10 Cara Menghilangkan Bau Sepatu di Dalam Lemari agar Tetap Segar dan Tidak Apek

Cara menghilangkan bau sepatu di dalam lemari dengan bahan sederhana, mulai dari baking soda, arang aktif, hingga menjaga sirkulasi udara.

Diterbitkan 11 September 2026, 20:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bau sepatu yang tidak sedap kerap menjadi masalah yang mengganggu kenyamanan dan rasa percaya diri. Tak hanya menempel pada sepatu, aroma tersebut juga dapat menyebar ke dalam lemari. Karena itu, penting mengetahui cara menghilangkan bau sepatu di dalam lemari, terutama jika sepatu sering disimpan dalam keadaan lembap atau lemari kurang mendapatkan sirkulasi udara.

Bau sepatu umumnya berkaitan dengan keringat, kelembapan, serta aktivitas mikroorganisme seperti bakteri yang hidup di lingkungan lembap. Kaki memiliki banyak kelenjar keringat sehingga bagian dalam sepatu dapat menjadi tempat berkumpulnya kelembapan. Ketika sepatu langsung dimasukkan ke lemari setelah digunakan, kondisi tersebut dapat membuat bau semakin kuat dan bertahan lebih lama.

Karena itu, cara menghilangkan bau sepatu di dalam lemari tidak cukup hanya dengan memberikan pewangi. Sepatu perlu dibersihkan dan dikeringkan, sementara bagian dalam lemari juga harus dijaga agar tetap bersih dan tidak lembap. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (11/9/2026).

1. Bersihkan dan Keringkan Sepatu Terlebih Dahulu

Langkah pertama untuk menghilangkan bau sepatu adalah mengatasi sumber baunya. Jangan langsung menyimpan sepatu yang baru digunakan ke dalam lemari, terutama jika bagian dalamnya terasa lembap akibat keringat.

Lepaskan tali dan insole jika memungkinkan, kemudian angin-anginkan sepatu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Insole dapat dikeluarkan agar bagian dalam sepatu lebih cepat kering. Untuk sepatu yang bisa dicuci, bersihkan menggunakan air dan sabun atau deterjen ringan sesuai petunjuk perawatan bahan.

Setelah dibersihkan, pastikan sepatu benar-benar kering sebelum kembali disimpan. Menjemur sepatu di tempat yang terkena cahaya matahari juga dapat membantu mengurangi kelembapan dan mendukung pengendalian mikroorganisme. Namun, hindari paparan matahari berlebihan pada material tertentu yang mudah rusak atau berubah warna.

2. Gunakan Baking Soda untuk Menyerap Bau

Baking soda atau soda kue menjadi salah satu bahan rumahan yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi bau pada sepatu. Bahan ini dapat membantu menyerap kelembapan sekaligus menetralkan sebagian senyawa asam yang berkontribusi terhadap bau.

Caranya cukup mudah. Taburkan sedikit baking soda ke bagian dalam sepatu dan diamkan selama beberapa jam atau semalaman. Setelah itu, keluarkan seluruh bubuk sebelum sepatu digunakan kembali.

Untuk sepatu berbahan kulit, sebaiknya jangan menaburkan baking soda secara langsung tanpa memastikan kesesuaiannya dengan material. Sebagai alternatif, masukkan baking soda ke dalam kantong kain tipis atau kaus kaki bersih, kemudian letakkan di dalam sepatu.

3. Manfaatkan Kantong Teh Kering

Kantong teh kering juga dapat digunakan sebagai penyerap aroma dan kelembapan ringan di dalam sepatu. Pilih kantong teh yang benar-benar kering, lalu masukkan satu atau dua kantong ke dalam masing-masing sepatu. Diamkan semalaman saat sepatu tidak digunakan. Setelah itu, keluarkan kantong teh sebelum sepatu dipakai.

Cara ini praktis dilakukan secara rutin, tetapi tetap perlu diingat bahwa kantong teh bukan pengganti pembersihan sepatu. Jika sumber bau berasal dari keringat dan kotoran yang menumpuk, sepatu tetap perlu dicuci atau dibersihkan secara menyeluruh.

4. Masukkan Arang Aktif ke Dalam Sepatu

Arang aktif dikenal memiliki kemampuan menyerap berbagai molekul penyebab aroma tidak sedap sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi bau. Gunakan arang aktif yang ditempatkan dalam kantong kain atau wadah yang memungkinkan udara bersirkulasi.

Letakkan di dalam sepatu ketika sedang tidak digunakan dan simpan sepatu di tempat yang kering. Arang aktif juga dapat ditempatkan di dalam lemari sepatu untuk membantu mengendalikan aroma yang sudah terlanjur menyebar.

5. Gunakan Koran untuk Mengurangi Kelembapan

Koran bekas dapat menjadi solusi sederhana ketika sepatu terasa lembap setelah digunakan. Remas atau gulung beberapa lembar koran, kemudian masukkan ke dalam sepatu. Kertas membantu menyerap sebagian kelembapan dari bagian dalam sepatu. Diamkan selama beberapa jam dan ganti dengan kertas baru jika sudah terasa lembap.

Cara ini paling efektif sebagai langkah sementara setelah sepatu digunakan. Setelah kelembapannya berkurang, sepatu tetap sebaiknya diangin-anginkan sebelum dimasukkan ke dalam lemari.

6. Bersihkan Bagian Dalam Lemari

Jika bau sudah menyebar ke dalam lemari, membersihkan sepatu saja belum tentu cukup. Kosongkan terlebih dahulu rak atau bagian lemari yang digunakan untuk menyimpan sepatu.

Lap permukaan rak, dinding bagian dalam, dan sudut lemari menggunakan kain bersih. Jika material lemari memungkinkan, gunakan larutan pembersih yang sesuai. Setelah dibersihkan, biarkan pintu lemari terbuka sampai bagian dalamnya benar-benar kering.

Hindari memasukkan kembali sepatu ketika lemari masih lembap. Kondisi lembap justru dapat membuat aroma apek muncul kembali.

7. Letakkan Penyerap Bau di Dalam Lemari

Setelah lemari dibersihkan, gunakan bahan penyerap kelembapan atau bau untuk membantu menjaga kondisi di dalamnya. Arang aktif dan produk penyerap kelembapan seperti gel silika dapat ditempatkan di sudut lemari atau di sekitar rak sepatu.

Pastikan produk penyerap kelembapan digunakan sesuai petunjuk dan diganti atau dikeringkan kembali jika memang dirancang untuk penggunaan berulang.

Bahan beraroma seperti pewangi lemari juga dapat digunakan, tetapi fungsinya lebih banyak untuk memberikan aroma segar. Pewangi tidak menggantikan langkah membersihkan sepatu dan mengurangi sumber kelembapan.

8. Beri Sirkulasi Udara pada Lemari

Sirkulasi udara menjadi salah satu kunci agar bau sepatu tidak kembali. Jika memungkinkan, gunakan rak sepatu terbuka atau hindari menumpuk terlalu banyak sepatu dalam satu ruang tertutup.

Sesekali buka pintu lemari agar udara di dalamnya berganti. Sepatu yang sering digunakan juga sebaiknya tidak langsung disimpan setelah dipakai. Angin-anginkan terlebih dahulu hingga bagian dalamnya kering.

Lemari yang terlalu penuh dapat membuat udara sulit bergerak dan membuat kelembapan lebih mudah terperangkap. Karena itu, beri sedikit ruang di antara sepatu agar udara dapat bersirkulasi.

9. Ganti atau Bersihkan Insole Secara Berkala

Insole merupakan salah satu bagian sepatu yang sering bersentuhan langsung dengan kaki dan menyerap keringat. Jika sudah lama digunakan, bagian ini dapat menjadi salah satu sumber bau.

Keluarkan dan bersihkan insole sesuai petunjuk perawatan. Jika sudah terlalu aus atau baunya sulit dihilangkan meskipun sudah dibersihkan, menggantinya dengan yang baru dapat menjadi pilihan.

Membersihkan atau mengganti insole secara berkala dapat membantu menjaga bagian dalam sepatu tetap segar sekaligus mengurangi penumpukan keringat dan kotoran.

10. Cegah Bau Sepatu Kembali Muncul

Setelah bau berhasil dikurangi, langkah berikutnya adalah mencegahnya kembali. Jaga kebersihan kaki dengan mencucinya menggunakan sabun dan air, kemudian keringkan terutama di sela-sela jari. Gunakan kaus kaki bersih setiap hari dan pilih bahan yang membantu menyerap keringat.

Rotasi penggunaan sepatu juga dapat membantu. Jika memiliki lebih dari satu pasang, gunakan secara bergantian sehingga setiap sepatu memiliki waktu untuk mengering sebelum digunakan kembali.

Hindari menyimpan sepatu dalam keadaan basah atau lembap. Jika sepatu terkena hujan, keringkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke rak. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga sepatu dan lemari tetap bebas dari bau tidak sedap.

Pertanyaan Seputar Cara Menghilangkan Bau Sepatu di Dalam Lemari

Apa penyebab utama bau sepatu?

Bau sepatu umumnya disebabkan oleh kombinasi keringat kaki dan aktivitas bakteri atau jamur yang berkembang biak di dalam sepatu, terutama jika sepatu disimpan dalam kondisi lembap dan kurang sirkulasi udara. Kaki memiliki kelenjar keringat yang banyak, dan keringat yang bercampur dengan mikroorganisme ini menghasilkan senyawa berbau tidak sedap.

Bagaimana cara menghilangkan bau sepatu menggunakan baking soda?

Taburkan 1-2 sendok makan baking soda secara merata ke dalam setiap sepatu setelah digunakan, lalu diamkan semalaman (8-12 jam). Baking soda akan menyerap kelembapan dan menetralkan asam penyebab bau. Keesokan harinya, buang sisa baking soda sebelum sepatu dipakai kembali. Hindari penggunaan langsung pada sepatu kulit karena dapat membuatnya kering.

Apakah menjemur sepatu di bawah sinar matahari efektif menghilangkan bau?

Ya, menjemur sepatu di bawah sinar matahari langsung selama beberapa jam sangat efektif. Sinar ultraviolet dari matahari memiliki sifat antibakteri alami yang membantu membunuh bakteri penyebab bau dan mengurangi kelembapan secara alami.

Bagaimana cara mencegah bau sepatu di dalam lemari?

Pencegahan meliputi menjaga kebersihan kaki, menggunakan kaus kaki bersih setiap hari, merotasi sepatu agar ada waktu kering, memilih sepatu berbahan berventilasi baik, dan selalu menyimpan sepatu dalam keadaan kering. Selain itu, pastikan lemari memiliki sirkulasi udara yang baik dan rutin membersihkan rak sepatu.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6