Liputan6.com, Jakarta - Botol bekas detergen 700 ml dapat dimanfaatkan sebagai pot praktis untuk berkebun di rumah. Ada banyak tanaman yang cocok ditanam di botol bekas detergen 700 ml, mulai dari tanaman herbal, sayuran daun, hingga media persemaian bibit. Cara ini juga membantu mengurangi limbah plastik.
Ukurannya yang ringkas membuat botol bekas detergen 700 ml ideal untuk diletakkan di teras, balkon, jendela, atau sudut rumah dengan lahan terbatas. Agar tanaman tumbuh optimal, pastikan botol memiliki lubang drainase dan gunakan media tanam yang gembur serta kaya nutrisi.
Artikel Liputan6.com, Selasa (21/7/2026), ini akan membahas tanaman yang cocok ditanam di botol bekas detergen 700 ml. Dengan perawatan sederhana seperti penyiraman rutin, pemberian pupuk, dan paparan sinar matahari yang cukup, tanaman dapat tumbuh subur sekaligus mempercantik area rumah.
Advertisement
1. Microgreens
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564071/original/028632800_1776925151-unnamed__46_.jpg)
Microgreens menjadi pilihan terbaik untuk ditanam di botol bekas deterjen 700 ml karena tidak membutuhkan ruang akar yang luas. Berbagai jenis benih seperti sawi, brokoli, lobak, bunga matahari, hingga kacang hijau dapat tumbuh dengan baik dalam wadah kecil.
Masa panennya juga sangat singkat, sekitar 7–14 hari setelah semai. Kandungan vitamin dan antioksidannya cukup tinggi sehingga cocok dijadikan pelengkap salad, sandwich, maupun berbagai hidangan sehat sehari-hari.
Advertisement
2. Seledri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553366/original/015297000_1775963356-tanaman_seledri.jpg)
Seledri termasuk tanaman yang memiliki sistem perakaran relatif pendek sehingga dapat tumbuh optimal di botol bekas deterjen berkapasitas 700 ml. Wadah ini cukup untuk menopang satu rumpun seledri hingga siap dipanen.
Tanaman membutuhkan media tanam yang gembur, penyiraman secara rutin, serta paparan sinar matahari selama beberapa jam setiap hari. Daunnya dapat dipetik sedikit demi sedikit tanpa mencabut tanaman sehingga pertumbuhannya tetap berlanjut.
3. Daun Bawang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302929/original/093477700_1784613543-15415908669113652464.jpeg)
Daun bawang sangat cocok dibudidayakan di botol bekas deterjen 700 ml, baik berasal dari biji maupun sisa pangkal daun bawang yang digunakan di dapur. Ukuran wadah sudah cukup untuk mendukung pertumbuhan akar dan menghasilkan daun baru secara terus-menerus.
Penyiraman dilakukan secara teratur agar media tetap lembap, sedangkan pemberian pupuk organik ringan setiap beberapa minggu dapat membantu daun tumbuh lebih hijau, segar, dan lebat.
Advertisement
4. Kemangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290052/original/054798800_1783422241-tookapic-basil-932079_1280.jpg)
Kemangi merupakan tanaman herbal yang dapat tumbuh baik dalam wadah kecil selama memperoleh sinar matahari yang cukup. Botol bekas deterjen 700 ml mampu menopang satu tanaman kemangi dengan ukuran yang tetap kompak sehingga cocok diletakkan di teras, balkon, maupun dekat jendela.
Pucuk daun dapat dipanen secara rutin untuk lalapan atau campuran masakan. Semakin sering dipangkas, tanaman umumnya akan menghasilkan lebih banyak cabang dan daun baru.
5. Mint
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341040/original/079746600_1757302692-TANAMAN_MINT.jpg)
Mint memiliki karakter pertumbuhan yang cepat dan akar yang tidak terlalu dalam, sehingga masih nyaman ditanam di botol bekas deterjen 700 ml. Tanaman ini menyukai media tanam yang lembap namun memiliki drainase yang baik agar akar tidak membusuk.
Daunnya dapat dipanen secara berkala sebagai bahan teh, minuman segar, atau pelengkap makanan. Pemangkasan rutin juga membantu menjaga bentuk tanaman tetap rapi dan mendorong munculnya tunas baru.
Advertisement
6. Peterseli
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486218/original/076065800_1769580553-peterseli__5_.jpg)
Peterseli menjadi salah satu tanaman bumbu yang cocok dibudidayakan di wadah berukuran kecil karena pertumbuhan akarnya relatif tidak agresif. Botol bekas deterjen 700 ml cukup untuk menopang satu tanaman hingga menghasilkan daun yang lebat.
Letakkan tanaman di tempat yang memperoleh cahaya matahari pagi, kemudian lakukan penyiraman secukupnya agar media tidak terlalu kering. Daunnya dapat dipanen sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan memasak sehari-hari.
7. Kucai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2938941/original/068131800_1571051530-chives-1031315_960_720.jpg)
Kucai memiliki bentuk rumpun yang kompak sehingga sangat sesuai ditanam di botol bekas deterjen berukuran 700 ml. Tanaman ini tidak membutuhkan media tanam yang terlalu luas, tetapi tetap memerlukan nutrisi dan penyiraman secara rutin agar pertumbuhannya optimal.
Daun kucai bisa dipotong berkali-kali tanpa mencabut akarnya. Setelah dipanen, tanaman akan kembali menghasilkan daun baru sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Advertisement
8. Sukulen dan Kaktus Mini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290085/original/031861200_1783424529-de103dbf-d41c-40de-808c-684c4efd2d1d.jpg)
Botol bekas deterjen 700 ml juga dapat diubah menjadi pot unik untuk sukulen maupun kaktus mini. Kedua jenis tanaman ini memiliki kebutuhan media tanam yang sedikit serta tidak memerlukan penyiraman terlalu sering.
Dengan menambahkan beberapa lubang drainase di bagian bawah botol, akar tetap terjaga dari risiko pembusukan. Pot hasil daur ulang ini juga dapat dicat atau dihias sehingga menjadi dekorasi menarik untuk meja kerja, teras, maupun sudut rumah.
9. Bibit Sayuran (Persemaian)
Botol bekas deterjen 700 ml sangat efektif dimanfaatkan sebagai wadah persemaian berbagai jenis sayuran, seperti cabai, tomat, terong, kubis, brokoli, hingga sawi. Ukurannya cukup untuk mendukung pertumbuhan bibit selama beberapa minggu pertama sebelum dipindahkan ke pot yang lebih besar.
Selain menghemat biaya, penggunaan botol bekas juga membantu mengurangi limbah plastik rumah tangga. Bibit biasanya siap dipindahkan ketika telah memiliki 4–6 helai daun sejati.
Advertisement
10. Lidah Buaya Mini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5354685/original/010858200_1758262214-ruam_5.jpg)
Lidah buaya mini dapat tumbuh dengan baik di botol bekas deterjen 700 ml karena memiliki ukuran yang relatif kecil dan tidak membutuhkan banyak media tanam. Gunakan campuran tanah berpasir atau media khusus sukulen agar air tidak menggenang di sekitar akar.
Penyiraman cukup dilakukan ketika media mulai mengering. Selain mudah dirawat, tanaman ini mampu mempercantik ruangan sekaligus menjadi pilihan tanaman hias yang praktis untuk lahan terbatas.
Tips Menanam di Botol Bekas Deterjen 700 ml
1. Bersihkan Botol hingga Benar-Benar Bebas Deterjen
Sebelum digunakan sebagai pot, cuci botol bekas deterjen beberapa kali menggunakan air mengalir hingga tidak ada lagi sisa sabun maupun aroma deterjen. Jika perlu, rendam botol selama beberapa jam agar residu lebih mudah hilang. Langkah ini penting untuk mencegah bahan kimia yang tersisa mengganggu pertumbuhan akar dan mengurangi risiko tanaman mengalami kerusakan sejak awal.
2. Buat Lubang Drainase yang Cukup
Lubangi bagian bawah botol sebanyak 5–8 titik menggunakan paku panas atau bor kecil. Drainase yang baik akan membantu mengalirkan kelebihan air sehingga media tanam tidak becek. Kondisi media yang terlalu basah dapat menyebabkan akar membusuk, memicu pertumbuhan jamur, dan membuat tanaman lebih rentan terserang penyakit.
3. Gunakan Media Tanam yang Gembur
Campurkan tanah, kompos, dan sekam bakar atau cocopeat dengan perbandingan yang seimbang agar media tetap gembur dan mudah menyerap air. Media tanam yang ringan membuat akar lebih leluasa berkembang meskipun ruang di dalam botol terbatas. Hindari menggunakan tanah liat yang padat karena dapat menghambat pertumbuhan akar.
4. Pilih Tanaman Berakar Pendek
Botol bekas deterjen berkapasitas 700 ml lebih cocok digunakan untuk tanaman yang memiliki sistem perakaran dangkal, seperti seledri, daun bawang, kemangi, mint, hingga berbagai jenis microgreens. Hindari menanam tanaman berukuran besar atau berakar dalam karena ruang tumbuh yang terbatas dapat menghambat perkembangan tanaman.
5. Letakkan di Tempat yang Mendapat Sinar Matahari
Sebagian besar tanaman sayur dan tanaman herbal memerlukan paparan sinar matahari selama 4–6 jam setiap hari. Tempatkan botol di teras, balkon, jendela, atau halaman yang mendapatkan cahaya matahari cukup. Jika pencahayaan kurang, pertumbuhan tanaman bisa menjadi lambat, batang memanjang, dan daun kurang hijau.
6. Siram Secukupnya
Karena volume media tanam dalam botol 700 ml tidak terlalu besar, kelembapannya lebih cepat berubah dibanding pot besar. Lakukan penyiraman secukupnya, terutama saat permukaan media mulai mengering. Hindari menyiram secara berlebihan karena air yang menggenang dapat menyebabkan akar membusuk dan mengurangi kesehatan tanaman.
7. Beri Pupuk Secara Berkala
Nutrisi di dalam wadah kecil lebih cepat habis sehingga tanaman membutuhkan tambahan pupuk secara berkala. Gunakan kompos, pupuk kandang matang, atau pupuk organik cair sesuai dosis agar pertumbuhan daun dan akar tetap optimal. Pemupukan setiap dua hingga tiga minggu sekali umumnya sudah cukup untuk menjaga tanaman tetap subur.
8. Pindahkan Jika Tanaman Sudah Terlalu Besar
Perhatikan perkembangan akar dan tajuk tanaman. Jika akar mulai memenuhi botol atau pertumbuhan tanaman melambat karena ruang yang sempit, segera pindahkan ke pot yang lebih besar. Pemindahan ini memberi ruang lebih luas bagi akar untuk berkembang sehingga tanaman dapat tumbuh lebih sehat dan menghasilkan panen yang lebih maksimal.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Tanaman yang Cocok Ditanam di Botol Bekas Deterjen 700 ml
Tanaman apa saja yang cocok ditanam di botol bekas deterjen 700 ml?
Botol bekas deterjen 700 ml cocok untuk microgreens, seledri, daun bawang, kemangi, mint, peterseli, kucai, sukulen, kaktus mini, hingga wadah persemaian berbagai bibit sayuran.
Apakah botol bekas deterjen aman digunakan sebagai pot tanaman?
Aman, asalkan botol dicuci hingga benar-benar bersih dari sisa deterjen, tidak berbau, dan dilengkapi lubang drainase agar media tanam tidak tergenang air.
Mengapa perlu membuat lubang drainase pada botol bekas deterjen?
Lubang drainase berfungsi membuang kelebihan air sehingga akar tidak membusuk. Drainase yang baik juga membantu menjaga sirkulasi udara dan kelembapan media tanam.
Apakah cabai dan tomat bisa ditanam di botol bekas deterjen 700 ml?
Botol 700 ml lebih cocok digunakan untuk menyemai bibit cabai dan tomat. Setelah bibit tumbuh beberapa helai daun, sebaiknya dipindahkan ke pot yang lebih besar agar dapat tumbuh optimal.
Bagaimana cara membuat tanaman tetap subur di botol bekas deterjen?
Gunakan media tanam yang gembur, siram secukupnya, letakkan di tempat yang mendapat sinar matahari, serta berikan pupuk organik secara berkala agar pertumbuhan tanaman tetap sehat dan produktif.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303452/original/017003300_1784633212-Untitled5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301147/original/017043500_1784440333-a8fcc74f-8dcf-4907-851d-c796cd13fed9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300637/original/028719900_1784363038-534540824380027264.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294865/original/000011100_1783905930-Galon_Bekas_Jadi_Pot_Tomat_Ceri_Gantung.jpeg)