5 Sunnah Sebelum Sholat Ied Idul Fitri: Amalan Penting untuk Hari Kemenangan

Kenali 5 sunnah sebelum sholat Ied Idul Fitri yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk menyempurnakan ibadah dan meraih keberkahan di hari raya.

Diterbitkan 18 Maret 2026, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang datangnya hari kemenangan, umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut Idul Fitri dengan penuh suka cita. Setelah sebulan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, momen pagi hari raya menjadi waktu yang sangat istimewa. Untuk menyempurnakan hari kemenangan tersebut, ada sejumlah sunnah sebelum sholat ied yang sangat dianjurkan untuk diamalkan.

Meski hukumnya tidak wajib, amalan-amalan ini memiliki banyak keutamaan yang dapat diraih di hari raya. Dalam konteks Idul Fitri, amalan sunnah sebelum sholat ied adalah perbuatan-perbuatan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dilakukan sebelum menunaikan sholat Idul Fitri. Amalan-amalan ini dicontohkan oleh Nabi Muhammad dan para sahabat sebagai bagian dari menyambut hari raya dengan penuh kebersihan, kegembiraan, serta rasa syukur kepada Allah.

Bersumber dari buku Pintar Shalat karya M. Khalilurrahman Al Mahfani, setidaknya ada lima amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam menjelang sholat Idul Fitri, mulai dari mandi hingga menempuh jalan yang berbeda saat pulang. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (18/3/2026).

5 Sunnah Sebelum Sholat Idul Fitri

Ada beberapa amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan umat Islam menjelang sholat Idul Fitri.

Mandi Sebelum Berangkat Sholat Idul Fitri

Disunnahkan untuk mandi setelah sholat subuh atau mendekati waktu sholat Ied. Tujuannya adalah untuk membersihkan diri dan merapikan penampilan sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan atas datangnya hari kemenangan. Mandi sunnah Idul Fitri diperuntukkan bagi kaum Muslim laki-laki dan perempuan, bahkan bagi yang sedang haid atau nifas.

Niat mandi Idul Fitri yang dikutip dari buku 71 Doa Harian: Disertai Doa-Doa Ibadah Lengkap oleh K. H. M. Yusuf Chudlori adalah:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ اْلفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku niat mandi untuk merayakan Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah taála."

Imam Nawawi menyatakan bahwa para ulama sepakat akan disunnahkannya mandi untuk shalat 'ied karena saat itu adalah berkumpulnya orang banyak, sama halnya dengan shalat Jum'at.

Sarapan atau Makan Kecil

Khusus Idul Fitri, umat Islam disunnahkan makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan sholat Ied. Sunnah ini sebagai penanda telah memasuki hari baru yang membedakannya dengan puasa di bulan Ramadhan. Kebiasaan ini memiliki makna penting, yaitu sebagai tanda bahwa puasa Ramadan telah berakhir dan umat Islam tidak lagi berpuasa pada hari tersebut.

Hal tersebut dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلَ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ, 

Artinya: "Rasulullah biasa berangkat Shalat Ied pada hari Idul Fitri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari Shalat Ied baru beliau menyantap hasil qurbannya." (Imam Ahmad & At-Tirmidzi) Rasulullah SAW tidak berangkat menuju sholat Idul Fitri sebelum memakan beberapa butir kurma dengan jumlah ganjil.

Berpakaian Rapi dan Wangi

Disunnahkan untuk memakai pakaian terbaik saat hari raya, tidak mesti baru, tetapi harus bersih dan rapi. Rasulullah SAW memiliki kebiasaan memakai pakaian yang paling bagus pada dua hari raya dan hari Jumat. Hal ini menjadi simbol rasa syukur kepada Allah sekaligus menunjukkan keindahan dalam beribadah. Bagi laki-laki, dianjurkan untuk memakai wangi-wangian.

Hal ini digambarkan dalam sebuah hadits dari Hasan As-Shibti yang berbunyi:

أَمَرَنَا رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم فِى الْعِيدَيْنِ أَنْ نَلْبَسَ أَجْوَدَ مَا نَجِدُ

Artinya: "Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami agar dua hari raya mengenakan pakaian yang terbaik. Memakai wangi-wangian yang terbaik dan berkurban dengan hewan yang paling berharga." (HR. Al-Hakim)

Datang Lebih Awal

Disunnahkan agar datang ke tempat sholat Ied lebih cepat. Bagi laki-laki dianjurkan mengisi shaf terdepan untuk meraih pahala lebih banyak, sementara wanita juga dipersilakan hadir dengan tetap memperhatikan adab berpakaian.

Menempuh Jalan yang Berbeda (Jika Memungkinkan)

Sebagian ulama menganjurkan untuk berangkat dan pulang dari tempat sholat Ied melalui jalan yang berbeda. Tujuannya agar umat Muslim dapat bertemu dengan banyak orang untuk mengucapkan salam dan bersilaturahmi.

Hal ini pula yang dilakukan Rasulullah SAW, seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Jabir berikut ini: كَانَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ, yang berarti "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika shalat 'ied, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang." (HR. Bukhari)

Keutamaan Mengamalkan Sunnah Idul Fitri

Mengamalkan sunnah Rasulullah SAW, termasuk sunnah-sunnah sebelum sholat Idul Fitri memiliki banyak keutamaan. Salah satu keutamaan utamanya adalah mendatangkan ridho Allah SWT. Orang yang menghidupkan sunnah Nabi akan dekat dengan Rasulullah SAW. Menjalankan sunnah Rasul juga menjadi salah satu kewajiban bagi setiap umat Islam, dan seorang Muslim yang menjalankannya akan memperoleh beberapa keutamaan.

Selain itu, mengamalkan sunnah dapat menambal kekurangan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan kewajiban. Manfaat ibadah-ibadah sunnah memang untuk menambal segala kerusakan atau kekurangan dalam pelaksanaan ibadah-ibadah yang fardhu. Orang yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnah Nabi kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun.

Perbedaan Sunnah Idul Fitri dan Idul Adha

Meskipun sholat Idul Fitri dan Idul Adha memiliki banyak kesamaan dalam teknis pelaksanaannya, terdapat perbedaan sunnah yang bertolak belakang, terutama terkait anjuran makan.

  • Anjuran Makan: Saat Idul Fitri, umat Muslim dianjurkan untuk memakan sesuatu sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri. Hal ini sebagai tanda bahwa puasa Ramadan telah berakhir. Sedangkan pada Idul Adha, disunnahkan untuk tidak memakan sesuatu kecuali setelah melaksanakan sholat, dan lebih afdhal memakan daging kurban.
  • Waktu Pelaksanaan Sholat: Sholat Idul Adha dianjurkan untuk dilaksanakan lebih awal atau lebih pagi dibandingkan sholat Idul Fitri. Sholat Idul Fitri lebih baik dilakukan sedikit lebih lambat untuk memberi waktu bagi mereka yang ingin menunaikan zakat fitrah, sementara sholat Idul Adha lebih disegerakan agar umat Muslim yang akan berkurban dapat segera melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
  • Takbir: Takbir Idul Fitri dimulai sejak malam 1 Syawal hingga sebelum sholat Idul Fitri. Sedangkan takbir Idul Adha lebih panjang, dimulai sejak 9 Dzulhijjah (hari Arafah) hingga 13 Dzulhijjah (hari Tasyriq).

Adab dan Etika Menuju Sholat Idul Fitri

Selain sunnah-sunnah utama, ada beberapa adab dan etika lain yang dianjurkan saat menuju sholat Idul Fitri untuk menyempurnakan ibadah.

  • Memperbanyak Takbir: Umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca takbir sejak malam hari hingga sebelum sholat Id dilaksanakan. Lantunan takbir menjadi bentuk pengagungan kepada Allah sekaligus ekspresi kegembiraan menyambut hari kemenangan.
  • Berjalan Kaki ke Tempat Sholat: Disunnahkan untuk berjalan kaki menuju tempat sholat Id jika memungkinkan. Hal ini juga merupakan bagian dari meneladani Rasulullah SAW.
  • Saling Mengucapkan Selamat: Amalan sunnah lainnya yaitu saling mengucapkan selamat saat bertemu sanak saudara dengan ucapan seperti "Taqabbalallahu minna wa minkum" yang artinya semoga Allah menerima amalan kami dan kalian.
  • Menjaga Kebersihan dan Kerapian: Selain mandi dan memakai pakaian terbaik, menjaga kebersihan diri secara umum dan kerapian penampilan adalah bagian dari adab menghormati hari raya.

FAQ

1. Apakah mandi Idul Fitri wajib? Tidak, mandi Idul Fitri hukumnya sunnah yang dianjurkan sebelum melaksanakan sholat Id.

2. Kapan waktu terbaik untuk mandi sunnah Idul Fitri? Waktu terbaik adalah setelah sholat subuh atau mendekati waktu sholat Id.

3. Mengapa disunnahkan makan sebelum sholat Idul Fitri? Ini sebagai penanda bahwa puasa Ramadan telah berakhir dan umat Islam tidak lagi berpuasa pada hari tersebut.

4. Apakah pakaian baru wajib dipakai saat Idul Fitri? Tidak, pakaian tidak harus baru, tetapi harus bersih, rapi, dan terbaik yang dimiliki.

5. Bolehkah wanita memakai wewangian saat sholat Ied? Bagi wanita, penggunaan wewangian harus diperhatikan agar tidak berlebihan dan menarik perhatian non-mahram.

6. Apa hikmah menempuh jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang sholat Ied? Tujuannya agar umat Muslim dapat bertemu dengan banyak orang untuk mengucapkan salam dan bersilaturahmi.

7. Apa keutamaan utama mengikuti sunnah Rasulullah SAW? Keutamaan utamanya adalah mendatangkan ridho Allah SWT dan mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW.