Lima Bacaan Sholawat 3 Kali Pembuka Rezeki, Membuka 70 Pintu Rahmat

Amalan lisan ini menggabungkan nilai ketaatan dan permohonan kemudahan hidup kepada Allah.

Diterbitkan 10 Juli 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mengamalkan bacaan sholawat 3 kali pembuka rezeki menjadi ikhtiar spiritual yang cukup banyak dipraktikkan umat Islam. Amalan lisan ini menggabungkan nilai ketaatan dan permohonan kemudahan hidup kepada Allah.

Walau tak ada tuntunan mengenai jumlah tiga kali sholawat, kaidah umum memperbanyak sholawat menjadi landasan utama. Dalam Surah Al-Ahzab ayat 56 disebutkan yang artinya, "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya".

Qadhi 'Iyadh di dalam kitab Asy-Syifa' menerangkan bahwa pembacaan shalawat di setiap permulaan urusan bertujuan mulia untuk memohon berkah atau bertabarruk. Menjadikan shalawat sebagai wirid harian sangatlah dianjurkan. Dengan melantunkannya secara istiqamah setiap hari, seorang Muslim pasti dijanjikan kelancaran rezeki, pertolongan, dan syafaat agung dari Rasulullah SAW kelak di akhirat.

Merujuk Buku 70 Shalawat Pilihan, Riwayat, Manfaat dan Keutamaannya, karya Ustadz Mahmud Sami, 1001 Shalawat karya Muhammad Taufiq Ali Yahya, Sholawat Jalan Selamat karya Novel Alaydrus, berikut ini adalah bacaan sholawat pembuka rezeki yang dapat diamalkan tiap hari.

Bacaan Sholawat 3 Kali Pembuka Rezeki

1. Sholawat Jibril (Sholawat Pendek)

Sholawat Jibril dikenal sebagai sholawat penarik rezeki. Bacaannya sangat singkat, padat, namun diyakini memiliki kekuatan spiritual yang besar untuk melancarkan urusan duniawi dan ukhrawi.

Arab: صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

Latin: Shallallāhu ‘alā Muhammad

Artinya: “Semoga Allah melimpahkan sholawat (rahmat) kepada Nabi Muhammad.”

Sholawat ini sangat cocok dijadikan wirid harian sebanyak 3 kali, 100 kali, atau bahkan 1.000 kali. Pengamalannya akan mendapatkan rezeki tak terduga dari segala arah. Imam An-Nawawi dalam Kitab al-Adzkar menyatakan bahwa sholawat yang harus dibaca adalah Allahumma shalli ‘ala Muhammad atau bisa juga membaca sholawat Jibril (Shallallāhu ‘alā Muhammad).

2. Sholawat Jibril Versi Panjang

Selain versi pendek, terdapat versi yang lebih lengkap dengan tambahan doa keselamatan untuk Nabi dan keluarganya.

Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Latin: Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muhammad wa ‘alā āli sayyidinā Muhammad wa sallim taslīmā

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan keluarganya, dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

3. Sholawat Ibrahimiyah (Versi Pendek)

Sholawat ini merupakan bacaan yang dibaca setiap kali duduk tasyahud akhir dalam salat. Membacanya sebanyak 3 kali, terutama setelah salat Subuh dan Maghrib, memiliki keutamaan yang sangat agung.

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Latin: Allāhumma shalli ‘alā Muhammad wa ‘alā āli Muhammad

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad.”

4. Sholawat Fil Awwalin

Sholawat Fil Awwalin disenandungkan sebanyak tiga kali pada pagi hari dan diyakini dapat membuka pintu rezeki.

Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ وَفِي الْمَلَأِ الْأَعْلَى إِلَى يَوْمِ الدِّينِ

Latin: Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muhammad wa ‘alā āli sayyidinā Muhammad fil awwalīn wal ākhirīn wa fil mala-il a‘lā ilā yaumiddīn

Artinya: “Ya Allah, limpahkan rahmat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad saw. beserta keluarganya di kalangan orang-orang terdahulu dan kemudian, dan di tempat yang tertinggi sampai hari kiamat.”

5. Shalawat Nuril Anwâr (Pembuka Rezeki)

Dalam khazanah keilmuan Islam, terdapat sebuah amalan shalawat yang secara spesifik dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali guna membuka pintu rezeki. Amalan tersebut dikenal dengan nama Shalawat Anwâr atau Nuril Anwar. Shalawat ini disusun oleh seorang wali besar, yakni Sayyid Ahmad Al-Badawi.

Berikut adalah redaksi lengkap dari Shalawat Anwâr yang dianjurkan untuk dibaca 3 kali sebagai pembuka pintu kemudahan dan rezeki:

Arab: اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى نُوْرِ الْأَنْوَارِ، وَسِرِّ الْأَسْرَارِ، وَتِرْيَاقِ الأَغْيَارِ، وَمِفْتَاحِ بَابِ الْيَسَارِ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِ الْمُخْتَارِ، وَآلِهِ الْأَطْهَارِ، وَأَصْحَابِهِ الْأَخْيَارِ، عَدَدَ نِعَمِ اللَّهِ وَإِفْضَالِهِ.

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada cahaya dari segala cahaya, rahasia dari segala rahasia, obat bagi segala luka, kunci pintu kemudahan, yaitu Sayyidina Muhammad, Rasul pilihan, juga kepada keluarga beliau yang suci dan para sahabatnya yang mulia. Shalawat sebanyak jumlah nikmat dan karunia Allah.

Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, seorang mufti Syafi'iyyah di Makkah Al-Mukarramah, menjelaskan bahwa shalawat ini merupakan salah satu sarana spiritual yang sangat kuat. Beliau menyatakan bahwa Shalawat Anwâr berfungsi untuk mempermudah datangnya rezeki, baik rezeki dhohir (materi) maupun batin (ketenangan jiwa).

Waktu Terbaik Membaca Shalawat Menurut Islam

Meskipun shalawat dianjurkan untuk dibaca kapan saja, syariat Islam telah menetapkan waktu-waktu prioritas yang memiliki keutamaan berlipat ganda.

1. Setelah Salat Fardhu

Waktu paling utama untuk membaca sholawat pembuka rezeki adalah setelah menyelesaikan salat fardhu. Sholawat Jibril minimal dibaca 3 (tiga) kali setiap selesai salat fardhu. Beberapa ulama menyarankan membacanya sebanyak 1000 kali saat setiap selesai salat Maghrib, namun ada juga yang berpendapat cukup membacanya sebanyak tiga kali setiap selepas salat fardhu.

2. Pagi dan Sore Hari

Sholawat dianjurkan dibaca pada pagi hari dan sore hari. Membaca sholawat setiap pagi atau setelah salat Subuh juga menjadi amalan yang dianjurkan.

3. Di Hari Jumat

Membaca sholawat di hari Jumat memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa mengucapkan shalawat untukku dalam setiap Jumat sebanyak 40 kali...”. Hari Jumat adalah waktu yang istimewa untuk memperbanyak sholawat sebagai pembuka pintu rezeki.

4. Kapan Saja dengan Konsistensi

Yang terpenting dalam mengamalkan sholawat Jibril bukanlah jumlahnya, melainkan konsistensi. Bila mengamalkan dengan istiqamah, manfaatnya akan lebih terasa daripada membaca dalam jumlah banyak namun tidak istiqamah.

Hikmah Istiqamah Bersholawat

1. Dibukakan 70 Pintu Rahmat

Imam Asy-Sya‘rani meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Barang siapa membaca sholawat ini (Shallallāhu ‘alā Muhammad), maka ia telah membuka 70 pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cinta-Nya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di dalam hatinya.”

2. Dicintai oleh Sesama Manusia

Dengan membaca sholawat secara rutin, Allah akan menanamkan rasa cinta kepada pembacanya di hati manusia. Ini merupakan anugerah besar karena dengan dicintai manusia, kehidupan menjadi lebih harmonis dan penuh keberkahan.

3. Mendapat Balasan 10 Kali Lipat dari Allah

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.” (HR Muslim). Ini adalah janji langsung dari Allah yang tidak perlu diragukan lagi.

4. Rezeki Tidak Akan Putus

Imam Dainuri memberikan komentar: “Siapa membaca shalawat ini sehabis shalat (Fardhu) 11 kali digunakan sebagai wiridan maka rezekinya tidak akan putus, di samping mendapatkan pangkat kedudukan dan tingkatan orang kaya.”. Hal ini juga dijelaskan dalam kitab Khazinatul Asrar karya Sayyid Muhammad Haqqi An-Nazili.

5. Mendapat Syafaat Rasulullah

Orang yang istiqamah bersholawat akan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW di hari Kiamat. Rasulullah bersabda: “Orang yang terdekat denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku.”

Pertanyaan Seputar Bacaan Sholawat 3 Kali Pembuka Rezeki

1. Apakah membaca sholawat 3 kali setelah salat sudah cukup untuk membuka pintu rezeki?

Ya, membaca sholawat minimal 3 kali setiap selesai salat fardhu sudah termasuk amalan yang dianjurkan. Sholawat Jibril yang dibaca 3 kali setelah salat memiliki khasiat sebagai pembuka pintu rezeki. Namun, semakin banyak dan konsisten sholawat yang dibaca, semakin besar pula keutamaan yang diperoleh.

2. Apa perbedaan antara Sholawat Jibril dan sholawat lainnya dalam hal pembuka rezeki?

Sholawat Jibril (Shallallāhu ‘alā Muhammad) adalah sholawat yang paling pendek dan paling mudah dihafal. Keistimewaannya adalah pertama kali diucapkan oleh Malaikat Jibril dan diyakini sebagai amalan penarik rezeki paling kuat. Sholawat ini sering diijazahkan para sesepuh dan kiai sebagai amalan pembuka pintu rezeki.

3. Kapan waktu terbaik untuk membaca sholawat pembuka rezeki?

Waktu terbaik adalah setelah salat fardhu, terutama setelah salat Subuh dan Maghrib. Sholawat Fil Awwalin dianjurkan dibaca tiga kali pada pagi hari, sedangkan Habib Rifky Alaydrus menganjurkan membacanya setiap habis azan 10 kali dan subuh 10 kali. Di hari Jumat juga sangat dianjurkan memperbanyak sholawat.

4. Apakah ada riwayat yang menjelaskan asal-usul Sholawat Jibril?

Kisah awal mula adanya shalawat Jibril saat Nabi Adam AS berada di dalam surga seorang diri kesepian. Setelah Allah menciptakan Hawa, Malaikat Jibril mengajarkan sholawat ini sebagai mahar pernikahan Adam dan Hawa. Namun perlu diketahui bahwa riwayat ini belum ditemukan hadits shahihnya.

5. Apakah membaca sholawat saja cukup untuk mendatangkan rezeki tanpa berusaha?

Tidak. Dalam ajaran Islam, usaha (ikhtiar) dan doa adalah satu rangkaian yang tidak bisa dipisahkan. Sholawat adalah doa dan ikhtiar spiritual, namun harus diimbangi dengan usaha lahiriah yang sungguh-sungguh. Rezeki tidak bisa datang sendiri hanya dengan bershalawat tanpa harus bekerja.