Liputan6.com, Jakarta - Kayu di rumah bisa rusak tanpa terlihat dari luar sama sekali. Tanda kayu dimakan kutu kayu dari dalam sering baru disadari setelah kerusakan sudah parah dan sulit diperbaiki. Banyak pemilik rumah baru sadar saat furnitur atau kusen tiba-tiba runtuh, patah, atau ambruk sendiri tanpa sebab yang jelas.
Serangan dari dalam ini berbeda dengan kerusakan kayu pada umumnya yang biasa terlihat kasat mata. Permukaan kayu bisa tetap terlihat mulus dan rapi, padahal bagian dalamnya sudah berongga habis dimakan. Proses ini berjalan pelan, diam-diam, dan sulit diketahui tanpa pemeriksaan langsung dan teliti.
Mengenali tanda kayu dimakan kutu kayu dari dalam sejak awal bisa menghemat biaya perbaikan yang jauh lebih besar di kemudian hari. Berikut ini adalah tujuh ciri yang perlu diperhatikan yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (21/10/2026).
Advertisement
1. Kayu Terdengar Berongga Saat Diketuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378518/original/085860500_1792548248-e56094e6-9936-49cd-9f8f-406eb95c1cdd.jpg)
Cara paling mudah mengecek kondisi kayu adalah dengan mengetuknya pelan menggunakan jari atau benda tumpul ringan. Kayu sehat menghasilkan bunyi padat dan tegas setiap kali diketuk. Kayu yang sudah dimakan dari dalam menghasilkan bunyi lebih nyaring, ringan, dan terdengar kosong di bagian tengahnya.
Bunyi berongga ini muncul karena bagian dalam kayu sudah habis dimakan, sementara lapisan luar masih tersisa dan tampak utuh. Lapisan luar berfungsi seperti cangkang tipis yang menutupi kerusakan di baliknya. Itu sebabnya kerusakan sering tidak terlihat dari luar meski sudah cukup parah.
Pengecekan ini bisa dilakukan sendiri tanpa alat khusus dan tanpa biaya tambahan. Ketuk beberapa titik berbeda pada kayu, lalu bandingkan bunyi yang dihasilkan satu sama lain. Kalau ada bagian yang terdengar berbeda dari sekitarnya, kemungkinan besar bagian itu sudah dimakan dari dalam.
Advertisement
2. Permukaan Kayu Rapuh dan Mudah Hancur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378519/original/093244000_1792548248-2d0d9c17-62c7-4cdc-8629-7099a4e4ebca.jpg)
Kayu yang masih kuat terasa keras dan padat saat ditekan dengan jari atau alat lain. Kayu yang sudah dimakan dari dalam terasa lunak dan mudah hancur meski tampilan luarnya masih terlihat utuh. Tekanan ringan dengan obeng atau benda tumpul sudah cukup membuat permukaannya retak atau pecah.
Kerapuhan ini terjadi karena struktur kayu di bagian dalam sudah habis dimakan sedikit demi sedikit selama beberapa waktu. Yang tersisa hanya lapisan tipis di permukaan luar. Lapisan tipis ini tidak lagi kuat menahan beban seperti kayu utuh pada umumnya sebelum terserang.
Kondisi ini biasanya lebih dulu ditemukan di bagian kayu yang jarang terlihat, seperti bawah furnitur atau sisi kusen yang menempel dinding. Pemeriksaan berkala pada bagian tersembunyi seperti ini membantu menemukan masalah lebih cepat sebelum kerusakan menyebar ke bagian kayu lainnya.
3. Muncul Serbuk Halus di Sekitar Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378520/original/001333800_1792548249-2d0d9c17-62c7-4cdc-8629-7099a4e4ebca.jpg)
Serbuk kayu yang muncul tanpa sebab jelas di lantai, rak, atau ambang jendela sering menjadi tanda awal yang mudah diabaikan. Serbuk ini berasal dari aktivitas makan di dalam kayu yang terbawa keluar lewat celah kecil atau lubang halus di permukaan.
Bentuk serbuk bisa berbeda-beda tergantung jenis hama yang menyerang kayu tersebut. Ada yang berbentuk butiran halus menyerupai pasir, ada pula yang mirip serbuk gergaji kasar. Warnanya biasanya cokelat muda hingga cokelat tua, mengikuti warna asli kayu yang sedang dimakan.
Serbuk semacam ini sering ditemukan di bawah furnitur, dekat kusen pintu, atau di sekitar kaki meja kayu yang jarang dipindahkan. Kalau serbuk terus muncul lagi setelah dibersihkan berulang kali, itu tanda aktivitas di dalam kayu masih berlangsung dan belum berhenti.
Advertisement
4. Muncul Lubang-Lubang Kecil di Permukaan Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378521/original/007044800_1792548249-09c6f273-e58e-4d32-83e8-09d42d299fbd.jpg)
Lubang kecil berdiameter beberapa milimeter sering muncul di permukaan kayu yang sudah lama diserang dari dalam. Lubang ini menjadi jalan keluar bagi hama dewasa setelah menyelesaikan masa hidupnya di dalam serat kayu selama beberapa waktu.
Jumlah lubang bisa terus bertambah seiring waktu kalau serangan di dalam kayu tidak segera dihentikan. Posisinya sering tersebar tidak beraturan di permukaan kayu, berbeda dengan lubang paku atau sekrup yang biasanya rapi, sejajar, dan terpasang sengaja.
Lubang-lubang kecil ini menjadi penanda bahwa proses di dalam kayu sudah berjalan cukup lama tanpa disadari. Semakin banyak lubang yang muncul di satu area, semakin besar pula kemungkinan kerusakan di bagian dalam kayu sudah meluas ke sekitarnya.
5. Muncul Terowongan atau Jalur di Dalam Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378522/original/012645000_1792548249-a698af64-eda7-42aa-b0ce-f148fcec2668.jpg)
Kalau kayu yang rusak dibelah, dipotong, atau terkelupas, sering terlihat jalur-jalur kecil menyerupai terowongan sempit di dalamnya. Jalur ini terbentuk dari aktivitas makan yang terus bergerak mengikuti serat kayu dari satu titik ke titik lain secara perlahan.
Terowongan semacam ini biasanya tidak terlihat sama sekali dari luar karena tertutup rapat oleh lapisan kayu yang masih utuh. Baru terlihat jelas saat kayu patah, pecah, atau sengaja dibongkar untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Pola terowongan ini bisa menjadi petunjuk arah dan sumber awal serangan pada kayu. Kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah atau berada di area lembap biasanya memiliki pola terowongan lebih banyak dibanding bagian kayu lain di sekitar rumah.
Advertisement
6. Pintu atau Jendela Kayu Terasa Macet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378523/original/017530800_1792548249-7b1e9639-2bcd-444b-bd2b-52a4287a50f9.jpg)
Pintu atau jendela kayu yang tiba-tiba sulit dibuka padahal sebelumnya terasa normal bisa menjadi tanda tersembunyi yang mudah terlewat. Kerusakan di dalam kayu membuat bentuknya sedikit berubah secara perlahan, sehingga ukurannya tidak lagi pas dengan bingkai di sekitarnya.
Selain perubahan bentuk, kelembapan dari aktivitas di dalam kayu juga bisa ikut memengaruhi kondisi ini seiring waktu. Kelembapan yang terperangkap membuat kayu sedikit mengembang di beberapa bagian, terutama di sekitar engsel, rangka, atau sambungan kayu lainnya.
Kondisi semacam ini sering dianggap masalah biasa akibat cuaca atau usia kayu yang sudah lama. Padahal, kalau disertai tanda lain seperti serbuk halus atau bunyi berongga saat diketuk, kemungkinan besar penyebabnya adalah serangan hama dari dalam kayu.
7. Terdengar Suara Halus dari Dalam Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378524/original/022166100_1792548249-8b47aea7-6965-46f7-8cd2-66b5dc40e98d.jpg)
Pada malam hari atau saat suasana rumah benar-benar sepi, kadang terdengar suara halus seperti gemeresik dari balik dinding kayu atau furnitur. Suara ini berasal dari aktivitas yang sedang berlangsung di dalam kayu, meski sumbernya tidak selalu mudah dikenali dengan cepat.
Suara ini umumnya lemah dan baru terdengar jelas saat kondisi ruangan benar-benar tenang tanpa gangguan suara lain. Banyak orang baru menyadarinya setelah tanda lain seperti serbuk kayu atau lubang kecil juga mulai bermunculan di sekitarnya.
Kalau suara ini terdengar berulang kali dari titik yang sama, ada baiknya bagian kayu tersebut diperiksa lebih dekat dan menyeluruh. Penanganan yang dilakukan lebih awal bisa mencegah kerusakan menyebar ke bagian kayu lain di sekitarnya.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Tanda Kayu Dimakan Kutu Kayu dari Dalam
1. Apa penyebab utama kayu dimakan dari dalam? Penyebab utamanya adalah hama pemakan kayu yang hidup dan berkembang biak di dalam serat kayu, terutama pada bagian kayu yang lembap, jarang terkena sinar matahari, dan jarang diperiksa secara rutin oleh pemilik rumah.
2. Apakah kayu yang sudah dimakan dari dalam masih bisa diselamatkan? Kayu dengan kerusakan ringan masih berpeluang diperbaiki dengan penanganan yang tepat dan cepat. Kayu dengan kerusakan parah biasanya perlu diganti karena struktur di dalamnya sudah tidak kuat lagi menopang beban.
3. Bagian rumah mana yang paling rawan terkena serangan ini? Bagian yang paling rawan adalah kusen, rangka atap, furnitur kayu, dan area kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah atau dinding lembap, karena kondisi tersebut disukai hama pemakan kayu.
4. Berapa lama proses kayu bisa rusak dari dalam? Proses ini bisa berlangsung dari beberapa bulan hingga lebih dari satu tahun, tergantung jenis hama yang menyerang dan tingkat kelembapan kayu di lokasi tersebut sepanjang waktu.
5. Apa langkah awal yang bisa dilakukan saat menemukan tanda-tanda ini? Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memeriksa seluruh bagian kayu di sekitarnya, menjaga kayu tetap kering, dan segera menghubungi jasa pemeriksaan hama kalau tanda-tanda terus berulang dan tidak kunjung membaik.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378600/original/015963400_1792553835-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4751478/original/019919400_1708694702-Gus_Iqdammmm.ok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378214/original/055597900_1792492609-Screenshot_2026-10-20_171752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378517/original/075693000_1792548248-72d0ab6b-e2c2-4dff-b98e-7170b0d8a2b8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378494/original/041212500_1792544443-d6d77b99-fe93-44a0-b05e-d70f675a566b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474951/original/024024100_1768545126-cara_mengatasi_kutu_daun_pada_tanaman_cabai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378269/original/000803700_1792495222-91d41539-44d5-40f2-9c9e-62e6aa28251f.jpg)