Sukses

Turis Inggris Tewas demi Selamatkan Istri dan Anak dari Penyusup Kamar Hotel

Liputan6.com, Jakarta - Seorang turis asal Inggris, Amitpal Singh Bajaj, tewas setelah menahan serangan seorang penyusup kamar hotel tempatnya menginap di Thailand. Aksi lelaki ini berhasil menyelamatkan istri dan anaknya yang masih berusia dua tahun.

Dilansir South China Morning Post, Senin, 26 Agustus 2019, insidenĀ memilukan itu terjadi pada Rabu pagi, 21 Agustus 2019. Amitpal sedang menginap di Centara Grand Resort, Phuket, Thailand, saat menyadari bunyi tak wajar dari balkon kamarnya.

Ia lalu meminta istri dan anaknya menyelamatkan diri sementara ia menahan serangan dari penyusup yang diketahui seorang pria berkewarganegaraan Norwegia bernama Roger Bullman.

"Mereka berkelahi, dan karena latar militer yang dipunyai, orang Norwegia itu mencekik korban," kata polisi Karon, Mayor Techin Deethongon.

Polisi berhasil menangkap Bullman dan menahannya dengan tuduhan pembunuhan. Ia juga dikenai pasal tambahan, yakni memasuki properti orang lain tanpa izin. Ia terancam hukuman 15 tahun penjara bila terbukti bersalah.

Namun, sekarang ia sementara dibebaskan dengan jaminan 400ribu baht atau setara Rp184 juta. "Dia mengakui dan mengatakan tidak berpikir tindakannya bisa menyebabkan korban meninggal dunia," imbuh Techin.

Sebelum pembunuhan terjadi, Techin mengungkap Amitpal sempat memprotes kebisingan yang didengarnya dari kamar sebelah. Suara berisik itu mengganggu waktu tidur keluarganya.

2 dari 3 halaman

Pahlawan Keluarga

Sang istri, Bandhna Kaur Bajaj, mengatakan, kedatangan mereka ke Thailand adalah untuk berlibur. Saat lelap tidur, mereka terbangun pagi buta gara-gara suara berisik dari kamar tetangga. Sesaat kemudian, mereka menyadari ada seseorang berusaha menyusup ke kamar mereka melalui pintu balkon.

"Suamiku berusaha menahan lelaki itu demi membiarkan aku dan anakku pergi," kata Bajaj. Ia menambahkan, "Saat lelaki itu menendang, meninju, dan memukulinya, suamiku memintaku untuk pergi dan menyelamatkan anakku," ia menambahkan.

Bandhna kemudian berlari dari kamarnya dan sembunyi di bawah pohon dekat tempat spa. Ia lalu meminta tolong pada resepsionis. Sang suami yang jadi korban tewas beberapa jam kemudian setelah dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 4 pagi.

"Suamiku mengorbankan hidupnya untuk menyelamatkan hidup anakku dan hidupku. Dia akan selalu menjadi pahlawan kami," katanya.

Pejabat dari Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan, saat ini sudah mengontak otoritas Thailand terkait kasus yang menghilangkan nyawa warga negaranya. Prosesi pemakaman juga sudah digelar pada Minggu sore di kuil Sikh yang berlokasi di Southall Park Avenue.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Tekan Konsumsi Gula Berlebih, Thailand Naikkan Pajak Minuman Manis 2 Kali Lipat
Artikel Selanjutnya
Kapan Waktu Terbaik Menikmati Liburan di Thailand?