Liputan6.com, Jakarta - Mengetahui cara agar peyek udang tidak cepat melempem sangat penting untuk menjaga kerenyahannya. Kuncinya ada pada kombinasi adonan tepung beras dan sedikit sagu yang encer, serta memastikan kondisi udang benar-benar kering sebelum digoreng.
Teknik menggoreng juga menentukan hasil akhir. Pastikan menggunakan minyak banyak yang sudah panas, lalu tuang adonan tipis-tipis di pinggiran wajan. Gunakan api sedang cenderung kecil agar peyek dan udang bisa matang merata serta garing sempurna.
Proses penirisan minyak juga harus maksimal. Jangan langsung memasukkan peyek yang masih hangat ke dalam wadah. Tunggu hingga dingin sepenuhnya di suhu ruang, lalu simpan dalam toples yang rapat dan kedap udara agar awet krispi. Berikut ini cara agar peyek udang tidak cepat melempem, oleh Liputan6.com, Senin (6/7/2026).
Advertisement
Resep Peyek Udang Renyah Tahan Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288326/original/049047500_1783312337-Untitled2.jpg)
Ini dia resep andalan untuk membuat peyek udang yang tipis, renyah garing, dan tidak cepat melempem. Resep ini menggunakan takaran yang pas antara tepung beras dan tepung sagu, serta teknik udang terpisah agar peyek tidak basah.
Bahan Utama:
- 250 gram tepung beras berkualitas baik
- 2 sendok makan tepung sagu (atau tepung tapioka)
- 1 butir telur ayam (kocok lepas)
- 300–350 ml santan encer (jangan terlalu kental)
- 200 gram udang ukuran kecil (kupas kepala, cuci bersih, lalu keringkan dengan tisu dapur)
- 10 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya lalu iris tipis-tipis
- Minyak goreng yang banyak (untuk deep frying)
Bumbu Halus:
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri (sangrai terlebih dahulu agar gurih)
- 1 sendok makan ketumbar bubuk
- 2 cm kencur (kunci aroma khas peyek)
- 1 sendok teh garam (sesuaikan selera)
- ½ sendok teh kaldu jamur atau penyedap rasa
Advertisement
Cara Membuat Peyek Udang Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288327/original/003632800_1783312338-Untitled3.jpg)
- Persiapan Udang: Pastikan udang sudah benar-benar kering setelah dilap dengan tisu dapur. Anda bisa menaburi udang dengan sedikit garam atau sejumput ketumbar bubuk secara terpisah agar udang lebih gurih. Jangan langsung dicampur ke dalam baskom adonan tepung agar adonan tidak berair.
- Membuat Adonan: Dalam wadah besar, campurkan tepung beras, tepung sagu, bumbu halus, dan irisan daun jeruk. Aduk rata. Masukkan kocokan telur, lalu tuang santan encer sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan hingga menjadi adonan yang cair/encer dan tidak ada yang menggumpal.
- Memanaskan Minyak: Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak di wajan cekung menggunakan api sedang. Pastikan minyak benar-benar panas sebelum mulai menggoreng. Siram-siramkan sedikit minyak panas ke dinding wajan agar nanti adonan peyek tidak lengket.
-
Teknik Menggoreng:
- Ambil satu sendok sayur adonan tepung.
- Berikan 3–5 ekor udang di atas sendok sayur tersebut.
- Tuangkan adonan di dinding wajan (di atas permukaan minyak) secara melebar.
- Siram-siram adonan di dinding wajan tersebut dengan minyak panas secara perlahan sampai peyek mengeras dan terlepas/meluncur sendiri ke dalam minyak.
- Mematangkan Peyek: Goreng peyek dengan api sedang cenderung kecil hingga warnanya kuning keemasan dan udang matang kering. Jika buih minyak sudah mulai berkurang, tandanya kadar air dalam peyek sudah habis. Angkat dan tiriskan.
- Tahap Akhir (Penyimpanan): Tiriskan peyek dengan posisi berdiri di atas kertas penyerap minyak. Biarkan hingga benar-benar dingin di suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam toples yang rapat dan kedap udara.
Tips Tambahan: Jika saat digoreng peyek terasa agak tebal atau keras, Anda bisa menambahkan sedikit air atau santan encer lagi ke dalam sisa adonan di baskom. Adonan peyek yang pas memang harus cenderung encer agar hasilnya tipis dan renyah.
Cara agar Peyek Udang Tidak Cepat Melempem
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288328/original/051034000_1783312338-Untitled4.jpg)
Membuat peyek udang yang renyah tahan lama dan tidak cepat melempem (memble) sebenarnya terletak pada kombinasi adonan, teknik menggoreng, dan cara menyimpannya. Berikut adalah beberapa tips ampuh agar peyek udang Anda tetap garing dan kriuk dalam waktu lama:
1. Rahasia Komposisi Tepung
- Gunakan Dominan Tepung Beras: Tepung beras adalah kunci utama kerenyahan peyek.
- Tambahkan Sedikit Tepung Sagu/Tapioka: Campurkan sedikit tepung sagu atau tapioka (sekitar 1–2 sendok makan untuk 250 gram tepung beras). Ini akan memberikan tekstur renyah yang ringan dan tidak keras/alot.
2. Gunakan Bahan Perenyah Alami
- Santan Encer: Gunakan santan encer, jangan terlalu kental. Santan kental mengandung banyak minyak yang bisa membuat peyek cepat melempem setelah dingin.
- Telur Ayam: Tambahkan kocokan telur ayam ke dalam adonan. Telur membantu adonan menjadi lebih rapuh (empuk saat digigit) dan tidak keras. Namun, jangan terlalu banyak karena peyek justru bisa cepat lembek. Cukup 1 butir untuk 250–500 gram tepung.
- Air Kapur Sirih (Opsional): Menambahkan 1 sendok teh air kapur sirih yang bening ke dalam adonan sangat efektif menjaga kerenyahan peyek.
3. Pastikan Udang Benar-Benar Kering
- Udang mengandung banyak air. Jika langsung dimasukkan ke adonan dalam kondisi basah, peyek akan gampang melempem.
- Solusi: Cuci bersih udang, lalu serap sisa airnya menggunakan tisu dapur sampai benar-benar kering sebelum dicampur ke adonan atau ditempelkan saat akan digoreng. Pilih udang ukuran kecil atau rebon agar lebih cepat garing.
4. Teknik Menggoreng yang Benar
- Adonan Harus Encer: Adonan peyek tidak boleh kental. Jika terlalu kental, peyek akan tebal dan bagian tengahnya menyimpan air, sehingga cepat melempem.
- Minyak Banyak dan Panas: Gunakan minyak yang cukup banyak (deep frying). Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum adonan dituang.
- Tuang di Pinggiran Wajan: Siramkan adonan di dinding wajan yang tidak terendam minyak, lalu siram-siram dengan minyak panas sampai peyek terlepas sendiri ke dalam minyak. Ini membuat peyek menjadi tipis dan rata krispinya.
- Gunakan Api Sedang: Setelah peyek masuk ke dalam minyak, gunakan api sedang cenderung kecil agar udang dan adonan matang merata serta kering luar-dalam tanpa gosong.
5. Proses Penirisan dan Penyimpanan (Paling Krusial!)
- Tiriskan Secara Maksimal: Setelah matang, tiriskan peyek dengan posisi berdiri/diberdirikan di atas kertas merang atau tisu pengesat minyak agar sisa minyak benar-benar turun.
- Jangan Langsung Masuk Toples: Jangan pernah memasukkan peyek yang masih hangat ke dalam wadah tertutup. Uap panasnya akan terjebak dan membuat peyek langsung melempem. Tunggu hingga peyek benar-benar dingin di suhu ruang.
- Wadah Kedap Udara: Simpan peyek di dalam toples atau plastik yang benar-benar rapat (kedap udara). Anda juga bisa menambahkan silica gel khusus makanan di dalam toples untuk menyerap kelembapan.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Peyek Udang Tidak Cepat Melempem
Mengapa peyek udang saya hasilnya keras dan tidak renyah rapun?
Hal ini biasanya karena adonan terlalu kental atau terlalu banyak tepung beras tanpa campuran tepung sagu/tapioka. Tambahkan sedikit tepung sagu dan air/santan agar adonannya lebih encer dan hasilnya tipis rapuh.
Bolehkah udang langsung dicampur ke dalam seluruh adonan tepung?
Sebaiknya jangan. Udang mengandung banyak air yang bisa membuat adonan tepung menjadi basah dan berair, sehingga peyek gampang melempem. Lebih baik ambil adonan per sendok lalu taruh udang di atasnya saat akan digoreng.
Apa fungsi menambahkan telur dan air kapur sirih pada adonan peyek?
Telur berfungsi memberikan tekstur yang rapuh (empuk saat digigit dan tidak keras), sedangkan air kapur sirih bermanfaat untuk mengikat kerenyahan peyek agar garingnya tahan lebih lama.
Kapan waktu yang tepat untuk memasukkan peyek udang ke dalam toples?
Tunggu sampai peyek benar-benar dingin di suhu ruang dan minyaknya sudah tuntas menetes. Memasukkan peyek yang masih hangat atau berminyak akan memerangkap uap air dan langsung membuatnya melempem.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288325/original/006052500_1783312337-Untitled1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288110/original/010324800_1783301575-000_B9BY9L6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869224/original/026288600_1782930974-ko8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288069/original/012381000_1783297570-000_B94A4NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288145/original/092064400_1783304547-cropped-448718aa-0c17-408f-88ce-3f7498acff0b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288253/original/067034900_1783308271-Gemini_Generated_Image_d4vwykd4vwykd4vw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/665393/original/Lampu%20Belajar%20Ramun.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288173/original/024057900_1783307257-81d2da7a-f051-49b3-b354-4de77f6bc25e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4912208/original/044072700_1723079757-Bolu_Kojo_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288168/original/082596400_1783306544-cropped-62e1c5ab-52f6-4214-a3d4-05884ea56c87.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288161/original/091606500_1783305741-Gemini_Generated_Image_mhfipomhfipomhfi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288105/original/078594800_1783299704-SnapInsta-Ai_3934663235046026553_1642797659.jpg)