Liputan6.com, Jakarta - Tape singkong menjadi salah satu kudapan tradisional khas Nusantara yang keberadaannya tak pernah tergerus zaman. Cita rasanya yang legit, kombinasi manis-asam yang segar, serta teksturnya yang begitu lembut menjadikan penganan hasil fermentasi ini amat digemari berbagai kalangan. Tak hanya lezat dinikmati secara langsung, tape singkong juga kerap disulap menjadi beragam kreasi kuliner memikat seperti es teler, bolu tape, hingga proll tape yang menggugah selera.
Meskipun makanan ini sangat mudah kita jumpai di pasar-pasar tradisional, membuat tape singkong sendiri di rumah ternyata memberikan kepuasan tersendiri. Banyak orang beranggapan bahwa untuk mendapatkan rasa tape yang manis legit diperlukan tambahan taburan gula pasir. Padahal, manisnya tape singkong sejati berasal dari proses alami perubahan pati singkong menjadi glukosa melalui bantuan ragi fermentasi.
Kunci keberhasilan membuat tape singkong yang manis alami tanpa gula terletak pada kebersihan alat, pemilihan kualitas bahan dasar, serta teknik peragian yang presisi. Bagi Anda yang ingin menyajikan hidangan sehat dan lezat ini untuk keluarga, simak panduan resep dan tips lengkap anti gagal berikut ini. Simak resep lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (6/8/2026).
Advertisement
Rahasia Manis Alami Tape Singkong Tanpa Gula
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8139118/original/080216300_1780991388-tape_singkong.jpg)
Rasa manis yang menyeruak saat kita mengunyah tape singkong bukanlah hasil dari pemanis buatan maupun gula tambahan. Dalam proses fermentasi, mikroorganisme aktif pada ragi seperti mikroba jenis Saccharomyces cerevisiae akan memecah karbohidrat kompleks (pati) yang terdapat pada singkong menjadi gula-gula sederhana (glukosa dan fruktosa).
Proses pembentukan gula alami inilah yang membuat tape memiliki rasa manis yang khas, ringan di tenggorokan, dan beraroma harum fermentasi yang segar. Menambahkan gula pasir justru berpotensi merusak tekstur dan mengganggu tingkat kelembapan optimal selama fermentasi berlangsung.
Advertisement
Bahan dan Peralatan Utama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317106/original/070301200_1786003328-5d3cfc32-501c-45f5-961a-c326c2ac75eb.jpg)
Sebelum memulai, siapkan terlebih dahulu bahan-bahan utama dan peralatan yang diperlukan agar proses pembuatan tape berjalan lancar dan hasilnya maksimal.
Bahan-bahan:
- 1,5 kg Singkong Kualitas Bagus: Pilih singkong mentega atau singkong empuk bertekstur renyah, kupas bersih.
- 1,5 sdt (atau 1,5 butir) Ragi Tape: Haluskan hingga menjadi serbuk halus. Pastikan ragi masih segar dan aktif.
- Daun Pisang Secukupnya: Cuci bersih, lap hingga benar-benar kering, lalu layukan sebentar di atas kompor agar lentur.
Peralatan:
- Panci kukusan (dandang).
- Wadah kedap udara (seperti kotak plastik/baskom bertutup).
- Pengerok kulit/pisau dapur tajam.
- Penyaring/saringan kecil untuk menaburkan ragi secara merata.
Langkah-Langkah Membuat Tape Singkong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317107/original/074345400_1786003328-25b449c5-b320-40dc-8e7b-169adb28df70.jpg)
Setelah semua bahan dan peralatan siap, ikuti setiap tahapan pembuatan tape singkong dengan cermat agar proses fermentasi berjalan optimal.
- Pembersihan & Pengerokan Kulit Arsir: Kupas kulit luar singkong. Setelah dikupas, pengerokan tipis pada bagian kulit dalam/lendir licin singkong sangat krusial. Tahap ini bertujuan menghilangkan lendir serta zat pahit alami pada singkong. Potong-potong singkong sesuai selera (sekitar 5–8 cm).
- Pencucian Higienis: Cuci bersih potongan singkong di bawah air mengalir hingga air bilasannya benar-benar jernih. Tiriskan.
- Pengukusan Tepat Waktu: Panaskan panci kukusan. Kukus singkong hingga matang namun tidak terlalu hancur/merekah berlebihan (sekitar 20–25 menit). Singkong yang terlalu lembek akan menghasilkan tape yang berair (nyemek).
- Pendinginan Total (Paling Krusial): Angkat singkong kukus dan ratakan di atas nampan. Biarkan hingga dingin sempurna (mencapai suhu ruang). Catatan penting: Jangan menabur ragi saat singkong masih hangat, karena suhu panas akan membunuh mikroorganisme ragi sehingga fermentasi dipastikan gagal total.
- Proses Penataan dan Peragian: Alasi bagian dalam wadah tertutup menggunakan daun pisang hingga menutupi dasar dan sisi wadah. Ambil potongan singkong yang sudah dingin, lalu taburi seluruh permukaannya dengan bubuk ragi tape secara halus dan merata menggunakan saringan kecil. Pastikan tidak ada bagian yang terlewat atau terlalu tebal.
- Penutupan Rapat (Fermentasi Anaerob): Susun singkong dengan rapi di dalam wadah. Tutup kembali bagian atasnya dengan lembaran daun pisang, lalu pasang penutup wadah secara rapat agar tidak ada udara luar yang masuk berlebihan.
- Pemeraman (2–3 Hari): Simpan wadah di tempat yang hangat, kering, dan gelap (jauh dari paparan sinar matahari langsung). Biarkan selama 48 hingga 72 jam (2–3 hari) tanpa membuka-buka wadahnya.
Advertisement
Tips Agar Tape Legit, Harum, dan Tidak Asam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317108/original/078790000_1786003328-ce9eb1ed-5b9a-4543-a2ec-32abc92869b1.jpg)
Sebelum mulai membuat tape singkong, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses fermentasi berlangsung dengan baik. Dengan menerapkan tips berikut, tape singkong berpeluang menghasilkan rasa yang lebih manis, tekstur lembut, dan tidak mudah gagal.
- Bebas Garam dan Minyak: Pastikan seluruh wadah, tangan, dan alat yang digunakan bebas dari minyak, garam, atau asam. Garam dapat menghambat pertumbuhan mikroba ragi.
- Manfaatkan Daun Pisang: Daun pisang tak hanya berfungsi sebagai alas, tetapi juga memberikan aroma khas alami dan membantu menciptakan kelembapan optimal.
- Jangan Sering Diintip: Membuka wadah terlalu cepat sebelum 48 jam akan mengganggu suhu fermentasi dan membiarkan bakteri luar masuk yang dapat membuat tape berasa asam tajam.
Pertanyaan Seputar Resep Tape Singkong Manis Tanpa Gula
1. Mengapa tape singkong bisa terasa manis padahal tidak ditambah gula?
Rasa manis alami dihasilkan dari proses fermentasi, di mana mikroba pada ragi mengubah zat pati (karbohidrat kompleks) dalam singkong menjadi gula sederhana (glukosa).
2. Mengapa singkong harus dingin sempurna sebelum diberi ragi?
Suhu panas dari singkong yang baru dikukus dapat membunuh mikroorganisme hidup pada ragi. Jika ragi mati, proses fermentasi tidak akan terjadi dan singkong akan membusuk atau tetap keras.
3. Berapa lama durasi ideal untuk fermentasi tape singkong?
Durasi ideal adalah 2 hingga 3 hari (48–72 jam). Jika kurang dari 2 hari, fermentasi belum sempurna (singkong masih keras). Jika lebih dari 3 hari, rasa manis akan berubah menjadi kadar alkohol yang tinggi dan terasa asam.
4. Apa penyebab tape singkong menjadi masam atau bertekstur keras?
Tape menjadi keras biasanya karena pengukusan kurang matang atau ragi yang sudah kadaluarsa. Sedangkan rasa terlalu asam disebabkan oleh wadah yang kurang kedap, kontaminasi bakteri, atau waktu fermentasi yang terlalu lama.
5. Bagaimana cara menghentikan proses fermentasi agar tape tidak makin asam?
Setelah tape mencapai tingkat kematangan dan kemanisan yang diinginkan pada hari ke-2 atau ke-3, segera pindahkan wadah tape ke dalam lemari es (kulkas). Suhu dingin kulkas akan memperlambat dan menghentikan aktivitas ragi.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3338166/original/069883400_1609473780-352421049_809677269396620_4647672457506607433_n.jpg)