Liputan6.com, Jakarta - Menghidupkan amalan asyura 10 muharram merupakan salah satu tradisi yang sangat dianjurkan. Momen ini menjadi waktu terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Khalik pada awal tahun Hijriah.
Ibadah yang paling utama dikerjakan pada hari agung tersebut adalah berpuasa. Hal ini merujuk pada hadits shahih riwayat Imam Muslim, di mana Rasulullah bersabda, "Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa tahun berlalu."
Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid dalam Buku Keutamaan Asyura dan Bulan Muharram menukil pendapat Imam An-Nawawi yang menegaskan bahwa pengampunan tersebut secara spesifik mencakup penghapusan dosa-dosa kecil hamba.
Advertisement
Selain berpuasa sunnah, terdapat berbagai amalan yang dianjurkan pada hari istimewa tersebut. Hal itu menjadi bukti ketaatan kepada Allah dan mengikuti sunnah Rasullah SAW.
Merangkum berbagai sumber kredibel, artikel ini akan mengulas berbagai amalan sunnah yang dianjurkan pada hari Asyura atau 10 Muharram. Simak selengkapnya.
1. Puasa Asyura
Puasa pada tanggal 10 Muharram merupakan amalan Asyura yang paling utama dan paling ditekankan. Rasulullah SAW sangat menganjurkan puasa pada hari tersebut karena besarnya keutamaan yang terkandung di dalamnya.
Rasulullah SAW bersabda, "Puasa pada hari Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar puasa itu dapat menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).
Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga menegaskan keutamaan bulan Muharram secara umum, "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah—Muharram." (HR. Muslim).
Para ulama menjelaskan bahwa maksud penghapusan dosa yang disebut dalam hadits keutamaan puasa 10 Muharram adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa-dosa besar. Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid dalam bukunya 33 Faidah Seputar Asyura dan Muharram menjelaskan bahwa puasa Asyura itu menggugurkan seluruh dosa-dosa kecil, bukan menggugurkan dosa-dosa besar.
Apabila seseorang tidak memiliki dosa kecil, maka diharapkan adanya keringanan dari dosa-dosa besar. Jika tidak, maka diangkat derajatnya.
Advertisement
2. Puasa Tasu'a
Para ulama juga menyarankan untuk melengkapi amalan Asyura dengan berpuasa sehari sebelum atau sesudahnya, yakni pada tanggal 9 dan 11 Muharram. Hal ini dilakukan agar berbeda dengan kebiasaan puasa orang-orang Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.
Puasa Asyura dimulai dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT, yang diucapkan dalam hati. Niat ini menjadi kunci agar puasa diterima sebagai ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT.
Niat Puasa Asyura (10 Muharram):
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma âsyûrâ-a sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa Asyura sunnah karena Allah ta‘âlâ."
Niat Puasa Tasu'a (9 Muharram):
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma tâsu‘â-a sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa Tasu'a sunnah karena Allah ta‘âlâ."
3. Doa-Doa Asyura, Memohon Rahmat dan Ampunan
Pada tanggal 10 Muharram, umat Islam disunnahkan untuk berdoa dan bertaubat. Hari Asyura adalah waktu yang baik untuk berdoa kepada Allah SWT dengan memohon rahmat, ampunan, dan berkah-Nya. Umat Islam juga dianjurkan untuk merenungkan dosa-dosa mereka dan bertaubat, berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu.
Doa Pertama: Doa dari Kitab Kanzun Najah wa Surur
Doa ini termaktub dalam kitab Kanzun Najah wa Surur karya Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus.
Arab: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ, لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنَ اللهِ إِلَّاَ إِلَيْهِ, سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَآمَّاتِ كُلِّهَا, نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ كُلَّهَا بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ, وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّاَ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. وَهُوَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ, نِعمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Latin: Bismillahirrahmanirrahīm, Washallallāh ala sayyidinā Muhammadin wa 'ala ālihi wa shahbihi wa sallam. Subhānallahi milal mīzāni wa munthal ilmi wa mablaghar ridhā wa zinatal arsy, lā maljaa wa lā manja minallāhi illā ilaihi, subhānallāhi adadas syafi wal watri wa adada kalimātillāhit tāmmāti kullihā, nasalukas salāmata kullihā birahmatika yā arhamar rāhimīn, wa lā hawla wa lā quwwata illa billāhil aliyyil adzīm. Wa huwa hasbunā wa ni'mal wakīl, ni'ma al-mawlā wa ni'ma an-nashīr. Wa shallallāh alā nabiyyinā khairi khalqihi sayyidinā muhammadin wa 'ala ālihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabatnya. Maha Suci Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, dan sebesar timbangan 'Arsy. Tiada tempat berlindung dan tiada tempat menyelamatkan diri dari Allah kecuali kepada-Nya..."
Doa Kedua: Zikir "Hasbunallah wa Ni'mal Wakil"
Arab: حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ، نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
Latin: Hasbunallāhu wa ni’mal wakîl, ni’mal maulâ wa ni’man nashîr.
Artinya: "Cukuplah Allah menjadi penolong bagi kami, dan Dia adalah sebaik-baik pelindung dan penolong."
Doa Ketiga: Zikir Tasbih
Arab: سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Latin: Subhânallâhi mil-al mîzani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridlâ wa adadan ni'ami wa zinatal 'arsyi.
Artinya: "Mahasuci Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'Arsy."
Doa Buka Puasa Asyura
Arab: اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, serta dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
Advertisement
4. Sedekah dan Melapangkan Nafkah Keluarga
Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada hari Asyura. Sedekah bisa diberikan kepada siapapun dan dalam bentuk apapun. Sedekah yang paling utama adalah memberikan nafkah kepada keluarga.
Dalil dan KeutamaanRasulullah SAW bersabda:
مَنْ وَسَّعَ عَلَى عِيَالِهِ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَسَّعَ اللَّهُ عَلَيْهِ سَائِرَ سَنَتِهِ
"Barang siapa melapangkan (nafkah) untuk keluarganya pada hari Asyura, maka Allah akan melapangkan (rezeki)nya sepanjang tahunnya." (HR. At-Thabarani dan Al-Baihaqi)
Penjelasan UlamaSayyid Bakri bin Sayyid M Syatha Ad-Dimyathi dalam kitab Hasyiyah I’anatut Thalibin ala Halli Alfazhi Fathil Mu‘in (juz II, halaman 301-302) menyebutkan bahwa melapangkan nafkah keluarga merupakan salah satu dari dua belas amalan yang memiliki nilai dan keutamaan di hari Asyura.
5. Menyantuni Anak Yatim, Lebaran Anak Yatim
Di Indonesia, 10 Muharram dikenal dengan istilah "Lebaran Anak Yatim". Hari Asyura menjadi momentum yang dinanti-nanti untuk menyantuni anak yatim. Bahkan sampai dikatakan 10 Muharram adalah hari raya anak yatim.
Orang-orang pun beramai-ramai menyantuni anak yatim, baik yang dilakukan secara personal maupun secara kolektif lengkap dengan acara seremonial pengajian besar-besaran.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa umat Islam yang menyayangi anak yatim akan berada berdekatan dengannya ketika di surga: "Bahwa aku dan orang-orang yang memelihara anak yatim dengan baik akan berada di surga, bagaikan dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah." (HR. Bukhari)
Sayyid Bakri bin Sayyid M Syatha Ad-Dimyathi dalam Hasyiyah I’anatut Thalibin menyebutkan bahwa mengusap kepala anak yatim ( mas-hu ra'sil yatim ) merupakan salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Asyura.
Advertisement
6. Shalat Sunnah dan Zikir
Selain puasa dan sedekah, shalat sunnah juga menjadi amalan yang dianjurkan pada 10 Muharram. Shalat sunnah tasbih menjadi salah satu amalan yang bisa dikerjakan pada hari Asyura.
Shalat Sunnah TasbihShalat sunnah tasbih tidak hanya bisa dikerjakan pada 10 Muharram, tetapi bisa juga dijadikan amalan rutin. Sesuai dengan namanya, shalat sunnah tasbih dikerjakan dengan membaca tasbih sebanyak 75 kali dalam setiap rakaat.
Amalan Hari Asyura juga mencakup zikir, seperti membaca "Subhanallah" , "Alhamdulillah" , dan "Allahu Akbar". Zikir ini membantu seorang muslim menjaga hati tetap terhubung dengan Allah SWT sepanjang hari Asyura.
Sayyid Bakri bin Sayyid M Syatha Ad-Dimyathi dalam Hasyiyah I’anatut Thalibin menyebutkan membaca surat Al-Ikhlas sebanyak seribu kali sebagai salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Asyura.
7. 12 Amalan Asyura Menurut Para Ulama
Para ulama dari kalangan mazhab Syafi’i menyebutkan dua belas amalan pada 10 Muharram yang bersumber dari berbagai riwayat hadits. Sebagian ulama bahkan menggubahnya dalam bentuk nazham atau syair.
Sayyid Bakri bin Sayyid M Syatha Ad-Dimyathi dalam Hasyiyah I’anatut Thalibin ala Halli Alfazhi Fathil Mu‘in (juz II, halaman 301-302) menyebutkan nazham berikut:
"Fi yawmi Asyura asyrun tattashil // bihatsnatāni wa lahā fadhlun nuqil // shum, shalli, shil, zur ‘āliman, ‘ud, waktahil // ra’sal yatīmimsah, tashaddaq, waghtashil // wassi‘ ‘alal ‘iyāl, qallim zhufran // wa sūratal ikhlāshi qul alfan tashil."
Dalam nazham tersebut disebutkan 10 amalan yang ditambah dua lagi sehingga menjadi 12 amalan, yaitu:
- Puasa (ash-shaum)
- Shalat (ash-shalah)
- Silaturahmi (shilatur rahmi)
- Mengunjungi ulama/orang alim (ziyaratu 'alim)
- Menjenguk orang sakit ('iyadatu maridh)
- Memakai celak (al-iktihal)
- Mengusap kepala anak yatim (mas-hu ra'sil yatim)
- Sedekah (ash-shadaqah)
- Mandi (al-ightisal)
- Melapangkan nafkah keluarga (at-tausi'ah 'alal 'iyal)
- Memotong kuku (taqlîm al-azhfar)
- Membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 1.000 kali (qirâ'ah al-Ikhlâsh alfa marrah).
Advertisement
Prinsip Kehati-hatian
Para ulama mengingatkan bahwa tidak seluruh hadits yang mendukung dua belas amalan tersebut dapat dijadikan sebagai hujjah atau landasan hukum. Sebagian di antaranya diketahui lemah (dhaif), bahkan ada yang tergolong mungkar dan maudhu (palsu).
Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam kitab Fathul Mu‘in yang menjadi rujukan dalam Hasyiyah I’anatut Thalibin, secara tegas menyatakan: "Adapun hadits bercelak, mandi, dan mengenakan parfum pada hari Asyura termasuk pemalsuan pada pendusta."
Dengan demikian, amalan-amalan seperti bercelak, mandi dengan niat khusus, dan memakai parfum pada hari Asyura tidak memiliki landasan hadits yang shahih dan termasuk dalam kategori bid'ah menurut para ulama.
Sementara itu, amalan seperti puasa, sedekah, menyantuni anak yatim, silaturahmi, dan memperbanyak doa memiliki landasan yang lebih kuat dan dapat diamalkan sebagai bentuk kebaikan.
Pertanyaan Seputar Amalan Asyura 10 Muharram
Dzikir Asyura dibaca kapan?
Membaca doa dan dzikir di hari Asyura bisa menjadi amalan yang diganjar pahala besar. Di bulan Muharram yang mulia ini, setiap muslim bisa mengamalkan bacaan dzikir setelah sholat fardhu ataupun saat bermunajat kepada Allah SWT.
10 Muharram harus baca apa?
Pada 10 Muharram (Hari Asyura), umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, tasbih, sholawat, dan membaca Doa Asyura.
Zikir apa di bulan Muharram?
Tidak ada zikir atau doa khusus yang diwariskan secara spesifik oleh Rasulullah SAW untuk bulan Muharram. Namun, bulan ini termasuk salah satu bulan haram (suci), sehingga Anda sangat dianjurkan memperbanyak zikir umum, istighfar, dan doa untuk memohon ampunan serta keberkahan mengawali tahun baru.
Amalan 10 Muharram membaca surat apa?
Pada tanggal 10 Muharram (Hari Asyura), amalan membaca surat yang paling sangat dianjurkan adalah Surat Al-Ikhlas sebanyak 1.000 kali.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3187901/original/087360700_1595477323-courtyard-kalyan-mosque-sunset-bukhara-uzbekistan_196911-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484506/original/024457200_1769435277-arsene.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166509/original/037413000_1742274435-20250318-Latihan_Timnas_Prancis-AFP_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2344293/original/044855700_1535517013-20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP20180828-Trump-Dapat-Kartu-Merah-dari-Presiden-FIFA-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300875/original/054411300_1784416107-000_C2JW4HR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300879/original/072698600_1784417748-000_C2JX6TK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350032/original/059095500_1678233390-AP23066634640543.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4749999/original/079429500_1708587393-masjid-pogung-raya-owQ3N7FZgIM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3429248/original/019447900_1618459697-pexels-michael-burrows-7129429.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263273/original/012905800_1781874900-WhatsApp_Image_2026-06-19_at_17.46.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262410/original/082401200_1781787644-Pelaksana_Lansia_dan_Disabilitas__Landis__melakukan_pelayanan_terhadap_jemaah_haji_Indonesia.__dok._Landis_Sektor_5_PPIH_Daker_Makkah____.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4433582/original/003374600_1684488413-20230519135602__fpdl.in__high-angle-woman-holding-beads-meditating_23-2148847546_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6470090/original/081962400_1779331661-ribuan-umat-islam-di-kediri-berdoa-bersama-sambut-1-muharram.jpg)