8 Doa Agar Tenang Menghadapi Masalah, Seperti Dicontohkan Para Nabi

Doa merupakan sebuah kebutuhan rohani untuk jiwa manusia, menggambarkan ketiadakberdayaan seseorang tanpa adanya pertolongan dari sesama makhluk, terlebih dari Tuhannya

Diterbitkan 21 September 2025, 10:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tiap orang pasti pernah menghadapi masalah. Kerapkali muncul kegelisahan sehingga bukannya masalah selesai, yang ada masalah justru berlarut-larut. Dalam kondisi seperti itu, umat Islam sebaiknya memanjatkan doa agar tenang menghadapi masalah.

Mohammad Saifullah Al-Aziz, dalam buku Risalah Memahami Ilmu Tasawuf menyatakan bahwa doa adalah suatu realisasi penghambaan dan merupakan media komunikasi antara makhluk dengan Khaliknya, serta dicurahkan segala isi hati yang paling rahasia. Dengan berdoa, manusia merasa bertatap muka dengan Khaliknya serta memohon petunjuk maupun perlindungan.

"Doa merupakan sebuah kebutuhan rohani untuk jiwa manusia, menggambarkan ketiadakberdayaan seseorang tanpa adanya pertolongan dari sesama makhluk, terlebih dari Tuhannya," demikian Shanty Komalasari menjelaskan dalam jurnal Doa dalam perspektif Psikologi, dikutip dari proceedings.dokicti.org.

Menilik pentingnya doa untuk kejiwaan, berikut ini adalah doa-doa agar tenang saat menghadapi masalah. Doa ini merupakan doa para Nabi, mulai dari Rasulullah Muhammad SAW, Talut dan Nabi Musa ketika menghadapi masalah.

Doa-Doa Agar Hati Tenang Menghadapi Masalah

Merujuk jurnal berjudul 'Berdoa Mewujudkan Hati Menjadi Tenang Dalam Menghadapi Masalah' karya Risma Septiani Wahyu Kurnia dkk, pengaruh doa sangat berdampak pada psikologis manusia. Manusia dengan sifatnya yang lemah (dhoif) mudah sekali berkeluh kesah ketika di timpa ujian, padahal Allah telah menguji mereka agar dapat mendekatkan diri mereka kepada Allah.

"Allah tidak akan menguji manusia melebihi batasan kemampuannya, maka dalam menghadapi ujian hendaklah manusia mendekatkan diri kepada Allah, dan untuk meraih ketenangan jiwanya maka berdoa adalah salah satu solusinya," demikian dikutip dari proceedings.dokicti.org.

Berikut ini adalah doa-doa agar hati tenang saat menghadapi masalah:

1. Doa Penenang Hati Rasulullah SAW

Doa ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasai, Ibnu Sunni, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi.

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Latin: Yā hayyu, yā qayyūmu, bi rahmatika astaghītsu, ashlih lī sya’nī kullahū, wa lā takilnī ilā nafsī tharfata ‘aynin.

Artinya: Wahai Zat yang maha hidup dan maha kekal abadi, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Bawakanlah kemaslahatan pada segala urusanku. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap (HR An-Nasai, Ibnu Sunni, Al-Hakim, Al-Baihaqi).

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menganjurkan doa ini dibaca saat merasa berat menghadapi urusan hidup, karena di dalamnya ada inti tawakkal, doa, dan keteguhan hati.

2. Doa Penenang Hati Rasulullah Saat Hadapi Musuh di Bukit Uhud

Ahmad bin Amr bin Dhahak meriwayatkan doa yang kurang lebih serupa dari Rasulullah saw. Ia meriwayatkan bahwa doa ini merupakan permohonan yang paling sering dibaca Rasulullah saw pada saat saat menghadapi musuh di bukit Uhud.

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، اكْفِنِي كُلَّ شَيْءٍ وَلا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Artinya: Yā hayyu, yā qayyūmu, bi rahmatika astaghītsu, ikfinī kulla syay’in, wa lā takilnī ilā nafsī tharfata ‘aynin.

Artinya: Wahai Zat yang maha hidup dan maha kekal abadi, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Cukupilah aku dalam mengatasi segala urusan. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap (HR Ahmad bin Amr bin Dhahak).

Doa ini adalah permohonan kecukupan (istighâtsah) agar Allah mencukupi segala urusan. Menunjukkan pengakuan kelemahan diri, bahwa tanpa pertolongan Allah, manusia tidak mampu menghadapi apa pun. Membawa ketenangan hati karena yakin bahwa Allah yang mengatur, mencukupi, dan melindungi setiap urusan hamba.

3. Doa Memohon Pertolongan Allah Agar Tak Merasa Sendirian

Imam Bukhari dalam Kitab Al-Adabul Mufrad meriwayatkan doa untuk kesehatan mental, sebuah doa yang dibaca pada saat menghadapi kebuntuan dan masalah dan memerlukan jalan keluar.

اللهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُوْ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ لَا اِلَهَ اِلَّا أَنْتَ

Latin: Allāhumma, rahmataka arjū, wa lā takilnī ilā nafsī tharfata ‘aynin, ashlih lī sya’nī kullahū, lā ilāha illā anta.

Artinya: Ya Allah, kepada rahmat-Mu kuberharap. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap. Bawakanlah kemaslahatan pada segala urusanku. Tiada Tuhan selain Engkau (HR Bukhari dalam Kitab Al-Adabul Mufrad).

Dalam Tafsir Jami‘ al-Ahkam al-Qur’an, Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa Al-Qayyum berarti Allah yang mengurus semua makhluk tanpa butuh bantuan apa pun. Doa ini bermakna hamba menyerahkan seluruh urusannya kepada Allah, meyakini hanya Allah yang mampu mencukupi dan memperbaiki, serta menolak ketergantungan pada diri sendiri yang serba lemah.

4. Doa Memohon Ketenangan dan Dimudahkan Urusan

Doa Penenang Hati dari Nabi Muhammad SAW

اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ فُلَاناً كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ 

Latin: Allahumma Antal ‘Aziizul kabiir, wa ana ‘abdukadh dho’iifudz dzaliil Alladzii laa haula walaa quwwata illa bika. Allahuma sakhkhir lii fulaan (sebut nama orang yg di maksud) kama sakhkhorta Fir’aun li Musa, wa layyin lii qolbahu kamaa layyantal hadiid li Dawud. Fainnahu laa yantiqu illa bi idznika, naa shiyatuhu fii qobdlotika, wa qolbuhuu fii yadika, Jalla tsanaa u wajhika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: “Ya Allah bahwasanya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Besar. Dan sesungguhnya aku ini adalah hamba-Mu yang hina lagi lemah. Ya Allah mudahkanlah bagiku urusanku, sebagaimana Engkau mudahkan bagi urusan Fir’aun kepada Musa dan lunak hati manusia bagiku sebagaimana Engkau lunakkan besi bagi Nabi Daud. Engkaulah adalah sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik penolong, wahai Tuhan Yang Maha Hidup, Wahai Tuhan Yang Maha Penguasa, Wahai Tuhan Yang Punya Keagungan dan Kemuliaan, perkenanlah ya Allah.”

 

5. Doa Ketenangan saat Hadapi Utang

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَاَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَاَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَاَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّ جَالِ

Latin: Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal huzni, wal ajzi, wal kasali, wal bukhli, wal jubni, wal dholaid daini, wa gholabatir rijali.

Artinya: “Ya Tuhanku, aku berlindung pada-Mu dari rasa sedih serta duka cita ataupun kecemasan, dari rasa lemah serta kemalasan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan beban hutang serta tekanan orang-orang (jahat).”

 

6. Doa Talut Hadapi Tentara Jalut

Doa penenang hati ini juga pernah diamalkan oleh tentara Talut ketika melawan tentara Jalut. Kini ayat tersebut dijadikan doa penenang hati ketika ada masalah. Doa ini merupakan petikan Surat Al-Baqarah ayat 250.

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Latin: Rabbanā afrigh ʿalainā ṣabran wa ṡabbit aqdāmanā wanṣurnā ʿalāl-qaumil-kāfirīn.

Terjemahan: Ya Tuhan kami, curahkanlah kesabaran kepada kami, dan kokohkan pendirian kami, dan tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir'".

Imam Al-Qurthubi dalam Al-Jami‘ li Ahkam al-Qur’an menjelaskan bahwa lafaz "أفرغ علينا صبراً" artinya “curahkanlah kesabaran yang menyeluruh, meliputi hati dan jiwa kami.”

Doa ini menjadi contoh bahwa seorang mukmin ketika menghadapi kesulitan atau ketakutan harus meminta ketenangan hati melalui kesabaran dan keyakinan kepada Allah.

7. Doa Penenang Hati Nabi Musa

Doa penenang hati ketika ada masalah ini diamalkan oleh Nabi Musa ketika menghadapi Raja Firaun. Doa ini termaktub dalam surat Taha ayat 25-28.

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Latin: Rabbish-rahli sadri, wayassirli amri, wahlul 'uqdatam millisani, yafqahu qauli.

Artinya: "Wahai Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka paham ucapanku."

Dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim, Ibnu Katsir mengatakan doa ini Nabi Musa panjatkan ketika Allah memerintahkannya berdakwah kepada Fir’aun.“Lapangkanlah dadaku” bermakna memohon ketenangan hati, hilangnya rasa takut, dan diberi keberanian menghadapi tantangan.“Mudahkanlah urusanku” artinya meminta agar semua rintangan dimudahkan oleh Allah. 

8. Doa agar Tenang Terhindar Gelisah

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ

Latin: Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma’innah, tu’minu biliqā-ika, wa tardhā bi qadhā-ika, wataqnau bi ‘athā-ika.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang tenang karena-Mu, yang beriman dengan perjumpaan dengan-Mu, yang ridha terhadap ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.” (HR Thabrani)

Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Jami’ al-‘Ulum wal-Hikam menjelaskan bahwa doa ini adalah permohonan agar Allah menjadikan hati seorang mukmin berada pada derajat an-nafs al-muthma’innah, yaitu hati yang tenang dengan dzikrullah, sebagaimana disebut dalam QS. Al-Fajr: 27–28.

People also Ask

1. Baca doa apa biar hati dan pikiran tenang?

Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu'minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna'u bi 'atho-ika. Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepadaMu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridho dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu.” (HR Thabrani).

2. Apa doa agar masalah cepat selesai?

Allahumma lã sahla illa mã ja'altahu sahla wa anta taj'alul hazna idzã syi'ta sahla. Artinya: “Ya Allah, tiada suatu kemudahan kecuali Engkau jadikan mudah, dan Engkau yang menjadikan kesedihan (kesulitan), apabila Engkau menghendaki pasti akan menjadi mudah.”

3. Apa bacaan yang dibaca ketika merasa takut dan khawatir?

Lafal Doa Mohon Dihindarkan Dari Rasa Cemas

Allahumma inni a'udzubika minal hammi wal huzni, wal ajzi, wal kasali, wal bukhli, wal jubni, wal dholaid daini, wa gholabatir rijali.

4. Apa doa terbaik untuk situasi sulit?

Doa Ketika Menghadapi Masalah yang Menumpuk. Allahumma laka al-hamdu wa ilaika al-musytaka wa anta al-musta'aanu, wala haula wala quwwata illa billahi al-aliyyi al-adziimi. Artinya: Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji, hanya kepada-Mu Zat yang dimintai pertolongan. Dan Engkaulah yang bisa diminta pertolongan.