Mantan Dubes RI untuk WTO: ASEAN di Titik Terendah Soal Integritas Regional

Kondisi ASEAN saat ini berada pada titik terendah dari sisi mentalitas integrasi regional.

Diterbitkan 26 Mei 2026, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Direktur Kerja Sama ASEAN Kementerian Perdagangan Indonesia sekaligus mantan Duta Besar Indonesia untuk World Trade Organization (WTO), Imam Pambagyo, menilai Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) saat ini tengah menghadapi tantangan serius dalam menjaga integritas kawasan sebagai blok ekonomi strategis.

Menurut Imam, kondisi ASEAN saat ini berada pada titik terendah dari sisi mentalitas integrasi regional. Padahal sebelumnya, kawasan Asia Tenggara dinilai sebagai salah satu contoh paling sukses dalam proses integrasi ekonomi regional di dunia.

“Menurut saya, ASEAN saat ini berada pada titik terendah dalam hal integritas regional. Padahal sebelumnya, ASEAN dikenal sebagai salah satu kawasan dengan proses integrasi ekonomi regional paling berhasil,” ujar Imam dalam acara di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, pandemi Covid-19 dan perang dagang global telah mendorong masing-masing negara anggota lebih fokus mengamankan kepentingan ekonomi domestiknya. Kondisi itu membuat negara-negara ASEAN cenderung bergerak sendiri-sendiri, termasuk dalam menjalin hubungan dengan negara besar seperti Amerika Serikat, sehingga memunculkan fragmentasi di dalam kawasan.

 

Kekuatan Ekonomi Regional

Meski demikian, Imam menilai ASEAN masih memiliki peluang untuk kembali bangkit sebagai kekuatan ekonomi regional. Namun, hal tersebut hanya dapat terwujud apabila ada kepemimpinan yang kuat, khususnya dari Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan.

“ASEAN sebenarnya belum selesai. Masih ada potensi besar untuk bangkit kembali sebagai sebuah kelompok, tetapi itu membutuhkan kepemimpinan yang kuat, dan dalam ASEAN, hanya Indonesia yang memiliki kapasitas untuk memimpin,” katanya.

Namun, Imam juga mengingatkan bahwa Indonesia justru belakangan ikut melemahkan soliditas ASEAN melalui pendekatan bilateral dengan negara-negara tertentu, yang dinilai dapat menggerus semangat kebersamaan kawasan. Menurutnya, arah kebijakan Indonesia akan sangat menentukan masa depan ASEAN ke depan. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6