Cara Membuat Tape Singkong Kering dan Manis, Resep Praktis Anti Gagal

0(0)

Cara membuat tape singkong kering dan manis, cocok jadi camilan untuk keluarga yang mudah dipraktikkan di rumah.

Diterbitkan 09 Juni 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat tape singkong kering dan manis bisa menjadi pilihan olahan rumahan yang sederhana namun menghasilkan cita rasa khas. Prosesnya mengandalkan fermentasi yang tepat agar singkong memiliki rasa manis alami dan tekstur yang pas.

Dalam cara membuat tape singkong kering dan manis, pemilihan singkong dan kebersihan bahan menjadi kunci utama. Setiap tahap, mulai dari perebusan hingga pemberian ragi, perlu dilakukan dengan benar agar hasil tidak terlalu basah.

Selain itu, cara membuat tape singkong kering dan manis juga dapat dikembangkan menjadi variasi camilan yang lebih menarik. Dengan teknik yang tepat, hasilnya bisa lebih awet, enak, dan berpotensi menjadi peluang usaha kecil di rumah.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara membuat tape singkong kering dan manis, Selasa (9/6/2026).

Cara Membuat Tape Singkong Kering dan Manis

1. Persiapan singkong

Langkah awal dimulai dengan memilih singkong yang masih segar, tidak terlalu tua, dan tidak memiliki bagian yang rusak atau berwarna kebiruan. Kupas singkong hingga bersih, kemudian buang lapisan ari yang menempel karena dapat memengaruhi rasa akhir.

Setelah itu, potong singkong sesuai selera, umumnya sekitar 3 cm agar proses pemasakan lebih merata. Cuci singkong berulang kali hingga benar-benar bersih untuk menghilangkan kotoran maupun getah yang dapat mengganggu proses fermentasi.

2. Proses pengukusan

Singkong yang sudah bersih kemudian dikukus selama kurang lebih 30 menit hingga setengah matang atau empuk. Pada tahap ini, penting untuk tidak mengukus terlalu lama agar tekstur singkong tidak menjadi terlalu lembek atau hancur.

Setelah matang, angkat singkong dan letakkan di wadah bersih, lalu diamkan hingga benar-benar dingin dan kering pada suhu ruang selama 3–10 jam. Tahap pendinginan ini sangat penting karena singkong yang masih hangat dapat menyebabkan ragi tidak bekerja optimal.

3. Persiapan ragi

Ragi tape perlu dihaluskan terlebih dahulu hingga menjadi bubuk yang lembut agar mudah menyebar dan menempel secara merata pada permukaan singkong. Ragi yang halus akan membantu proses fermentasi berjalan lebih stabil dan menghasilkan rasa yang lebih konsisten.

4. Penyusunan bahan

Siapkan wadah bersih yang memiliki penutup rapat, lalu alasi bagian dasarnya dengan daun pisang untuk menjaga kelembapan alami. Susun singkong yang sudah dingin secara rapi, kemudian taburkan ragi secara merata dan tipis di seluruh permukaan singkong. Pastikan semua bagian terkena ragi agar proses fermentasi berlangsung sempurna.

5. Proses fermentasi

Setelah itu, tutup kembali singkong menggunakan daun pisang, lalu rapatkan wadah agar tidak ada udara yang masuk. Simpan di tempat yang gelap dan bersuhu ruang selama 2–3 hari. Untuk menghasilkan tape singkong kering, waktu fermentasi sebaiknya tidak terlalu lama agar tidak terbentuk terlalu banyak cairan yang membuat tekstur menjadi basah.

6. Hasil akhir

Setelah proses fermentasi selesai, singkong akan berubah menjadi tape dengan aroma khas yang harum, rasa manis alami, serta tekstur yang lembut. Jika proses berjalan dengan baik, tape tidak akan berair dan memiliki rasa legit yang khas. Tape dapat langsung dikonsumsi atau disimpan dalam wadah tertutup untuk menjaga kesegaran dan kualitas rasanya.

7. Tips keberhasilan

Gunakan singkong berkualitas baik, jaga kebersihan seluruh alat dan bahan, serta pastikan takaran ragi tidak berlebihan. Selain itu, kontrol waktu fermentasi dengan tepat karena terlalu lama dapat membuat rasa menjadi asam. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, hasil tape singkong kering dan manis akan lebih maksimal, stabil, dan enak saat disantap.

Resep Tape Singkong Kering dan Manis

Bahan-bahan:

  • 1–5 kg singkong segar (dikupas dan dicuci bersih)
  • 2 keping ragi tape (±2 sdm), dihaluskan
  • Daun pisang secukupnya sebagai alas dan penutup
  • Air matang ±1,5 liter (opsional, jika diperlukan untuk membantu proses fermentasi)
  • Gula pasir ±1,5 kg (opsional, karena rasa manis bisa terbentuk secara alami dari fermentasi)

Alat yang diperlukan:

  • Baskom atau wadah bersih bertutup rapat
  • Panci kukus atau panci rebus
  • Pisau dan talenan
  • Ulekan atau saringan untuk menghaluskan ragi
  • Piring atau nampan untuk mendinginkan singkong
  • Sendok dan kain bersih untuk menjaga kebersihan proses

Cara Membuat:

  1. Kupas singkong hingga bersih, buang lapisan ari, lalu potong sesuai selera (sekitar 3 cm). Cuci hingga benar-benar bersih agar bebas kotoran.
  2. Kukus singkong selama ±30 menit hingga setengah matang atau empuk. Jangan terlalu lembek agar tekstur tape tetap baik. Setelah itu, angkat dan dinginkan hingga benar-benar kering pada suhu ruang selama 3–10 jam.
  3. Haluskan ragi tape hingga menjadi bubuk agar mudah tersebar merata.
  4. Siapkan wadah bersih, lalu alasi dengan daun pisang. Susun singkong yang sudah dingin, kemudian taburkan ragi secara merata dan tipis di seluruh permukaan.
  5. Tutup kembali singkong dengan daun pisang, lalu rapatkan wadah agar tidak ada udara masuk.
  6. Simpan di tempat gelap dan bersuhu ruang selama 2–3 hari untuk proses fermentasi. Untuk hasil tape kering, jangan terlalu lama agar tidak terlalu berair.
  7. Setelah fermentasi selesai, tape akan memiliki aroma khas, rasa manis alami, dan tekstur lembut. Tape siap dikonsumsi atau disimpan dalam wadah tertutup agar tetap segar.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Tape Singkong Kering dan Manis

Kenapa tape singkong terkadang terasa keras dan tidak manis?

Tape singkong bisa terasa keras dan tidak manis jika kualitas singkong kurang baik atau proses fermentasi tidak optimal. Pemilihan singkong yang mudah dipatahkan dan tidak terlalu keras sangat disarankan.

Berapa lama proses fermentasi tape singkong agar hasilnya lembut?

Fermentasi tape singkong umumnya membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari pada suhu ruang. Jika cuaca lebih dingin, prosesnya bisa memakan waktu lebih lama. Waktu fermentasi yang pas akan menghasilkan tekstur lembut dan rasa manis alami yang optimal.

Apakah tape singkong harus disimpan di wadah tertutup?

Ya, tape singkong sebaiknya disimpan di wadah tertutup rapat. Hal ini penting agar proses fermentasi berjalan optimal dan terhindar dari kontaminasi, serta membantu tape menghasilkan aroma khas yang harum dan tekstur yang lembut.

Kenapa tape singkong terkadang terasa asam berlebihan?

Rasa asam yang terlalu kuat pada tape singkong biasanya disebabkan oleh fermentasi yang terlalu lama atau penggunaan ragi yang berlebihan. Tape yang dibiarkan terlalu lama akan menghasilkan lebih banyak cairan dan rasa asam yang dominan.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu