Liputan6.com, Jakarta - Hujan yang saat ini mulai turun di sejumlah daerah membuat aktivitas mencuci pakaian jadi lebih merepotkan. Baju yang biasanya bisa kering dalam beberapa jam justru tetap lembap meskipun sudah dijemur sejak pagi. Dalam kondisi kering pun, cuaca mendung juga menyulitkan karena pakaian tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup.
Masalahnya bukan hanya pakaian yang lama kering, tetapi juga munculnya bau apek yang membuatnya kurang nyaman dipakai. Agar hal tersebut tidak terjadi, Anda bisa menerapkan beberapa cara mengeringkan pakaian saat cuaca mendung, mulai dari mengurangi kadar air setelah mencuci hingga mengatur posisi jemuran supaya sirkulasi udara tetap lancar.
1. Peras Pakaian Semaksimal Mungkin Sebelum Dijemur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389158/original/022973500_1793697947-cf79fd3b-0953-43d0-b16b-acc3135a1e7c.jpg)
Salah satu cara paling sederhana untuk mempercepat pengeringan pakaian adalah mengurangi kandungan air sejak awal. Semakin banyak air yang tertinggal di dalam serat kain, semakin lama waktu yang dibutuhkan pakaian untuk kering, terutama saat udara sedang lembap.
Jika Anda menggunakan mesin cuci, coba gunakan fitur spin atau pengering tambahan untuk mengeluarkan sisa air. Untuk pakaian yang dicuci menggunakan tangan, peras secara perlahan sesuai karakteristik bahannya agar tidak merusak serat kain. Jangan sampai memeras kain terlalu keras pada pakaian berbahan halus seperti sutra dan rajutan tertentu.
Anda juga bisa menggunakan handuk kering untuk membantu menyerap kelebihan air pada pakaian tebal. Caranya, letakkan pakaian di atas handuk, gulung keduanya, kemudian tekan perlahan agar sebagian air berpindah ke handuk. Metode ini bisa membantu mengurangi kelembapan sebelum pakaian dipindahkan ke jemuran.
Advertisement
2. Jangan Menjemur Pakaian Terlalu Rapat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389159/original/027201400_1793697947-2bc74753-2991-429a-b489-4593b0fa9af2.jpg)
Kebiasaan menggantung banyak pakaian dalam satu tempat memang terasa praktis, terutama ketika jumlah cucian sedang menumpuk. Namun, cara tersebut justru bisa memperlambat proses pengeringan karena udara sulit bergerak di antara pakaian.
Berikan jarak yang cukup antara satu pakaian dan lainnya. Usahakan kain tidak saling menempel, terutama pada bagian yang tebal seperti lengan, kerah, dan lipatan celana. Dengan begitu, udara dapat menjangkau lebih banyak permukaan kain sehingga kelembapan lebih mudah menguap.
Gunakan jemuran bertingkat atau gantungan baju apabila ruang yang tersedia terbatas. Pakaian yang digantung menggunakan hanger juga cenderung memiliki bentuk lebih terbuka dibandingkan ketika dilipat pada tali jemuran. Dikutip dari BC Hydro mengenai teknik mengeringkan pakaian dengan cara digantung turut menyarankan pemberian jarak antar jemuran agar aliran udara membantu mempercepat pengeringan.
3. Manfaatkan Kipas Angin untuk Mempercepat Pengeringan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389160/original/030546400_1793697947-35061c7c-dd0e-4e83-8077-a0b20a72eb86.jpg)
Tidak adanya sinar matahari bukan berarti pakaian tidak bisa kering. Anda tetap dapat memanfaatkan pergerakan udara untuk mempercepat penguapan air dari kain, salah satunya menggunakan kipas angin.
Letakkan kipas dengan jarak yang aman dari jemuran, kemudian arahkan kipas agar aliran udaranya bisa mengenai pakaian secara merata. Jangan mengarahkan kipas pada satu titik, karena pakaian lain mungkin tidak mendapatkan sirkulasi udara yang cukup.
Jika memungkinkan, sesekali ubah posisi pakaian agar bagian depan dan belakang mendapatkan aliran udara. Cara ini cukup praktis untuk diterapkan di rumah tanpa harus membeli perangkat pengering khusus.
Advertisement
4. Pilih Lokasi Menjemur yang Memiliki Sirkulasi Udara Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389161/original/034331600_1793697947-1774f8cc-1971-4cb5-abef-5bc79ae1ac9f.jpg)
Ketika cuaca mendung, lokasi menjemur menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Hindari menempatkan jemuran di sudut ruangan yang tertutup, pengap, atau terlalu dekat dengan tumpukan barang.
Pilih area yang memiliki aliran udara cukup lancar, misalnya teras beratap, balkon, atau ruangan dekat jendela yang bisa dibuka ketika kondisi di luar memungkinkan. Teras beratap juga dapat menjadi pilihan karena pakaian terlindungi dari hujan langsung tanpa sepenuhnya kehilangan akses terhadap udara luar.
Apabila harus mengeringkan pakaian di dalam rumah, perhatikan pula kelembapan ruangan. Aktivitas mengeringkan pakaian di dalam ruangan dapat menambah kelembapan udara. Karena itu, ventilasi yang baik diperlukan untuk mengurangi penumpukan uap air.
5. Cuci Pakaian pada Pagi Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389162/original/037652400_1793697947-562a6784-f991-4ab6-a077-d8e41e99b5fe.jpg)
Waktu mencuci ternyata juga bisa memengaruhi kesempatan pakaian untuk mengering. Ketika cucian baru selesai pada malam hari, pakaian mungkin harus menunggu lebih lama sebelum mendapatkan kondisi pengeringan yang mendukung.
Agar lebih baik, lakukan kegiatan mencuci pada pagi hari. Setelah selesai dibilas, segera pindahkan pakaian ke tempat jemuran agar tidak terlalu lama berada dalam keadaan basah.
Waktu tersebut memberikan kesempatan lebih panjang bagi pakaian untuk mengering sepanjang hari. Meskipun matahari tidak selalu muncul, perubahan suhu dan pergerakan udara pada siang hari dapat membantu proses penguapan air dari kain.
Advertisement
6. Pisahkan Pakaian Tebal dan Tipis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389163/original/041069700_1793697947-5b065894-9d4d-45ad-948d-e55d3d7ef0f4.jpg)
Mencampurkan seluruh pakaian dalam satu area jemuran terkadang membuat proses pengeringan menjadi kurang merata. Pakaian berbahan tipis mungkin sudah kering, sedangkan handuk, jaket, dan celana berbahan tebal masih menyimpan banyak kelembapan.
Triknya, coba kelompokkan pakaian berdasarkan ketebalan bahannya. Anda bisa menggantung pakaian tipis di bagian jemuran yang memiliki aliran udara baik, dan pakaian tebal bisa ditempatkan di area yang lebih leluasa agar sirkulasi udara tidak terhalangi.
Pakaian seperti jeans, jaket, dan handuk juga sebaiknya dibentangkan atau digantung dengan posisi terbuka. Jika bagian tertentu masih terasa basah, ubah posisi pakaian agar bagian tersebut mendapatkan aliran udara lebih banyak.
7. Gunakan Dehumidifier jika Kelembapan Ruangan Tinggi
Jika Anda cukup sering mengeringkan pakaian di dalam rumah, penggunaan dehumidifier bisa dipertimbangkan. Perangkat ini berfungsi mengurangi kandungan uap air di udara sehingga membantu menciptakan kondisi ruangan yang lebih mendukung proses pengeringan.
Dehumidifier cukup berguna ketika cuaca hujan berlangsung selama beberapa hari dan tidak tersedia area jemuran luar ruangan yang memadai. Tempatkan perangkat sesuai petunjuk penggunaan dan kapasitas ruangan agar dapat bekerja secara optimal.
Namun, penggunaan alat ini sebaiknya tetap disertai ventilasi yang memadai. Pengendalian kelembapan, ventilasi, dan penggunaan kipas pembuangan udara juga penting untuk mencegah masalah akibat kondisi ruangan yang terlalu lembap.
Advertisement
8. Jangan Langsung Melipat Pakaian yang Masih Lembap
Pakaian yang terlihat kering pada bagian luar belum tentu benar-benar kering hingga ke bagian dalam. Hal ini sering terjadi pada bahan tebal, terutama di bagian lipatan, saku, jahitan, dan kerah.
Sebelum menyimpan pakaian, periksa beberapa bagian tersebut dengan menyentuhnya menggunakan tangan. Jika masih terasa dingin, lembap, atau memiliki aroma kurang sedap, sebaiknya lanjutkan proses pengeringan.
Kebiasaan menyimpan pakaian dalam kondisi lembap sebaiknya dihindari karena lingkungan penyimpanan yang lembap dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme penyebab bau. Bakteri dan jamur merupakan salah satu penyebab utama bau tidak sedap pada pakaian, sementara proses pengeringan yang lambat dapat meningkatkan risiko munculnya aroma tersebut.
9. Segera Cuci Ulang Pakaian yang Sudah Terlanjur Bau Apek
Bagaimana jika pakaian sudah terlanjur mengeluarkan aroma apek meskipun sebelumnya sudah dicuci? Jangan langsung menyemprotkan parfum atau pewangi pakaian untuk menutupi baunya.
Cara tersebut hanya memberikan aroma sementara dan belum tentu mengatasi penyebab bau pada kain. Sebaiknya cuci kembali pakaian menggunakan deterjen sesuai takaran yang dianjurkan, kemudian pastikan proses pembilasan berjalan dengan baik.
Setelah selesai dicuci, segera jemur pakaian menggunakan teknik pengeringan yang lebih optimal. Jika mesin cuci memiliki fitur putaran tambahan, manfaatkan untuk mengurangi sisa air sebelum pakaian dijemur.
Periksa juga kebersihan tabung mesin cuci secara berkala. Sisa deterjen, kotoran, dan kelembapan di dalam mesin dapat menjadi salah satu sumber masalah aroma pada cucian.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Mengeringkan Pakaian saat Cuaca Mendung
1. Apakah pakaian bisa kering tanpa sinar matahari?
Bisa. Pakaian tetap dapat mengering melalui proses penguapan air meskipun tidak terkena sinar matahari langsung. Sirkulasi udara, suhu lingkungan, dan tingkat kelembapan ruangan menjadi beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan pengeringan.
2. Apakah kipas angin bisa membuat pakaian cepat kering?
Bisa. Kipas angin membantu menggerakkan udara di sekitar kain sehingga proses penguapan air berlangsung lebih cepat. Pastikan pakaian tidak saling menempel agar aliran udara dapat menjangkau seluruh permukaannya.
3. Mengapa pakaian tetap bau apek meskipun sudah dicuci?
Bau apek dapat muncul akibat aktivitas bakteri dan jamur yang berkaitan dengan kelembapan, proses pencucian, maupun penyimpanan pakaian. Cucian yang terlalu lama berada dalam keadaan basah juga berisiko mengembangkan aroma tidak sedap.
4. Bolehkah menjemur pakaian di dalam kamar?
Sebaiknya hindari jika tersedia pilihan lain. Mengeringkan pakaian di dalam kamar dapat meningkatkan kelembapan ruangan, terutama jika ventilasinya buruk. Jika terpaksa, gunakan kipas atau ventilasi yang memadai dan jangan menumpuk jemuran.
5. Bagaimana cara mengeringkan jeans saat cuaca mendung?
Kurangi kadar air jeans terlebih dahulu menggunakan putaran tambahan mesin cuci sesuai petunjuk perawatan kain. Setelah itu, gantung menggunakan hanger atau jemuran dengan posisi terbuka, lalu tempatkan di area yang memiliki sirkulasi udara baik. Anda juga bisa menggunakan kipas angin untuk membantu mempercepat pengeringannya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388810/original/006254700_1793683157-Screenshot_2026-11-03_115910.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389127/original/019922200_1793697179-dd22240a-065b-4e17-9416-98698b6c37e5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333102/original/021901200_1787731829-pexels-yuanda-darian-shen-429147904-32543475.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388855/original/056394000_1793686209-Lush_Modern_Porch_Entrance.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389128/original/061644500_1793697440-03869298-7b44-4cb0-b178-db69b50d3ab2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570615/original/072982300_1777533295-Panen_Jamur_Kuping.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3294289/original/092617500_1605155518-pexels-cliff-booth-4057333.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389277/original/012892500_1793702896-feadc895-94ea-42db-9c6e-68acffa0a801.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389185/original/051131100_1793698792-ilustrasi_dapur_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3973757/original/078134400_1648108341-pexels-erik-karits-3743859.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154066/original/023634500_1741330260-top-view-spices-wooden-background.jpg)