Liputan6.com, Jakarta - Model Victoria's Secret, Anok Yai mengaku di balik panggung pertunjukan Oktober lalu bahwa mengonsumsi sarden adalah rahasia kulitnya yang bercahaya. Sejak itu, tren sarden semakin populer—tidak hanya sebagai aksesori keren dan tren kuliner yang sedang naik daun, tapi juga sebagai bahan pokok perawatan kulit di kalangan penggemar kecantikan.
Apakah semua itu hanya spekulasi internet atau makanan ini benar-benar memiliki manfaat untuk kulit? Melansir hypebae, Senin, 20 April 2026, meski Yai dan para pendukung setia sarden lainnya bersumpah bahwa ikan tersebut benar-benar meningkatkan kesehatan kulit, para ahli kulit tetap terpecah pendapatnya.
Bagi pakar kulit selebritas Dr. Jodi Logerfo, kurangnya penelitian medis membuatnya semakin skeptis. "Sayangnya, tidak ada bukti langsung bahwa mengonsumsi sarden memiliki manfaat nyata untuk kesehatan kulit atau bahwa mengonsumsi sarden secara khusus memperbaiki kondisi kulit apa pun," kata Dr. Logerfo.
Advertisement
"Manfaat sebenarnya dari sarden adalah bahwa ikan ini telah didokumentasikan sebagai sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik," ia menambahkan. Di sisi lain, Dr. Geeta Yadav, dokter kulit bersertifikat dan pendiri FACET Dermatology, menemukan hal sebaliknya.
Meski mengakui bahwa tidak ada uji klinis yang ada, ia tetap percaya bahwa manfaatnya tidak dapat disangkal. "Asam lemak Omega-3 membantu tubuh Anda memproduksi lebih banyak ceramide, lemak yang menjaga lapisan pelindung kulit Anda tetap utuh dan mengurangi peradangan," sebutnya.
Â
Produksi Kolagen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5005449/original/029986600_1731580532-pexels-laarkstudio-13499754.jpg)
Dr. Yadav melanjutkan, "Vitamin D mendukung pertumbuhan dan perbaikan sel kulit, dan protein sangat penting untuk produksi kolagen. Jadi versi jujurnya adalah: bahan-bahan utama dalam sarden memiliki manfaat kulit yang berarti dan didukung oleh bukti."
Pada saat yang sama, ia mengatakan, sarden tidak boleh dianggap sebagai solusi tunggal untuk masalah kulit, terutama karena hasilnya sering kali membutuhkan waktu berbulan-bulan. "Sarden adalah strategi pendukung, bukan rencana perawatan," ujarnya.
"Internet menyukai cerita tentang satu bahan tunggal, tapi sains mendukung sarden sebagai bagian dari gambaran yang lebih besar," katanya. Pun dengan dokter kulit bersertifikat Dr. Marisa Garshick yang menyatakan bahwa kulit sehat secara umum merupakan hasil dari rutinitas perawatan kulit yang menyeluruh.
Advertisement
Perawatan Kulit yang Rutin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405533/original/076950200_1762487140-Anok_Yai__4_.jpg)
Karena alasan ini, Dr. Garshick mengatakan bahwa menjaga rutinitas perawatan kulit yang konsisten jauh lebih efektif daripada mengandalkan sarden untuk melakukan semua pekerjaan. "Sebaiknya anggap sarden sebagai salah satu komponen dari diet seimbang daripada solusi ajaib," sebutnya.
"Meski diet dan apa yang dikonsumsi dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit yang sehat, tetap penting untuk memasukkan perawatan topikal yang dapat langsung menargetkan kulit," kata dokter kulit tersebut.
Jadi, meski bukan produk ajaib, para ahli mengatakan bahwa memasukkan sarden ke dalam rutinitas Anda mungkin dapat memberi dorongan ekstra yang dibutuhkan kulit Anda, seperti yang dikatakan Yai.
Tidak hanya sarden, sebelumnya, eksplorasi tren skincare telah sampai pada lemak sapi. Para pecintanya percaya bahwa bahan tersebut bermanfaat untuk segala hal, mulai dari membersihkan kulit hingga menyembuhkan eksim.
Lemak Sapi Sebagai Tren Skincare
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4965922/original/074055800_1728608092-Rahasia_Jaga_Kelembapan_Kulit_Kering__Jangan_Lupa_Perhatikan_Kandungan_Skincare_yang_Digunakan_Ya_.jpg)
Melansir Sydney Morning Herald, 11 November 2024, lemak sapi pada dasarnya adalah lemak hewani, dan sering digunakan untuk memasak secara komersial, pembuatan lilin, dan dimanfaatkan para penggemar sabun. "Lemak ini keras, seperti lilin, tidak berbau, dan tidak berasa, yang diambil dari jaringan lemak sapi, biasanya dari lemak di sekitar ginjal," kata dokter umum dan dokter kosmetik yang berdomisili di Sydney, Dr. Prasanthi Purusothaman.
Ia mengatakan, lemak sapi digunakan orang Mesir kuno, Romawi, dan Yunani, serta di daerah lain yang banyak menggunakan peternakan untuk mengobati luka dan menyembuhkan kulit. Pada masa itu, lemak sapi sering dicampur dengan rempah-rempah atau minyak dan digunakan sebagai balsem maupun losion.
Jadi, bagaimana dengan klaim bahwa lemak sapi dapat membantu mengatasi kondisi seperti eksim atau psoriasis? Mengingat keduanya merupakan kondisi multifaktorial yang belum dapat disembuhkan dan memerlukan berbagai strategi penanganan, Wong mengatakan bahwa tidak ada satu produk pun yang dapat "mengobatinya."
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8219345/original/056761200_1781079103-koperasi_desa-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309020/original/020803400_1785215556-Penelusuran_cek_fakta__klaim_pendaftaran_e-toll_gratis_dari_Jasa_Marga_adalah_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308884/original/022176700_1785207726-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-28T100127.665.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405532/original/063602200_1762487049-Anok_Yai__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562713/original/062435500_1776837900-unnamed_-_2026-04-22T125438.951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408566/original/086360700_1762826666-donat_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420167/original/008047000_1763727183-bakmi_jawa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5439889/original/013763400_1765411607-orek_tempe_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563228/original/075161100_1776850840-unnamed__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4913143/original/009358700_1723159038-Undang_Rambutan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1721006/original/070931400_1506415115-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562929/original/088531800_1776842518-Gemini_Generated_Image_6uvrll6uvrll6uvr.jpg)