Ramadan 2026 Makin Lancar, Ini Cara Sederhana Cukupi Cairan Seharian

Ramadan 2026 makin lancar dengan teknik 3-2-1. Cara sederhana penuhi cairan agar puasa tetap bugar dan tidak mudah lemas.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 04:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menjalani Ramadan 2026 dengan tubuh tetap bugar bukan hal yang mustahil. Kuncinya ada pada satu hal sederhana yang sering diabaikan, cukup minum air. Dokter Spesialis Gizi, dr. Cut Hafiah mengingatkan bahwa saat puasa Ramadhan, tubuh tetap membutuhkan cairan dalam jumlah yang cukup agar fungsi metabolisme dan konsentrasi tetap optimal.

"Saat puasa, tubuh tetap membutuhkan cairan yang cukup agar metabolisme dan konsentrasi tetap terjaga," ujar Cut Hafiah dalam acara Peluncuran Kampanye AQUVIVA 3-2-1 di Jakarta pada Kamis, 12 Februari 2026.

Menurutnya, banyak orang merasa lemas, pusing, hingga sulit fokus saat Ramadan bukan semata karena tidak makan, tapi karena asupan cairan yang kurang tepat. Dehidrasi ringan saja sudah bisa memengaruhi performa tubuh sepanjang hari.

Secara medis, orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 2 liter cairan per hari. Tantangannya, selama bulan Ramadan, waktu minum terbatas hanya dari berbuka hingga sahur.

"Jika tidak diatur dengan baik, kebutuhan cairan harian bisa tidak terpenuhi," tambahnya.

Jangan Minum Sekaligus

Cut menjelaskan bahwa tubuh tidak dirancang untuk menerima cairan dalam jumlah besar sekaligus. "Tubuh tidak bisa langsung menerima cairan dalam jumlah besar sekaligus, sehingga perlu diminum secara bertahap agar penyerapannya optimal," ujarnya.

Lambung memiliki kapasitas terbatas. Jika seseorang langsung minum terlalu banyak saat berbuka, energi tubuh justru terfokus pada proses pencernaan. Akibatnya, tubuh bisa terasa tidak nyaman dan lebih cepat lelah.

"Oleh sebab itu, pola minum yang terstruktur menjadi penting selama Ramadan," ujarnya.

Teknik 3-2-1 untuk Ramadan 2026

Salah satu cara sederhana yang bisa diterapkan adalah teknik 3-2-1. Pola ini mengacu pada konsumsi 3 botol air mineral ukuran 700 mililiter atau setara kurang lebih 2 liter air per hari.

Brand Manager AQUVIVA, Devi Chrisnatalia, menjelaskan, konsep ini dibuat agar masyarakat lebih mudah mengingat target minum selama puasa.

"3 botol berukuran 700 ml setara dengan 2 liter air untuk 1 hari, sehingga kebutuhan cairan tetap tercukupi selama puasa," ujar Devi 

Agar efektif, pembagiannya bisa dilakukan dalam tiga waktu utama:

  • Saat berbuka puasa untuk mengganti cairan yang hilang,
  • Setelah tarawih untuk membantu metabolisme, dan
  • Saat sahur sebagai cadangan hidrasi sebelum kembali berpuasa seharian.

"Pilihan waktu itu sangat penting. Kalau tidak diatur, energi bisa habis ke saluran cerna dan tubuh terasa lebih cepat lelah," tambah Cut Hafiah.

Dengan pola minum yang tepat, Ramadan 2026 bisa dijalani dengan tubuh lebih segar dan fokus tetap terjaga. Kuncinya sederhana, yaitu cukupkan cairan, atur waktunya, dan lakukan secara konsisten setiap hari.