Cara Mengatasi Ulat Bulu di Pohon secara Manual, Alami, dan Aman

Cara mengatasi ulat bulu di pohon lewat pangkas sarang, semprotan alami, Bt, hingga insektisida, lengkap dengan tips aman untuk pemula.

Diterbitkan 03 November 2026, 18:40 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ulat bulu yang muncul di pohon bisa membuat penghuni rumah merasa terganggu. Jika dibiarkan, ulat bisa menyebar dan merusak daun hingga membuatnya pohon tampak gundul. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir hama tersebut, melalui pemangkasan pohon hingga pengusiran menggunakan campuran bahan-bahan alami. Jika serangannya cukup banyak, pengendalian bisa dilanjutkan dengan menggunakan Bacillus thuringiensis (Bt).

Sebenarnya, penggunaan insektisida kimia bisa dipertimbangkan setelah cara lain tidak memberikan hasil. Berikut cara mengatasi ulat bulu di pohon, dirangkum Liputan6.com, Selasa (3/11/2026).

1. Cara Mengatasi Ulat Bulu di Pohon dengan Memangkas Sarang dan Telur

Merujuk University of Maryland Extension, ulat bulu sebenarnya lebih mudah dikendalikan saat masih muda. Pada tahap ini, penggunaan insektisida organik atau berisiko rendah, termasuk Bt, bisa lebih efektif karena bahan tersebut bekerja pada ulat yang masih berada dalam tahap awal pertumbuhan.

Cara mekanis adalah langkah pertama yang paling murah dan tidak meninggalkan residu. Banyak pemilik pekarangan memilih cara mengatasi ulat bulu di pohon ini karena hasilnya langsung terlihat, terutama untuk pohon mangga atau pohon buah lain di halaman rumah. 

1. Pakai pelindung diri:

  • Kenakan sarung tangan, baju lengan panjang, dan masker. Mengutip Clemson Cooperative Extension, bulu ulat bisa menyebabkan iritasi pada mata dan mulut, sehingga kamu disarankan mencuci tangan setelah memegangnya atau memakai sarung tangan pelindung. 

2. Pilih waktu yang tepat:

  • Lakukan pemangkasan pagi atau sore hari, saat ulat sedang berkumpul di sarangnya.

3. Pangkas cabang bersarang:

  • Potong ranting yang dipenuhi sarang atau gulungan daun berisi ulat. Untuk sarang yang tinggi, gunakan galah dan jangan memanjat tanpa pengaman. 

4. Rendam dalam air sabun:

  • Seperti yang diberitakan NC State Extension, mengendalikan ulat bisa sesederhana memungutnya dari tanaman lalu menjatuhkannya ke ember berisi air sabun. 

5. Buang kelompok telur:

  • Periksa batang dan ranting secara rutin. Sebagaimana disampaikan University of Arkansas Extension, memangkas cabang yang berisi kelompok telur sebelum menetas dapat membantu menekan populasi ulat pada tahun berikutnya. 

6. Hindari membakar sarang:

  • Pengasapan masih sering dilakukan, tetapi jangan sampai api menyentuh pohon. Membakar sarang dengan obor tidak disarankan karena mudah merusak pohon. Sebagaimana dilaporkan The Seattle Times, pemangkasan sebaiknya dilakukan pagi hari atau petang ketika ulat kembali ke sarangnya. Jika kamu memangkas sarang pada siang hari, sarang itu kemungkinan besar sudah kosong.

2. Cara Mengatasi Ulat Bulu di Pohon dengan Bahan Alami

Bahan alami cocok kalau serangannya masih ringan dan kamu ingin menjaga lingkungan sekitar tetap aman. Dalam praktiknya, cara mengatasi ulat bulu di pohon ini memanfaatkan bahan dapur dan musuh alami ulat. Panduan lengkap untuk membasmi ulat bulu secara alami juga bisa kamu pelajari sebagai referensi tambahan.

1. Siapkan ekstrak bawang putih:

  • Haluskan bawang putih, campur dengan air dan sedikit sabun cuci piring, lalu saring. Semprotkan ke daun yang dimakan ulat. 

2. Gunakan minyak nimba:

  • Larutkan minyak nimba dengan air dan sedikit sabun agar menempel di daun. Merujuk Plantix, semprotan ekstrak nimba (Azadirachta indica) dapat menurunkan populasi ulat. 

3. Taburkan abu gosok:

  • Taburkan abu gosok di tanah sekitar pangkal pohon untuk menghalangi ulat yang turun atau merayap naik.

4. Robek sarang agar predator masuk:

  • Sebagaimana dikutip dari Clemson Cooperative Extension, sarang ulat bisa cukup dirobek dengan tongkat agar musuh alami dapat menjangkau ulat di dalamnya. Burung, kepik pemangsa, dan tawon juga membantu mengendalikan populasinya.

5. Tanam pohon yang beragam:

  • Hindari menanam satu jenis pohon saja di satu area supaya ulat tidak mudah menemukan tanaman inangnya. Kementerian Pertanian melalui laman Cybext juga menyarankan pengendalian dengan agensia hayati seperti Metarhizium sp., Beauveria sp., atau Verticillium sp. Selain itu, kementerian ini menekankan pentingnya mengembalikan keseimbangan rantai makanan agar predator ulat tidak berkurang.

3. Cara Mengatasi Ulat Bulu di Pohon Memakai Bt dan Insektisida

Kalau serangannya sudah masif dan daun habis dengan cepat, kamu perlu cara yang lebih kuat. Pada tahap ini, cara mengatasi ulat bulu di pohon bisa memakai agen hayati Bt atau insektisida, asalkan sesuai dosis di label.

1. Cek ukuran ulat terlebih dahulu:

  • Mengacu pada Gardener's Path, Bt efektif untuk ulat kecil yang panjangnya di bawah satu inci (sekitar 2,5 cm), tetapi kurang efektif saat ulat makin besar. 

2. Semprot Bt di daun sekitar sarang:

  • Bt baru bekerja jika termakan oleh ulat. Berdasarkan panduan UC IPM, Bt hanya membunuh ulat yang memakan daun yang disemprot, dan penyemprotan kedua sekitar 7-10 hari kemudian dianjurkan karena daya tahannya singkat.

3. Pertimbangkan spinosad untuk pohon kecil:

  • Sebagaimana diungkapkan Mississippi State University Extension, wabah ulat pada pohon kecil bisa dikendalikan dengan produk berbahan aktif spinosad menggunakan alat semprot yang sesuai.

4. Semprot dengan tekanan cukup:

  • Lindungi sarang dengan baik. Insektisida harus disemprotkan dengan tekanan yang cukup agar menembus sarang dan menjangkau ulat di dalamnya.

5. Serahkan pohon tinggi ke profesional:

  • Panduan Washington State University menyebut pemilik rumah sebaiknya tidak menyemprot daun pohon yang lebih tinggi dari 10 kaki (sekitar 3 meter) dan perlu berkonsultasi dengan penyedia jasa pestisida komersial.

Perlu diingat, insektisida kimia sebaiknya hanya dipakai jika serangan sudah sangat masif dan berisiko menimbulkan kerugian besar. Bt juga punya batasan, karena bahan ini sangat spesifik untuk ulat, tetapi harus termakan bersama daun dan bisa membahayakan spesies kupu-kupu lain.

Kapan Ulat Bulu di Pohon Perlu Dibasmi?

Tidak semua serangan ulat bulu harus langsung disemprot. Sebagaimana disampaikan NYBG, pohon gugur daun yang sehat biasanya bisa bertahan dan menumbuhkan daun baru, bahkan tahan 2-3 tahun kehilangan daun, walau vigor dan ketahanannya akan melemah.

Pohon biasanya mampu bertahan dari satu musim dimakan ulat, tetapi jika daunnya terus habis selama dua hingga tiga tahun, hal itu bisa menyebabkan ranting atau cabang mati dan membuat pohon lebih rentan. Berikut kondisi yang menandakan kamu perlu segera bertindak:

1. Pohon masih muda:

  • Pohon yang baru ditanam satu hingga dua tahun belum punya cadangan energi yang cukup untuk pulih. 

2. Daun habis dalam beberapa hari:

  • Kalau ulat datang bergerombol dan daun cepat gundul, kerusakannya tergolong serius.

3. Serangan terjadi berulang:

  • Pohon yang daunnya habis setiap tahun akan makin lemah. 

4. Pohon buah produktif:

  • Pohon seperti mangga butuh banyak daun untuk menghasilkan buah.

5. Dekat area aktivitas keluarga:

  • Pohon di dekat teras atau tempat bermain anak berisiko membuat penghuni rumah gatal-gatal. 

6. Pohon sedang stres:

  • Pohon yang sedang kekeringan atau sakit lebih sulit pulih setelah daunnya dimakan ulat.

Tips singkat: pantau pohon secara rutin, terutama saat pergantian musim. Suhu yang meningkat dan ketidakseimbangan alam bisa memicu ledakan populasi ulat bulu.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ulat Bulu di Pohon

Apakah ulat bulu bisa membuat pohon mati?

Jarang terjadi pada pohon dewasa yang sehat, karena umumnya pohon bisa menumbuhkan daun baru. Risikonya lebih tinggi pada pohon muda, pohon yang sedang stres, atau pohon yang daunnya habis bertahun-tahun.

Apa yang harus dilakukan jika kulit terkena bulu ulat?

Jangan digaruk. Angkat sisa bulu dengan selotip, lalu cuci kulit dengan air dan sabun. Kamu bisa membaca langkah pertolongan pertama saat terkena ulat bulu, dan segera ke dokter jika muncul bengkak atau sesak napas.

Kapan waktu terbaik menyemprot pohon yang diserang ulat bulu?

Semprotlah saat ulat masih kecil dan aktif makan. Pagi atau sore hari biasanya ideal karena ulat sedang berkumpul dan sinar matahari belum terlalu terik.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6