Liputan6.com, Jakarta - Doa malam Nisfu Syaban merupakan untaian permohonan yang dipanjatkan umat Muslim dengan harapan agar Allah SWT menetapkan takdir yang baik dan memberikan perlindungan dari segala kemalangan. Bacaan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi menghidupkan malam pertengahan bulan Syaban di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Melalui doa ini, seorang hamba mengakui keterbatasan dirinya dan memohon keberkahan umur serta keluasan rezeki yang halal di sisi-Nya. Doa malam Nisfu Syaban yang akan dibahas ini merujuk pada kitab Kanzun Najah was-Surur karya Syekh Abdul Hamid Al-Qudus dan Ittihaf Sadat al-Muttaqin karya Imam Az-Zabidi.
Berikut Liputan6.com ulas lengkap bacaannya, Sabtu (31/1/2026).
Advertisement
Bacaan Lengkap Doa Malam Nisfu Syaban
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4275101/original/053459500_1672216526-islamic_prayer.jpg)
Memasuki malam yang mulia ini, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa secara utuh agar makna dan permohonannya tersampaikan secara sempurna kepada Sang Pencipta. Doa ini mengandung permintaan yang spesifik terkait penghapusan catatan buruk dalam Ummul Kitab untuk digantikan dengan catatan kebahagiaan.
Teks Arab
اللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِئِيْنَ، وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ، وَمَأْمَنَ الْخَائِفِيْنَ. اَللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُوْدًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ بِفَضْلِكَ شَقَاوَتِيْ وَحِرْمَانِيْ وَطَرْدِيْ وَإِقْتَارَ رِزْقِيْ، وَأَثْبِتْنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ، فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ الْمُنَزَّلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ: يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ. إِلٰهِيْ بِالتَّجَلِّي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ، الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيْمٍ وَيُبْرَمُ، أَنْ تَكْشِفَ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ مَا نَعْلَمُ وَمَا لَا نَعْلَمُ وَمَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Teks Latin
Allāhumma yā dzal manni wa lā yumannu ‘alaika, yā dzal jalāli wal ikrām, yā dzat thauli wal in‘ām. Lā ilāha illā anta zhahral lājīna, wa jāral mustajīrīna, wa ma’manal khā’ifīn. Allāhumma in kunta katabtanī ‘indaka fī ummil kitābi syaqiyyan aw mahrūman aw mathrūdan aw muqattaran ‘alayya fir rizqi, famhullāhumma bifadhlika syaqāwatī wa hirmānī wa thardī wa iqtāra rizqī, wa atsbitnī ‘indaka fī ummil kitābi sa‘īdan marzūqan muwaffaqan lil khairāt. Fa innaka qulta wa qaulukal haqqu fī kitābikal munazzali ‘alā lisāni nabiyyikal mursali: "Yamhullāhu mā yasyā’u wa yutsbitu wa ‘indahū ummul kitāb." Ilāhī bittajalliyal a‘zhami fī lailatin nishfi min syahri sya‘bānal mukarram, allatī yufraqu fīhā kullu amrin hakīmin wa yubram, an taksyifa ‘annā minal balā’i mā na‘lamu wa mā lā na‘lamu wa mā anta bihī a‘lam, innaka antal a‘azzul akram. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā muhammadin wa ‘alā ālihī wa shahbihī wa sallam.
Artinya
"Ya Allah, wahai Dzat yang memiliki anugerah dan tiada yang dapat memberi anugerah kepada-Mu, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai Dzat yang memiliki kekuasaan dan kenikmatan. Tiada Tuhan selain Engkau, tempat berlindung bagi orang-orang yang memohon perlindungan, tempat bernaung bagi orang-orang yang meminta perlindungan, dan tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkau telah mencatatkan aku di sisi-Mu dalam Ummul Kitab sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir, atau disempitkan rezekinya, maka hapuskanlah—dengan karunia-Mu—kecelakaanku, keterhalanganku, pengusiranku, dan kesempitan rezekiku. Tetapkanlah aku di sisi-Mu dalam Ummul Kitab sebagai orang yang bahagia, luas rezekinya, dan diberi taufik untuk melakukan kebaikan. Sesungguhnya Engkau telah berfirman—dan firman-Mu adalah benar—dalam Kitab-Mu yang diturunkan melalui lisan Nabi-Mu yang diutus: 'Allah menghapus apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya terdapat Ummul Kitab.' Tuhanku, dengan penampakan-Mu yang paling agung pada malam Nisfu Sya’ban yang mulia, yang pada malam itu dipisahkan dan ditetapkan segala urusan yang penuh hikmah, angkatlah dari kami bala (bencana) yang kami ketahui, yang tidak kami ketahui, dan yang hanya Engkau yang lebih mengetahui. Sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Mulia. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."
Advertisement
Keistimewaan Malam Nisfu Syaban
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3112742/original/001374400_1587956308-20200427-Masjid-Agung-Sanaa-4.jpg)
Malam ini dianugerahi berbagai fadhilah yang tidak ditemukan pada malam-malam lainnya, menjadikannya kesempatan emas untuk memperbaiki diri. Berikut adalah keistimewaannya.
1. Malam Pengampunan Dosa (Lailatul Maghfirah)
Allah SWT memberikan ampunan kepada mayoritas penduduk bumi pada malam ini kecuali bagi orang musyrik dan orang yang bermusuhan. Merujuk pada hadits riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah, rahmat Allah turun dengan sangat luas untuk menghapuskan dosa hamba-hamba-Nya sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Syu’abul Iman karya Imam al-Baihaqi.
2. Malam Dikabulkannya Doa
Setiap permintaan yang tulus di malam ini memiliki peluang besar untuk diijabah langsung oleh Sang Pencipta. Imam Syafi'i dalam Kitab al-Umm menekankan bahwa Nisfu Sya'ban adalah satu dari lima malam istimewa di mana doa-doa tidak akan tertolak. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa umat Islam sangat dianjurkan memanjatkan doa malam Nisfu Sya'ban.
3. Waktu Penyerahan Catatan Amal
Seluruh amalan manusia selama satu tahun dilaporkan dan diserahkan kehadirat Allah SWT pada periode bulan Sya'ban ini. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat An-Nasa'i bahwa Sya'ban adalah bulan di mana amal diangkat kepada Tuhan semesta alam.
4. Malam Penetapan Takdir Tahunan
Sebagian mufassir menyebutkan bahwa pada malam ini dilakukan rincian atas apa yang telah tertulis di Lauh Mahfuzh untuk setahun ke depan. Tafsir ini sering dikaitkan dengan makna surat Ad-Dukhan ayat 4 mengenai pemisahan segala urusan yang penuh hikmah.
5. Malam Pembebasan dari Api Neraka
Allah SWT membebaskan hamba-hamba-Nya dari siksa api neraka dalam jumlah yang sangat banyak, diibaratkan sebanyak bulu domba suku Bani Kalb. Hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi ini menggambarkan besarnya kasih sayang Tuhan pada malam tersebut. Momen ini sangat tepat digunakan untuk bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat (taubatan nasuha).
6. Malam Penuh Berkah (Lailah Mubarakah)
Keberkahan yang turun pada malam ini. Keutamaan ini menjadikan malam tersebut sebagai jembatan penting untuk menyucikan hati sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Banyak ulama dalam Kitab Lathaiful Ma'arif menyarankan peningkatan kualitas dzikir pada waktu ini.
7. Waktu Perubahan Nasib
Melalui doa yang khusyuk, seorang hamba memohon agar nasib buruknya diubah menjadi nasib yang baik di masa depan. Meskipun takdir adalah hak prerogatif Allah, doa diyakini mampu menjadi wasilah untuk mendapatkan kemurahan hati-Nya. Kesempatan ini mendorong umat untuk memperbanyak permohonan kebaikan dunia dan akhirat.
Amalan di Malam Nisfu Syaban
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3112740/original/038261400_1587956306-20200427-Masjid-Agung-Sanaa-2.jpg)
1. Membaca Surat Yasin Tiga Kali
Amalan ini dilakukan secara berurutan dengan niat memohon berkah umur, perlindungan dari musibah, serta ketetapan iman dan rezeki. Tradisi ini telah lama mengakar dan dijelaskan manfaatnya dalam kitab Kanzun Najah was-Surur sebagai bentuk istighatsah kolektif.
2. Membaca Doa Secara Sempurna
Memanjatkan doa malam Nisfu Sya'ban yang lengkap merupakan inti dari penghidupan malam tersebut setelah melaksanakan serangkaian dzikir. Doa ini berfungsi sebagai permohonan resmi seorang hamba untuk mendapatkan perlindungan dan kebahagiaan hidup.
3. Melaksanakan Shalat Sunnah Awabin dan Tahajud
Shalat sunnah setelah Maghrib serta shalat malam di sepertiga akhir malam sangat dianjurkan untuk menambah pahala. Walaupun tidak ada perintah shalat khusus bernama "Nisfu Sya'ban," namun shalat sunnah mutlak tetap memiliki kedudukan tinggi. Hal ini sesuai dengan anjuran umum untuk memperbanyak sujud di malam-malam mulia.
4. Memperbanyak Istighfar
Memohon ampunan sebanyak-banyaknya merupakan langkah membersihkan diri dari noda dosa sebelum laporan amal diserahkan. Allah SWT menjanjikan kemudahan bagi siapa saja yang rajin beristighfar, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surat Nuh. Amalan ini juga berfungsi sebagai penawar kerasnya hati.
5. Memperbanyak Kalimat Tauhid (Tahlil)
Mengucapkan la ilaha illallah secara berulang membantu memperteguh keimanan dan fokus kepada keesaan Allah. Para ulama tasawuf sering menggunakan malam ini untuk melakukan riyadhah atau latihan spiritual melalui dzikir lisan dan hati, sebagaimana dijelaskan dalam kitab al-Adzkar karya Imam Nawawi.
6. Puasa Sunnah Nisfu Sya'ban
Melaksanakan puasa pada hari ke-15 Sya'ban adalah amalan yang sangat baik untuk menyempurnakan ibadah malam hari. Rasulullah SAW menyukai berpuasa di bulan Sya'ban karena merupakan masa di mana amalan manusia sedang diperiksa. Puasa ini juga menjadi sarana melatih fisik untuk menghadapi puasa sebulan penuh di Ramadhan.
7. Memaafkan Sesama
Membersihkan hati dari dendam dan kebencian kepada saudara sesama Muslim adalah syarat mutlak diterimanya ampunan di malam ini. Perselisihan antarmanusia dapat menjadi penghalang bagi turunnya rahmat Allah meskipun seseorang telah beribadah semalaman.
Advertisement
FAQ
Apa hukum membaca doa malam Nisfu Sya'ban?
Hukumnya adalah sunnah (dianjurkan) sebagai bentuk ikhtiar dan pengagungan terhadap malam yang dimuliakan Allah.
Kapan waktu terbaik membaca doa ini?
Waktu terbaik adalah setelah shalat Maghrib secara berjamaah atau sendiri, dilanjutkan hingga waktu Isya dan sepertiga malam terakhir.
Apakah doa ini ada di dalam Al-Qur'an?
Doa ini disusun oleh para ulama dengan menyitir ayat Al-Qur'an (Surat Ar-Ra'd ayat 39) sebagai bagian dari permohonannya.
Bolehkah perempuan haid mengamalkan doa ini?
Boleh, perempuan haid tetap dapat berdzikir dan membaca doa ini tanpa harus menyentuh mushaf Al-Qur'an.
Kenapa harus membaca Surat Yasin 3 kali?
Ini adalah ijtihad para ulama untuk bertawasul dengan kemuliaan Al-Qur'an demi mendapatkan tiga keberkahan hidup utama.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4262146/original/085381500_1671090332-pexels-alena-darmel-8164382.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)
![Rieta Amilia dan geng artis peringati Nisfu Syaban. [IG: @rieta_amilia]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/kw-B9_QGK0hT_ZDVVI7JZggyVWQ=/300x180/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492710/original/084139300_1770182487-hl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4779722/original/080291100_1711003602-alarm-glass-water-near-fruits.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5082627/original/054307600_1736234976-1736231853819_apa-itu-nisfu-syaban.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4975448/original/020264400_1729564664-nisfu-syaban-adalah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490150/original/098329000_1770000559-Gemini_Generated_Image_pf6br7pf6br7pf6b.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133883/original/093519600_1739592116-1739589297861_arti-malam-nisfu-syaban.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3429248/original/019447900_1618459697-pexels-michael-burrows-7129429.jpg)