Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak masyarakat mulai mencari informasi lengkap seputar jadwal pelaksanaan ibadah pagi pada tanggal 10 Zulhijah. Pertanyaan mengenai jam berapa shalat Idul Adha 2026 menjadi topik populer, karena umat Islam ingin mempersiapkan diri lebih awal sebelum berangkat menuju masjid maupun lapangan terbuka. Informasi waktu pelaksanaan salat menjadi penting, agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilakukan secara tertib dan khusyuk.
Pelaksanaan salat Idul Adha umumnya berlangsung setelah matahari terbit hingga menjelang waktu duha berakhir. Setiap daerah biasanya memiliki jadwal berbeda menyesuaikan kondisi wilayah, keputusan panitia, hingga kebijakan pengurus masjid setempat. Tidak heran apabila pencarian tentang jam berapa shalat Idul Adha 2026 terus meningkat, menjelang hari raya kurban di berbagai daerah Indonesia.
Selain berkaitan tentang waktu ibadah, masyarakat juga mulai memperhatikan jadwal libur nasional, agenda penyembelihan hewan kurban, hingga persiapan perjalanan mudik keluarga. Momentum hari raya kurban memang selalu menghadirkan suasana khas penuh kebersamaan dan aktivitas sosial di lingkungan masyarakat. Oleh sebab itu, informasi mengenai jam berapa shalat Idul Adha 2026 menjadi hal penting, supaya aktivitas hari raya bisa berjalan lebih terencana.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (20/5/2026).
Penetapan Tanggal Idul Adha 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864911/original/016662100_1718506973-sholat_Idul_Adha_di_Masjid_Agung_Al-Azhar-HERMAN_13.jpg)
Pemerintah Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 setelah pelaksanaan sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Penetapan tersebut sekaligus memastikan keseragaman awal Zulhijah 1447 H di Indonesia bersama organisasi Islam besar seperti Muhammadiyah. Keputusan resmi pemerintah diumumkan setelah proses pemantauan hilal dan musyawarah bersama para ulama, ahli astronomi, hingga perwakilan organisasi masyarakat Islam. Berdasarkan hasil sidang isbat tersebut, pemerintah menetapkan awal Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai berikut:
Tanggal Hijriah Penetapan
- 1 Zulhijah 1447 H Senin, 18 Mei 2026
- 9 Zulhijah 1447 H (Hari Arafah) Selasa, 26 Mei 2026
- 10 Zulhijah 1447 H (Idul Adha) Rabu, 27 Mei 2026
Penetapan resmi ini mempertegas bahwa perayaan Idul Adha 2026 berpotensi berlangsung serentak di berbagai wilayah Indonesia. Sebelumnya, Muhammadiyah juga telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 H jatuh pada tanggal yang sama melalui metode hisab hakiki wujudul hilal. Kesamaan tanggal tersebut menjadi perhatian masyarakat akibat menunjukkan peluang besar terciptanya kesatuan kalender ibadah umat Islam di Indonesia.
Selain pemerintah dan Muhammadiyah, data astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN sebelumnya juga memperkirakan posisi hilal telah memenuhi kriteria penentuan awal bulan Hijriah. Hasil pengamatan dan perhitungan astronomi tersebut semakin memperkuat keyakinan bahwa awal Zulhijah 1447 H dapat ditetapkan secara seragam di Indonesia.
Keseragaman penetapan Hari Raya Idul Adha ini dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mempersiapkan pelaksanaan salat Id, penyembelihan hewan kurban, hingga pengaturan jadwal libur dan aktivitas keluarga selama momentum hari raya berlangsung.
Advertisement
Waktu Ideal Pelaksanaan Shalat Idul Adha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4860081/original/052651000_1718096377-Ilustrasi_Iduladha__Idul_Adha.jpg)
Secara teknis, pelaksanaan salat Idul Adha sudah dapat dimulai sejak sekitar pukul 06.15 WIB, yaitu setelah matahari terbit dan mencapai ketinggian yang diperbolehkan untuk pelaksanaan salat Id. Meskipun demikian, di banyak masjid maupun lapangan di berbagai daerah Indonesia, pelaksanaan salat biasanya dijadwalkan pada rentang pukul 06.30 WIB hingga 08.00 WIB agar memberikan waktu yang cukup bagi jemaah untuk berkumpul dan mengikuti ibadah secara lebih tertib dan nyaman.
Penjadwalan pada waktu pagi tersebut juga membantu panitia mempersiapkan area ibadah, pengaturan saf, pengeras suara, hingga pengelolaan arus kedatangan jemaah yang umumnya sangat ramai saat Hari Raya Idul Adha. Selain itu, pelaksanaan di pagi hari membuat suasana ibadah terasa lebih sejuk dan kondusif sebelum cuaca menjadi lebih panas.
Terdapat hikmah tersendiri mengapa salat Idul Adha sangat dianjurkan dilaksanakan lebih awal dibandingkan salat Idulfitri. Dalam tradisi Islam, pelaksanaan salat Idul Adha pada pagi hari bertujuan agar umat Islam memiliki waktu lebih luas untuk melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban setelah ibadah selesai dilakukan.
Anjuran tersebut juga memberikan kesempatan kepada panitia kurban dan masyarakat untuk segera memulai proses penyembelihan, pengolahan, hingga pendistribusian daging kurban kepada penerima manfaat pada hari yang sama. Dengan pelaksanaan salat lebih pagi, seluruh rangkaian ibadah Idul Adha dapat berjalan lebih tertib, efisien dan memberi manfaat lebih cepat kepada masyarakat luas.
Adapun sumber informasi paling akurat untuk mengetahui jadwal Shalat Idul Adha di lokasi Anda adalah melalui pengumuman resmi dari Kementerian Agama setempat, Kantor Urusan Agama (KUA), atau masjid-masjid besar di lingkungan Anda. Biasanya, lembaga-lembaga ini akan mengumumkan jadwal shalat beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Adha. Selain itu, banyak aplikasi penunjuk waktu shalat dan situs web keagamaan terpercaya juga menyediakan jadwal shalat yang disesuaikan dengan lokasi pengguna.
Tata Cara Salat Idul Adha
![[Fimela] Ilustrasi salat id](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/JEESzdE5VqMDck2U7ACnl_uQHsg=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3129292/original/089544200_1589531152-crowd-of-people-gathering-near-jama-masjid-delhi-2989625.jpg)
Shalat Idul Adha dianjurkan dilaksanakan pada awal waktu setelah matahari terbit. Hal ini dimaksudkan agar memberi kesempatan yang luas kepada masyarakat yang hendak berkurban setelah shalat Idul Adha. Sementara batas akhir shalat Idul Adha adalah sebelum waktu Zuhur tiba pada hari yang sama, 10 Dzulhijjah.
Ustadz Mahbib kemudian membeberkan tata cara shalat Idul Adha dengan mengutip keterangan dari kitab Fashalatan karya Syekh KHR Asnawi, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama asal Kudus.
1. Niat shalat Idul Adha
Niat shalat Idul Adha jika dilafalkan akan berbunyi “Ushallî sunnatan li ‘îdil adlhâ rak'taini” kalau dilaksanakan sendirian. Ditambah “imâman” kalau menjadi imam, dan “makmûman” kalau menjadi makmum.
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــالَى
Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
2. Takbir
Setelah membaca doa iftitah, takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama. Di antara takbir-takbir itu dianjurkan membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Artinya: “Allah Mahabesar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Mahasuci Allah, baik waktu pagi dan petang.”
Atau boleh juga membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Artinya, “Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar.”
3. Membaca Surat al-Fatihah
Setelah melaksanakan takbir itu, dianjurkan membaca Surat al-A'lâ. Berlanjut ke ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.
4. Melanjutkan rakaat kedua
Dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan “Allâhu Akbar” seperti sebelumnya. Di antara takbir-takbir itu, lafalkan kembali bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua. Usai membaca Surat al-Fatihah, pada rakaat kedua ini dianjurkan membaca Surat al-Ghâsyiyah. Berlanjut ke ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.
5. Menyimak khutbah
Setelah salam, jamaah tak disarankan buru-buru pulang, melainkan mendengarkan khutbah Idul Adha terlebih dahulu hingga selesai. Hal demikian dikecualikan bila shalat id ditunaikan tidak secara berjamaah.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Jam Shalat Idul Adha 2026
Kapan Idul Adha 2026 dilaksanakan?
Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah akan dilaksanakan pada Rabu, 27 Mei 2026, berdasarkan penetapan resmi Kementerian Agama Republik Indonesia dan Muhammadiyah.
Jam berapa Shalat Idul Adha 2026 sebaiknya dimulai?
Shalat Idul Adha 2026 sebaiknya dimulai setelah matahari terbit setinggi tombak, sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, dengan anjuran untuk menyegerakannya.
Bagaimana cara mengetahui jadwal Shalat Idul Adha yang tepat di lokasi saya?
Anda dapat mengetahui jadwal Shalat Idul Adha yang tepat di lokasi Anda melalui pengumuman resmi dari Kementerian Agama setempat, Kantor Urusan Agama (KUA), atau masjid-masjid besar di lingkungan Anda.
Mengapa waktu Shalat Idul Adha dianjurkan lebih pagi?
Waktu Shalat Idul Adha dianjurkan lebih pagi agar umat Muslim memiliki waktu yang cukup setelah shalat untuk menyembelih hewan kurban.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4081826/original/095015200_1657181935-eid-al-adha-g4b5ad3a7d_1920.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289078/original/032461700_1783391107-bel11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291435/original/001786200_1783562166-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458975/original/034009900_1782358096-Antoine_Semenyo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291495/original/010123400_1783565898-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288956/original/060181200_1783352729-Yuran_Fernandes__dok._Persebaya_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7831469/original/012176400_1780651630-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_13.01.18__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7239408/original/049205600_1780024133-5808621281987571588.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675134/original/082353600_1780469988-1000336312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7517869/original/075662500_1780290249-Cara_Menghilangkan_Bau_Daging_di_Freezer_Usai_Idul_Adha.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7516880/original/051039500_1780289122-Untitled3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7239877/original/052325600_1780024780-17674852802150296434.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7147268/original/077510400_1779935388-5.jpg)