Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Rajab 2025, Panduan Ibadah Penuh Berkah

Simak lengkap jadwal puasa sunnah di bulan Rajab 2025, termasuk niat dan keutamaannya.

Diterbitkan 22 Desember 2025, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Rajab merupakan momen istimewa untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Banyak umat Islam memanfaatkan waktu ini untuk memperbanyak amalan sunnah. Mengetahui jadwal puasa sunnah di bulan Rajab 2025 menjadi hal penting agar ibadah dapat dijalankan dengan teratur.

Puasa sunnah di bulan Rajab tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga melatih kedisiplinan serta kesabaran. Pelaksanaan ibadah akan terasa lebih mudah jika dilakukan sesuai waktu yang tepat. Dengan adanya jadwal puasa sunnah di bulan Rajab 2025, umat Islam dapat mengatur aktivitas harian secara lebih seimbang.

Kesungguhan dalam mengisi Rajab dengan amal kebaikan menjadi bekal spiritual menuju bulan berikutnya. Informasi yang jelas mengenai waktu puasa sunnah tentu sangat membantu. Oleh karena itu, panduan jadwal puasa sunnah di bulan Rajab 2025 dapat menjadi referensi penting bagi umat Islam.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang jadwal puasa sunnah di bulan Rajab 2025, Senin (22/12/2025).

 

Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Rajab 2025

Bulan Rajab 1447 Hijriah dimulai pada 21 Desember 2025 dan berakhir 19 Januari 2026. Mengutip buku berjudul Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya (2015) oleh Khalifa Zain Nasrullah, Bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan suci). 

Puasa sunnah yang dapat dilakukan pada bulan Rajab adalah puasa sunnah secara umum (muthlaq), puasa Daud, puasa Senin dan Kamis, serta puasa Ayyamul Bidh (puasa pada hari-hari putih).

Puasa Awal Rajab 1447 H

Puasa sunnah awal Rajab dianjurkan pada tanggal 1–10 Rajab. Beberapa hari awalnya meliputi:

  • Minggu, 21 Desember 2025 (1 Rajab 1447 H)
  • Senin, 22 Desember 2025 (2 Rajab 1447 H)
  • Selasa, 23 Desember 2025 (3 Rajab 1447 H)

Puasa Senin–Kamis Rajab 1447 H (Desember 2025)

  • Senin, 22 Desember 2025
  • Kamis, 25 Desember 2025
  • Senin, 29 Desember 2025

Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1447 H

Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1447 H tidak jatuh di bulan Desember 2025, melainkan bergeser ke awal tahun berikutnya:

  • Sabtu, 3 Januari 2026
  • Minggu, 4 Januari 2026
  • Senin, 5 Januari 2026

Panduan Niat Puasa Sunnah Rajab

Mengutip buku berjudul Buku Praktis Ibadah (2025) oleh Irwan | Ahmad Jafar | Husain, berikut ini niat puasa sunna Rajab, puasa Senin- Kamis yang bisa dilakukan di bulan Rajab, dan puasa Ayyamul Bidh.

Niat Puasa Sunnah Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

( Nawaitu shauma hādzal yaum ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā )

Artinya: "Aku berniat puasa sunna Rajab hari ini karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya berniat puasa pada hari Senin sunnah karena Allah Ta‘ala."

Niat Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya berniat puasa pada hari Kamis sunnah karena Allah Ta‘ala."

Niat Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya berniat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang bercahaya) sunnah karena Allah Ta‘ala."

Keutamaan Melaksanakan Puasa di Bulan Rajab

1. Mendapat pahala berlipat ganda

Puasa di bulan Rajab dilakukan pada waktu yang dimuliakan, sehingga setiap amal kebaikan diyakini memiliki nilai pahala yang lebih besar di sisi Allah SWT.

2. Dijanjikan minuman dari Sungai Rajab di surga

Disebutkan bahwa orang yang berpuasa di bulan Rajab akan diberi minum dari Sungai Rajab di surga, yang airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu.

3. Penghapus dosa-dosa masa lalu

Puasa, khususnya pada tiga hari pertama bulan Rajab, diyakini dapat menjadi sarana penghapusan dosa-dosa yang telah lalu, selama disertai dengan niat yang tulus dan taubat.

4. Doa lebih mudah dikabulkan

Puasa yang disertai dengan sholat sunnah dan doa dipercaya menjadi waktu yang mustajab, sehingga permohonan kepada Allah SWT lebih berpeluang untuk dikabulkan.

5. Sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan

Melaksanakan puasa di bulan Rajab membantu melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan dalam beribadah.

6. Persiapan menyambut bulan suci Ramadan

Rajab menjadi momen awal untuk membangun kebiasaan ibadah yang baik, sehingga umat Islam lebih siap secara fisik dan spiritual ketika memasuki bulan Ramadan.

 

Puasa Rajab termasuk puasa sunnah mutlak. Mengutip buku berjudul, Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya (2015) oleh Khalifa Zain Nasrullah, puasa sunnah muthlaq memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

1. Dijauhkan dari api neraka

Abu Sa‘id al-Khudri ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Mengikuti sunnah Rasulullah saw.

Rasulullah saw. adalah teladan terbaik bagi umat Islam. Beliau telah memberikan contoh bahwa ketika keluarganya tidak memiliki makanan, beliau memilih untuk berpuasa. Oleh karena itu, saat seseorang tidak memiliki atau tidak mendapatkan makanan, melaksanakan puasa sunnah muthlaq pada hari tersebut berarti meneladani perbuatan Rasulullah saw.

Q & A Seputar Topik

Puasa Rajab berapa hari sebaiknya dilaksanakan?

Puasa Rajab adalah amalan sunnah tanpa batasan hari tertentu, bisa satu hari atau beberapa hari sesuai kemampuan, dan dianjurkan pada awal, pertengahan, akhir bulan, serta Senin, Kamis, dan Ayyamul Bidh.

Apa hukum puasa Rajab dalam Islam?

Hukum puasa Rajab secara umum adalah sunnah, karena Rajab termasuk bulan-bulan haram di mana amal saleh sangat dianjurkan.

Kapan 1 Rajab 1447 H jatuh pada tahun 2025?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2025 dari Kementerian Agama RI, 1 Rajab 1447 H diperkirakan jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.