Sukses

Buat Es Teler Versi Beku, Adaptasi Pemilik Bisnis Restoran di Masa Pandemi

Liputan6.com, Jakarta - Mode bertahan dengan beradaptasi di masa pandemi Covid-19 terus digencarkan para pelaku bisnis, tidak terkecuali dengan bisnis restoran yang cukup terdampak. Begitu pula dengan Es Teler 77, restoran yang telah empat dekade mempertahankan eksistensi dengan menyajikan santapan khas Indonesia.

Marketing Manager Es Teler 77 Irman Febrianto, menyampaikan bisnis food and beverages yang dijalankan Es Teler 77 turut terimbas akibat krisis kesehatan global ini. Mengingat, cukup banyak restoran mereka yang berada di mal yang awal pandemi diberlakukan pembatasan jam operasional.

"Kami juga mengalami banyak penutupan di gerai-gerai kami kemudian juga kami seperti beradaptasi sesuai kebutuhan masyarakat," kata Irman dalam ShopeePay Talk: Tangkap Peluang Ramadan, Raih Kemenangan, Selasa, 20 April 2021.

Salah satu inovasi yang dilakukan oleh Es Teler 77 di masa pandemi ini adalah dengan menghadirkan frozen food. Langkah ini ditempuh guna para pelanggan tetap dapat menikmati cita rasa Es Teler 77 di rumah.

Selain terobosan frozen food, pihaknya juga menyediakan layanan pesan-antar bagi pelanggan yang ingin memesan tetapi tidak ke gerai. Namun, jika ada dari mereka yang tetap ingin mampir, tentunya ada penerapan protokol kesehatan.

"Tentunya jika tetap ada customer yang ke gerai, kita pun tetap menyediakan protokol kesehatan, salah satunya dengan pembayaran cashless, yaitu ShopeePay. Dengan Shopeepay ini customer bisa dapat promo-promo yang lebih menarik," tambahnya.

Menghadirkan frozen food jadi salah satu strategi Es Teler 77 dalam menghadapi hantaman pandemi. Pelanggan tetap dapat menikmati signature dish restoran ini, yakni es teler, dari rumah saja.

"Pertama, kita membuat produk kita di gerai tetap dinikmati masyarakat di rumah masing-masing, seperti es teler. Kalau pesan dari online dan dikirim sudah ada es segala macam," jelasnya.

2 dari 4 halaman

Strategi Kala Pandemi

Inovasi frozen food es teler terdiri atas sederet isian minuman menyegarkan ini dan dikemas per item."Produk yang buahnya terdiri dari alpukat, nangka dan kelapa, buahnya sendiri kita pisahkan, susunya dan gula andalan kita, gula teler, juga sudah kita pisahkan," tutur Irman.

"Nanti di rumah customer bisa meraciknya sendiri. Es teler ini untuk porsi 4--5 orang. Jadi benar-benar bisa dinikmati untuk di bulan puasa tanpa harus ke gerai," lanjutnya.

Strategi kedua yang disampaikan Irman adalah pihaknya bekerja sama dengan pelayanan pengantaran online. Mereka juga banyak menawarkan promo-promo.

"Customer sebisa mungkin tidak perlu ke gerai dan jika ke gerai juga tetap dengan menerapkan protokol kesehatan, dapur kami juga higienis dan tentunya pembayaran kita utamakan cashless," ungkapnya.

3 dari 4 halaman

Diplomasi Lewat Jalur Kuliner

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: