangkaian konser BLACKPINK di Tokyo. Setiap tampilan menghadirkan teknik kustomisasi, material premium, serta proses pengerjaan yang memperlihatkan perpaduan antara musik, budaya, dan fashion.

 

Keep It Loose

Kampanye "Keep it Loose" hadir dalam format video pendek, stills, serta berbagai aktivasi di Levi's flagship stores di seluruh dunia. Rose dan Shai masing-masing membintangi klip berdurasi 30 detik dan 15 detik yang menampilkan cara mereka mengeksplorasi koleksi Loose Prep.

Visual kampanye ini digarap fotografer sekaligus sutradara asal Inggris, Mel Bles, dengan sinematografi oleh João de Botelho dan set design oleh Spencer Vrooman. Lagu "You Gots to Chill" dari EPMD turut mengiringi kampanye tersebut dengan nuansa hip-hop era akhir 1980-an hingga awal 1990-an.

Levi's juga menghadirkan pilihan koleksi hasil kurasi Rose dan Shai di sejumlah flagship store. Kampanye global "Keep it Loose" resmi diluncurkan pada 3 Agustus 2026 melalui kanal media sosial, situs resmi, serta jaringan toko Levi's di berbagai negara.

Melalui kampanye ini, mereka kembali menegaskan bahwa gaya personal menjadi elemen utama dalam membangun identitas fashion modern.