Liputan6.com, Jakarta - Dalam eskatologi Islam, Alam kubur merupakan pintu gerbang menuju kehidupan akhirat, tempat di mana setiap jiwa akan merasakan nikmat atau siksa sesuai dengan amal perbuatannya selama di dunia. Amalan ringan yang menyelamatkan dari azab kubur menjadi ikhtiar seorang muslim sebelum kematian tiba.
Berlindung dari azab kubur harus diperjuangkan melalui amal saleh, sekalipun ringan. Allah SWT berfirman dalam QS. Ar-Ruum ayat 44: "Dan barang siapa yang beramal saleh, maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan)."
Merujuk pada pendapat Mujahid, tempat menyenangkan yang dimaksud adalah kediaman yang nyaman selama di alam barzakh. Imam Al-Baihaqi dalam kitab Al-Ahwal memberikan resep agar terhindar dari azab kubur, yaitu dengan memperbanyak amal saleh sepanjang hidup di dunia.
Advertisement
Rasulullah SAW sendiri mengajarkan umatnya untuk senantiasa memohon perlindungan dari azab kubur. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Aisyah RA, beliau bersabda: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal."
Doa ini diajarkan oleh Nabi SAW dan dibaca setiap selesai salat, sebagai bentuk kesadaran bahwa azab kubur adalah perkara yang nyata dan harus dihindari.
Merangkum berbagai literatur klasik dan kontemporer, berikut ini adalah ulasan mengenai amalan-amalan ringan yang dapat menyelamatkan seorang Muslim dari azab kubur, berdasarkan dalil-dalil sahih dan penjelasan ulama.
1. Membaca Surah Al-Mulk Setiap Malam
Membaca Surah Al-Mulk setiap malam sebelum tidur adalah amalan ringan yang sangat dianjurkan. Surah ini terdiri dari 30 ayat dan dapat dibaca hanya dalam waktu beberapa menit. Namun, keutamaannya sangat besar sebagai benteng dari siksa kubur.
Dalil: Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang membaca Tabarakalladzi biyadihil mulk (Surah Al-Mulk) setiap malam, maka Allah SWT akan menyelamatkannya dari siksa kubur. Kami (para sahabat) di masa Rasulullah SAW menamakan surat tersebut 'Al-Mani'ah' (penyelamat dari siksa kubur)." (HR. An-Nasa'i, dishahihkan Al-Hakim dan Adz-Dzahabi)
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda: "Ia adalah penghalang, ia adalah penyelamat yang menyelamatkannya dari azab kubur." (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Nashr, dan Abu Nu'aim)
Surah Al-Mulk disebutkan dalam riwayat shahih sebagai pemberi cahaya di alam kubur dan pelindung dari azab kubur. Para sahabat menamakannya Al-Mani'ah karena surah ini mencegah azab kubur bagi pembacanya.
Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa yang terpenting adalah istiqamah dalam membacanya setiap hari dengan penuh pengharapan kepada Allah agar dijauhkan dari azab kubur. Hadis ini juga dishahihkan oleh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah (no. 1140) dan Shahih Al-Jami' (no. 2651).
2. Membaca Doa Perlindungan dari Azab Kubur Setiap Selesai Salat
Rasulullah SAW mengajarkan doa perlindungan dari azab kubur yang dibaca pada tasyahhud akhir sebelum salam. Doa ini sangat ringan namun memiliki kedudukan yang agung.
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Latin: Allahumma inni a'ūdzu bika min 'adzābi Jahannam, wa min 'adzābil-qabr, wa min fitnatil-mahyā wal-mamāt, wa min syarri fitnatil-Masīhid-Dajjāl.
Arti: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal."
Rasulullah SAW bersabda: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal." (HR. Bukhari dan Muslim)
Para ulama menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan doa ini setiap kali salat pada tasyahhud akhir sebelum salam. Imam Al-Qurtubi menyebutkan bahwa di antara perkara yang dapat menyelamatkan dari azab kubur adalah dengan sering memohon kepada Allah SWT agar dilindungi darinya.
Doa ini merupakan bentuk persiapan spiritual bagi seorang Muslim untuk menghadapi kehidupan setelah kematian. Dalam kitab Al-Ahwal, Imam Al-Baihaqi juga menekankan pentingnya berdoa dan berlindung dari siksa kubur sebagai amalan penyelamat.
3. Menjaga Salat Lima Waktu
Salat adalah tiang agama dan amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat. Menjaga salat lima waktu dengan baik adalah benteng utama dari azab kubur.
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya amal yang pertama kali akan dihitung pada hari kiamat dari amal perbuatan hamba adalah shalatnya. Jika shalatnya baik dan sempurna, maka dia telah beruntung dan berjaya. Namun jika shalatnya rusak dan tidak sempurna, maka dia merugi dan gagal." (HR. Abu Dawud, An-Nasa'i, dan At-Tirmidzi)
Abu Laits As-Samarqandi dalam kitab Tanbih al-Ghafilin (Tuntunan Bagi Orang-orang yang Lengah) menyebutkan bahwa menjaga shalat dengan baik adalah amalan pertama yang dapat menyelamatkan seseorang dari siksa kubur.
Dalam sebuah riwayat, disebutkan bahwa ketika mayat diletakkan di kuburannya, amalan shalat akan berada di atas kepalanya, puasa di sebelah kanannya, zakat di samping kirinya, dan amalan lainnya seperti sedekah dan silaturahim di sekitar kedua kakinya. Masing-masing akan menjadi saksi dan pelindung baginya.
4. Memperbanyak Sedekah
Sedekah adalah amalan ringan yang dapat dilakukan setiap orang dalam bentuk yang paling kecil sekalipun, namun pahalanya sangat dahsyat. Di antara manfaat sedekah adalah menolak bala, meringankan penyakit, dan menyambung silaturahmi.
Rasulullah SAW bersabda: "Jika anak cucu Adam meninggal, maka semua amal perbuatannya terputus kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan orangtuanya." (HR. Muslim)
Sedekah merupakan amalan yang dapat menyelamatkan seseorang dari azab dan siksa kubur. Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur (HR. Thabrani). Sedekah yang paling afdhal untuk mereka yang telah meninggal adalah sedekah jariyah, yaitu sedekah yang amalannya mengalir hingga akhir kiamat tiba.
5. Membaca Ayat Kursi dan Tiga Qul Sebelum Tidur
Amalan sebelum tidur yang diajarkan Rasulullah SAW adalah membaca Ayat Kursi dan tiga surah pendek (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas).
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, "Apabila Rasulullah SAW hendak tidur, beliau membaca Qul huwallahu ahad (Al-Ikhlas), Qul a'udzu birabbil falaq (Al-Falaq), dan Qul a'udzu birabbin nas (An-Nas), kemudian meniupkan ke kedua telapak tangan dan mengusapkannya ke seluruh tubuh." (HR. Al-Bukhari)
Membaca Ayat Kursi dan tiga Qul sebelum tidur adalah amalan yang sangat dianjurkan. Ayat Kursi disebut dalam banyak hadits sebagai penjaga dari gangguan setan selama malam. Beliau juga menambahkan bahwa selain perlindungan dari gangguan jin dan setan, orang yang membaca ayat-ayat tersebut akan mendapatkan ampunan dosa dan tidur yang lebih nyenyak.
6. Berbuat Baik kepada Orang Tua
Berbakti kepada orang tua adalah amalan yang sangat mulia dan menjadi salah satu sebab keselamatan dari azab kubur.
Rasulullah SAW bersabda: "Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua." (HR. At-Tirmidzi)
Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbih al-Ghafilin menekankan bahwa berbuat baik kepada orang tua adalah amalan kedua yang dapat menyelamatkan seseorang dari siksa kubur. Menjaga hubungan baik dengan orang tua, mendoakan mereka, dan berbakti kepada keduanya adalah jalan menuju keselamatan di dunia dan akhirat.
7. Menjaga Lisan dari Perkataan Buruk
Menjaga lisan dari dusta, ghibah (bergunjing), dan fitnah adalah amalan yang tampak ringan namun sangat penting untuk keselamatan dari azab kubur.
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang menjaga apa yang ada di antara dua rahangnya (lisan) dan apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluan), maka aku jamin baginya surga." (HR. Al-Bukhari)
Abu Laits As-Samarqandi menyebutkan empat perbuatan yang perlu dijauhkan agar selamat dari siksa kubur, yaitu berbohong, berkhianat, suka bergunjing, dan tidak bersuci pada saat buang air. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa salah satu penyebab azab kubur adalah karena seseorang berjalan sambil menyebarkan fitnah.
8. Membaca Istighfar dan Bertasbih
Istighfar dan tasbih adalah dzikir ringan yang dapat diamalkan kapan saja dan di mana saja.
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang memperbanyak istighfar, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesempitan, memberikan kelapangan dari setiap kesusahan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak ia sangka." (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar sebagai amalan tambahan sebelum tidur. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam kitab Ruh menjelaskan bahwa di antara penyelamat dari siksa kubur adalah jika seseorang duduk barang sejenak sebelum tidur malam lalu menghisab dirinya mengenai apa kerugian dan keuntungan pada hari itu.
9. Mengamalkan Isi Al-Qur'an
Mengamalkan isi Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari adalah bentuk ketaatan yang menyelamatkan dari azab kubur.
Allah SWT berfirman: "Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Al-Isra': 82)
Salah satu penyebab siksa kubur adalah tidak mengamalkan isi Al-Qur'an. Oleh karena itu, mengamalkan isi Al-Qur'an dapat membantu umat Muslim selamat dari siksa kubur.
10. Menjaga Kesucian dari Najis
Menjaga kebersihan dan kesucian, terutama dari najis, adalah amalan yang sering diabaikan namun memiliki kaitan dengan azab kubur.
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya kedua penghuni kuburan ini sedang diazab, mereka berdua diazab bukan karena dosa besar. Adapun salah satunya dahulu tidak menutup diri ketika kencing." (HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan bahwa menjaga kesucian dari najis, terutama ketika buang air, adalah amalan yang dapat menyelamatkan dari azab kubur. Abu Laits As-Samarqandi juga menyebutkan tidak bersuci pada saat buang air besar atau kecil sebagai salah satu perbuatan yang perlu dijauhi agar selamat dari siksa kubur.
Hikmah Melaksanakan Amalan Ringan Penyelamat dari Azab Kubur
1. Mendapatkan Cahaya dan Penerangan di Alam Kubur
Amalan seperti membaca Surah Al-Mulk dan doa perlindungan akan menjadi cahaya yang menerangi kegelapan kubur. Cahaya ini akan menemani seorang Muslim hingga kebangkitan di hari kiamat.
2. Mendapatkan Perlindungan dari Siksa dan Fitnah Kubur
Setiap amalan yang disebutkan di atas berfungsi sebagai benteng dan tameng dari azab kubur. Sebagaimana sabda Nabi SAW, Surah Al-Mulk adalah Al-Mani'ah (penghalang) dari azab kubur.
3. Memberatkan Timbangan Kebaikan di Hari Kiamat
Amal saleh yang ringan namun istiqamah akan memberatkan timbangan kebaikan di hari perhitungan. Salat, sedekah, dan dzikir akan menjadi saksi dan pelindung bagi pelakunya.
4. Mendekatkan Diri kepada Allah dan Meraih Ridha-Nya
Setiap amalan yang dilakukan dengan ikhlas karena Allah akan mendekatkan seorang hamba kepada Rabb-nya dan meraih ridha-Nya, yang merupakan kunci keselamatan di dunia dan akhirat.
5. Menjadi Bekal di Alam Barzakh dan Akhirat
Amalan-amalan ini adalah bekal yang akan menyertai seorang Muslim di alam barzakh dan menjadi penolong di hari kiamat. Sebagaimana firman Allah, "Dan barang siapa yang beramal saleh, maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan)" (QS. Ar-Ruum: 44).
Pertanyaan Seputar Amalan untuk Selamat dari Azab Kubur
1. Apa amalan yang paling utama untuk selamat dari azab kubur?
Amalan yang paling utama adalah membaca Surah Al-Mulk setiap malam sebelum tidur. Rasulullah SAW menyebutnya sebagai Al-Mani'ah (penghalang) dari azab kubur. Selain itu, menjaga salat lima waktu dan membaca doa perlindungan dari azab kubur setiap selesai salat juga sangat dianjurkan.
2. Bagaimana cara membaca doa perlindungan dari azab kubur?
Doa perlindungan dari azab kubur dibaca pada tasyahhud akhir sebelum salam dalam setiap salat. Doanya adalah: "Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabil qabri, wa a'udzu bika min fitnatil mahya wal mamati, wa a'udzu bika min fitnatil masihid dajjal." (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal).
3. Apakah sedekah bisa menyelamatkan dari azab kubur?
Ya, sedekah adalah amalan yang dapat menyelamatkan seseorang dari azab dan siksa kubur. Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur (HR. Thabrani). Bahkan sedekah dalam bentuk yang paling kecil sekalipun memiliki pahala yang besar.
4. Apakah amalan orang hidup bisa meringankan azab orang yang sudah meninggal?
Ya, ada beberapa amalan yang dapat dilakukan orang hidup untuk meringankan azab orang yang sudah meninggal, seperti mendoakannya, bersedekah atas namanya, dan menabur bunga atau dedaunan di atas kuburnya. Rasulullah SAW pernah menanam pelepah kurma di atas dua kuburan untuk meringankan azab penghuninya (HR. Bukhari).
5. Berapa kali sebaiknya membaca Surah Al-Mulk setiap malam?
Cukup satu kali setiap malam sebelum tidur. Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa yang terpenting adalah istiqamah dalam membacanya setiap hari dengan penuh pengharapan kepada Allah. Surah ini terdiri dari 30 ayat dan dapat dibaca hanya dalam waktu beberapa menit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292646/original/028409800_1783639977-Facundo_Tello.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292621/original/094494100_1783638050-fran1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292619/original/010111700_1783634834-000_B9T69X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292617/original/012709000_1783634462-000_B9T69YH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261503/original/087816000_1671051714-AP22348707544069.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261666/original/017552200_1671070721-Manisnya_Bromance_Achraf_Hakimi_dan_Kylian_Mbappe-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288984/original/089270000_1783373925-063_2284950359-Spanyol_vs_Portugl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261477/original/074496300_1671047490-AP22348710214768.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288261/original/009625500_1783308426-eng4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292561/original/074025000_1783610779-1001445183.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292543/original/037522500_1783605399-849205.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292539/original/031332800_1783604547-1005606224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292536/original/092585400_1783603893-IMG-20260709-WA0095.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292530/original/050368700_1783602891-122139.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292522/original/048160000_1783602398-388178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2004092/original/022259000_1521263284-20180301121707_IMG_8709-01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292457/original/059125100_1783596938-151a4e5f-452d-4d86-b567-2151b61b3020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292439/original/073187700_1783596059-1001444136.jpg)