Sukses

Jilbab Tahan Air, Terinspirasi dari Sepatu Nike

Liputan6.com, Jakarta Mungkin bagi yang telah mengenakan jilbab akan sangat menyebalkan jika jilbab basah terkena air, terlebih saat tak membuat persediaan untuk ganti atau warnanya tidak sesuai dengan pakaian.

Menyikapi hal tersebut, Cool Dry, sebuah proyek online mengembangkan jilbab dengan teknologi pabrik terbaru. Ahmad Ghanem (22 tahun), sang pencetus, terinspirasi dari desain Nike yang tahan air untuk diaplikasikan pada jilbab.

Cool Dry didesain yang sesuai dengan gaya hidup wanita Muslim sekarang. Tak ketinggalan, unsur kenyamanan juga amat diperhatikan sehingga akan nyaman dikenakan oleh para olahragawan.

"Jilbab ini adalah jilbab pertama di dunia yang adaptif terhadap perubahan iklim. Jika digunakan, jilbab ini akan memberi perasaan dingin sekitar -13 hingga -12 derajat Celcius yang tidak akan nyaman digunakan saat musim panas," ungkap Ahmad Ghanem, mengutip dari laman BuzzFeed, Senin (6/7/2015).

Tertarik dengan jilbab berteknologi tinggi ini dapat tahan terhadap air?

Selain itu, jilbab berteknologi tinggi ini juga dapat digunakan sebagai syal. Hingga berita ini diturunkan, jilbab tahan air ini telah hadir dalam berbagai pilihan warna, mulai dari hitam, silver Lake blue, dan putih cerah. (Auf/Ibo)

BERANI BERUBAH: Bertani di Atas Masjid