Liputan6.com, Jakarta - Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) mengonfirmasi adanya kebocoran air di Terminal 1, Jumat, 14 November 2025, setelah badai petir melanda wilayah tersebut. Pihak bandara menyatakan bahwa tim teknik, operasional, dan keamanan segera dikerahkan untuk menangani situasi tersebut.
"Kami mengetahui adanya kebocoran air akibat badai yang memengaruhi sebagian wilayah KLIA sore ini. Tim kami bersiaga penuh dan memprioritaskan keselamatan penumpang, upaya penanggulangan, dan perlindungan sistem kelistrikan," demikian pernyataan pihak bandara, seperti dilansir dari New Straits Times, Sabtu (15/11/2025).
KLIA berkomunikasi secara intensif dengan mitra maskapai untuk meminimalkan gangguan terhadap operasional. Pihaknya kemudian mengklaim, insiden kebocoran air yang parah di Terminal 1 disebabkan kelalaian prosedural kontraktor selama pekerjaan restorasi atap yang sedang berlangsung.
Advertisement
Pihak bandara menyebut, insiden tersebut terjadi di tengah pemeliharaan waterproofing dan drainase terjadwal di atap terminal utama. Saat itu, badai petir semakin intensif di area KLIA, mendorong kontraktor segera menghentikan pekerjaan dan mengevakuasi atap sesuai protokol keselamatan.
Saat terburu-buru meninggalkan lokasi, kontraktor gagal melepas penutup kayu lapis yang digunakan untuk melindungi titik drainase, sehingga satu sistem drainase tersumbat. Ketika hujan deras turun, penyumbatan tersebut menghalangi air mengalir dari atap, menyebabkan air menumpuk dan bocor melalui langit-langit ke aula keberangkatan.
Tim tanggap darurat KLIA mengamankan area terdampak dan membersihkannya dalam waktu 90 menit. Operasional di area terdampak kemudian kembali normal.
Kata Pengelola Bandara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3028538/original/083797600_1579659015-20200121-Pemeriksaan-Tubuh-Penumpang-di-Bandara-Kuala-Lumpur-AFP-1.jpg)
Manajemen bandara menyebut, kegagalan kontraktor dalam mengikuti prosedur kerja dasar sebagai "tidak dapat diterima" dan berada di bawah standar yang diharapkan untuk infrastruktur bandara yang penting.
"KLIA memiliki standar tertinggi yang dipegang teguh oleh masyarakat yang bepergian, dan kami berkomitmen untuk memastikan kontraktor dan mitra kami memenuhi standar yang sama," demikian pernyataan pihak bandara.
Tindakan tegas sedang diambil bersama kontraktor untuk mengatasi kelalaian ini, termasuk segera melakukan perbaikan prosedur kerja. Langkah-langkah yang diambil meliputi konsultasi wajib prakiraan cuaca sebelum memulai pekerjaan atap dan penguatan protokol kontingensi untuk menangguhkan pekerjaan selama cuaca buruk.
Pekerjaan atap ini merupakan bagian dari proyek setahun penuh. Proyek ini diluncurkan pada April 2025 untuk memulihkan dan membuat atap terminal utama kedap air.
Advertisement
Proyek Perbaikan di KLIA
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3028540/original/005705500_1579659018-20200121-Pemeriksaan-Tubuh-Penumpang-di-Bandara-Kuala-Lumpur-AFP-3.jpg)
Proyek ini merupakan elemen kunci dari program pembaruan infrastruktur Bandara Malaysia yang lebih luas, yang bertujuan memastikan keselamatan dan keandalan jangka panjang bandara tersibuk di negara ini.
KLIA menekankan bahwa keselamatan penumpang dan kelangsungan layanan tetap jadi prioritas utama. Sementara itu, kontraktor dimintai pertanggungjawaban untuk memastikan tidak terulangnya insiden serupa.
Sebelumnya, serangan siber menargetkan KLIA, menyebabkan gangguan selama 10 jam yang memengaruhi operasi penerbangan pada Minggu, 23 Maret 2025. Disrupsi ini dilaporkan membuat ribuan penumpang terdampar
Menurut New Straits Times, dikutip Says, 26 Maret 2025, seorang sumber mengatakan, serangan itu terjadi pada dini hari, membuat papan tampilan informasi penerbangan bandara, konter check-in, dan sistem penanganan bagasi tidak dapat dioperasikan.
Serangan Siber di KLIA
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3981711/original/077452400_1648791631-20220401-Malaysia-Buka-Perbatasan-6.jpg)
Akibatnya, maskapai penerbangan dan staf bandara harus beralih ke operasi manual, yang menyebabkan penundaan penerbangan sepanjang hari. Sumber lain mencatat bahwa papan tampilan penerbangan tetap turun sebentar-sebentar selama dua hari berikutnya sebelum dipulihkan sepenuhnya.
Seorang sumber mengatakan, "Situasi semakin rumit karena tidak adanya sistem cadangan yang kuat, yang memperlambat upaya pemulihan."
Malaysia Airports Holdings Bhd (MAHB) dan Badan Keamanan Siber Nasional Malaysia (NACSA) mengonfirmasi bahwa serangan keamanan siber mempengaruhi sistem komputer tertentu di KLIA pada Minggu. Namun, mereka menyatakan bahwa operasi bandara tidak terpengaruh.
Kepala eksekutif NACSA, Megat Zuhairy Megat Tajuddin, mengatakan, "Kami telah memantau perkembangan dengan cermat sejak menerima laporan di Bandara Malaysia pada 23 Maret (2025).”
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4046909/original/011112400_1654697565-PPKM_2.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/342404/original/077297200_1734360117-IMG_3333.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413487/original/094662600_1763171571-KLIA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409553/original/011733700_1479455222-Malaysia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510647/original/041616400_1771834228-1000242858.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256830/original/098284200_1781171602-WhatsApp_Image_2026-06-11_at_16.49.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8473623/original/087517800_1782383042-WhatsApp_Image_2026-06-25_at_14.56.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460914/original/030586800_1782360476-WhatsApp_Image_2026-06-25_at_10.25.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8326284/original/099300300_1782195844-20260623_131422.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4175414/original/003994800_1664441560-B40.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8268532/original/018400100_1782118210-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263754/original/080237200_1782003697-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263140/original/052357300_1781859761-IMG_0027.jpeg)