Liputan6.com, Jakarta Cara stek pohon mangga dilakukan dengan memotong batang atau pucuk yang sehat, lalu menumbuhkannya menjadi bibit baru yang sifatnya identik dengan pohon induk. Metode ini memanfaatkan potongan batang setengah berkayu, hormon perangsang akar, serta media tanam yang lembap tetapi tidak becek.
Prinsipnya mirip dengan cara stek tanaman pada umumnya, hanya saja mangga tergolong lebih sulit berakar. Karena itu, keberhasilan cara stek pohon mangga sangat ditentukan oleh pemilihan bahan, kelembapan udara, dan kesabaran selama beberapa minggu.
Stek batang mangga tergolong metode perbanyakan yang menantang karena keberhasilan pembentukan akar dipengaruhi oleh umur dan jenis bahan stek, kondisi lingkungan, serta perlakuan selama proses perakaran. Penelitian yang dipublikasikan dalam Acta Horticulturae oleh International Society for Horticultural Science menunjukkan bahwa suhu media dan varietas mangga turut memengaruhi keberhasilan perakaran stek di bawah kabut air.
Advertisement
Persiapan Alat dan Bahan Stek Pohon Mangga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379523/original/023713200_1792636831-4c641f79-f761-4afa-bae3-fa7412d67df1.jpg)
Tahap pertama dalam cara stek pohon mangga adalah menyiapkan alat dan bahan yang tepat supaya potongan batang tidak gampang membusuk. Persiapan yang rapi ikut menentukan seberapa besar peluang stek membentuk akar.
-
Pilih pohon induk yang sehat: Ambil cabang dari pohon mangga dewasa yang bebas hama serta sudah pernah berbuah, sebab bahan seperti ini punya cadangan makanan lebih untuk merangsang akar.
-
Gunakan alat potong steril: Siapkan gunting pangkas atau pisau tajam yang sudah disterilkan agar sayatan bersih, luka cepat menutup, dan penyakit tidak mudah masuk.
-
Tentukan ukuran potongan: Pilih batang setengah berkayu sepanjang 15-20 cm dengan ketebalan sekitar 1-2 cm, karena potongan pendek biasanya lebih mudah berakar dibanding yang terlalu panjang.
-
Sediakan hormon perangsang akar: Gunakan hormon berbahan IBA dalam bentuk bubuk maupun gel, atau alternatif alami seperti madu, bawang merah, dan air kelapa.
-
Racik media tanam: Campur pasir, perlit, dan kompos atau sekam bakar agar media gembur, sanggup menahan lembap, tetapi tetap memiliki drainase baik.
-
Siapkan pot dan sungkup: Sediakan pot berlubang serta plastik transparan atau sungkup untuk menjaga kelembapan di sekitar stek.
Berdasarkan studi yang dimuat dalam Journal of Horticultural Science, stek yang diambil dari bibit muda memberikan persentase perakaran paling tinggi, sedangkan peluang berakar cenderung menurun seiring bertambahnya umur pohon induk. Teknik dasarnya sejalan dengan beragam tanaman buah yang bisa ditanam dari batang.
Advertisement
Cara Stek Pohon Mangga di Media Tanah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379524/original/066992900_1792636831-f05e5ef2-a2ea-4ed1-9d67-b4bf22f2fb2b.jpg)
Menanam langsung di media tanah adalah cara stek pohon mangga yang paling umum diterapkan pekebun rumahan. Metode ini menuntut kelembapan stabil supaya akar terbentuk sebelum batang kehabisan cadangan air.
-
Potong miring 45 derajat: Iris pangkal batang secara miring pada sudut 45 derajat memakai alat steril untuk memperluas bidang serap air dan memicu munculnya akar.
-
Kurangi jumlah daun: Buang daun di bagian bawah dan sisakan dua hingga tiga lembar di pucuk agar penguapan berkurang serta energi terpusat ke pembentukan akar.
-
Olesi hormon perangsang akar: Celupkan pangkal batang ke hormon IBA atau perangsang alami, lalu ketuk perlahan untuk membuang kelebihan bahan.
-
Tancapkan ke media: Buat lubang pada media, tanam pangkal stek sedalam 5-7 cm sehingga minimal satu ruas terbenam, kemudian padatkan bagian sekitarnya.
-
Pasang sungkup plastik: Tutup stek dengan plastik transparan dan beri dua sampai tiga lubang kecil sebagai sirkulasi udara untuk mencegah tumbuhnya jamur.
-
Simpan di tempat teduh terang: Letakkan di lokasi dengan cahaya terang tidak langsung dan jauhkan dari sinar matahari sore yang terik.
-
Siram secukupnya: Jaga media tetap lembap, bukan becek, dengan penyiraman ringan setiap empat sampai lima hari sekali.
Mengutip publikasi di National Center for Biotechnology Information (NCBI), konsentrasi IBA sekitar 3 mg/L menghasilkan tingkat perakaran mangga tertinggi, yaitu di kisaran 66 persen, dengan akar mulai muncul setelah kurang lebih empat minggu. Langkah dasarnya tidak jauh berbeda dengan stek tanaman untuk pemula lainnya.
Cara Stek Pohon Mangga dengan Media Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379525/original/097098600_1792636831-3ff94377-c8db-4169-a66d-68502ee93ca8.jpg)
Selain tanah, cara stek pohon mangga juga bisa memakai media air yang lebih bersih sekaligus memudahkan pemantauan pertumbuhan akar. Cara ini cocok bagi pemula yang ingin menyaksikan langsung proses keluarnya akar.
-
Ambil pucuk aktif berdaun: Pilih pucuk batang mangga yang masih aktif tumbuh dan berdaun, lalu potong pangkalnya secara miring dengan pisau bersih.
-
Buang daun bagian bawah: Sisakan beberapa helai daun di atas supaya bagian yang terendam tidak membusuk di dalam air.
-
Rendam dalam air bersih: Masukkan pangkal batang ke wadah berisi air bersih sedalam beberapa sentimeter dan pastikan daun tidak ikut terendam.
-
Tambahkan perangsang alami: Sertakan potongan bawang merah atau air kelapa sebagai sumber auksin alami untuk memancing pertumbuhan akar.
-
Ganti air secara rutin: Perbarui air setiap dua sampai tiga hari agar tetap jernih dan bebas dari bakteri maupun jamur yang merusak akar.
-
Pindahkan setelah berakar: Begitu akar tumbuh sepanjang 2-5 cm, pindahkan stek ke media tanah dengan hati-hati supaya akar muda tidak patah.
Bawang merah kerap dipakai sebagai perangsang akar alami karena mengandung senyawa allicin dan auksin yang membantu memicu perakaran sekaligus melindungi luka sayatan dari infeksi. Bahan dapur semacam ini juga populer pada cara cangkok kelengkeng, sementara air kelapa dan hormon auksin alami lain juga dimanfaatkan seperti saat menanam bunga kenanga dari stek.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Stek Pohon Mangga
Apakah pohon mangga bisa diperbanyak dengan stek?
Bisa, tetapi mangga termasuk tanaman yang sulit berakar dari stek sehingga tingkat keberhasilannya relatif rendah tanpa kelembapan tinggi dan hormon perangsang akar. Karena itu banyak pekebun memadukannya dengan cangkok atau sambung, seperti terlihat pada beragam pohon buah yang cepat berbuah dari bibit stek.
Berapa lama stek pohon mangga tumbuh akar?
Waktu berakar bervariasi, umumnya beberapa minggu hingga beberapa bulan, dan cenderung lebih lama dibanding stek jambu atau lemon. Selama menunggu, jaga kelembapan serta hindari memindahkan stek terlalu sering agar akar muda tidak rusak, mirip prinsip pada menanam buah tin dari stek.
Apa perangsang akar alami yang bagus untuk stek mangga?
Beberapa bahan alami yang umum dipakai adalah bawang merah, air kelapa, madu, dan lidah buaya karena mengandung senyawa yang membantu pembentukan akar. Bahan-bahan ini bekerja mirip fitohormon alami yang juga bermanfaat untuk berbagai tanaman bunga yang bisa diperbanyak dengan stek batang.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2214828/original/012272500_1526406975-pemadan_karhutla_sinar_mas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379564/original/094454500_1792638131-Gemini_Generated_Image_qeffymqeffymqeff.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1295184/original/070904600_1469165488-sabun_cuci_piring_2_copy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557972/original/055318700_1776400486-Ide_Budidaya_Ikan_Vertikal_di_Lahan_Sempit_yang_Mudah_Dijalankan_untuk_Pensiunan_Model_Kolam_Terpal_Bertingkat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372110/original/065484300_1791867682-01M4SRN3B7P9F5SRF7QE6X6D6C.jpg)