12 Jenis Pohon Bunga yang Tidak Merusak Pondasi Rumah serta Tips Menanamnya

Percantik hunian dengan jenis pohon bunga yang tidak merusak pondasi rumah.

Diterbitkan 01 Mei 2026, 11:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki taman asri dengan pohon berbunga menjadi impian banyak pemilik rumah, tetapi pemilihan jenis pohon yang salah dapat merusak struktur pondasi bangunan. Karena itu, penting memilih pohon bunga dengan sistem perakaran yang aman agar tidak menimbulkan kerusakan.

Keindahan visual tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan keamanan rumah dengan memilih pohon yang akarnya tidak agresif atau memiliki jangkauan terbatas. Jenis ini umumnya tumbuh ke bawah sehingga lebih aman ditanam di sekitar bangunan.

Dilansir dari berbagai sumber pada Jumat (1/5), Liputan6.com akan membahas berbagai jenis pohon bunga yang direkomendasikan untuk ditanam dekat rumah. Selain itu, disertakan juga tips penanaman agar taman tetap indah sekaligus aman bagi hunian.

Jenis Pohon Bunga Aman untuk Pondasi Rumah

Memilih pohon bunga yang tepat adalah langkah krusial untuk memastikan keindahan taman tanpa mengorbankan keamanan struktural rumah. Beberapa jenis pohon bunga dikenal memiliki sistem perakaran yang tidak invasif, menjadikannya pilihan ideal untuk ditanam di dekat bangunan.

  1. Tabebuya (Tabebuia spp.): Pohon Tabebuya dikenal dengan bunganya yang cantik menyerupai bunga sakura, hadir dalam berbagai warna seperti kuning, merah muda, dan putih. Pohon ini memiliki akar yang cukup aman dan tidak agresif, sehingga tidak menimbulkan risiko bagi bangunan sekitar. Akarnya tumbuh ke bawah (akar tunggang) dan tidak menyebar luas, menjadikannya pilihan yang aman untuk ditanam di halaman rumah. Tabebuya juga tahan terhadap cuaca panas dan perawatannya mudah.
  2. Kamboja (Plumeria spp.): Pohon Kamboja memiliki bunga yang cantik dan aroma harum, memberikan nuansa eksotis. Akarnya tidak menyebar luas dan tidak terlalu dalam, sehingga tidak merusak bangunan di sekitarnya dan aman untuk fondasi.
  3. Bungur (Lagerstroemia speciosa): Pohon Bungur menawarkan keteduhan maksimal dengan bunga ungu yang elegan. Akarnya tumbuh cukup dalam dan tidak merusak bangunan di sekitarnya, sehingga aman untuk ditanam di dekat rumah. Bungur memiliki siklus berbunga yang berlangsung lama.
  4. Flamboyan (Delonix regia): Flamboyan adalah pohon indah dengan bunga berwarna merah serta jingga cerah. Akarnya terbilang tidak tumbuh secara agresif, sehingga aman untuk ditanam di sekitar rumah. Pohon ini mampu memberikan keteduhan maksimal berkat tajuknya yang lebar.
  5. Pucuk Merah (Syzygium oleana): Pucuk Merah memiliki daun muda berwarna kemerahan yang menarik. Sistem akarnya tidak merusak, sehingga aman ditanam di dekat bangunan atau pagar rumah. Pohon ini dapat tumbuh subur dengan perawatan secukupnya dan sering digunakan sebagai tanaman pagar.
  6. Bougainvillea (Bunga Kertas): Meskipun lebih dikenal sebagai tanaman rambat, Bougainvillea dapat ditanam sebagai pohon kecil dengan bunga berwarna-warni seperti merah, ungu, dan pink. Akarnya tidak agresif, sehingga aman untuk halaman rumah.
  7. Kersen (Muntingia calabura): Pohon Kersen atau ceri kampung memiliki tajuk yang rimbun dan buahnya manis. Akarnya tumbuh dalam, sehingga aman untuk pondasi rumah. Pohon ini dapat tumbuh hingga 12 meter dan memberikan keteduhan.
  8. Palem (Arecaceae): Sebagian besar jenis palem memiliki sistem perakaran yang bersahabat. Akarnya tumbuh ke bawah dan tidak merusak bangunan di sekitarnya. Palem kipas, misalnya, memiliki akar yang tumbuh secara vertikal dan tidak menyebar agresif, sehingga aman bagi bangunan.
  9. Tanjung (Mimusops elengi): Pohon Tanjung memiliki tajuk yang rindang dan akarnya tumbuh ke dalam tanah, bukan menyebar secara horizontal. Pohon ini juga memiliki bunga kecil yang harum.
  10. Ketapang Kencana (Terminalia mantaly): Ketapang Kencana memiliki bentuk ranting yang berlapis-lapis dan akarnya relatif kecil serta tidak agresif mengangkat tanah. Akarnya tidak terlalu dalam dan dapat tumbuh dengan baik di sekitar rumah.
  11. Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis): Kembang Sepatu adalah pohon kecil dengan bunga besar berwarna merah, kuning, atau oranye. Akar pohon ini tidak agresif dan tidak akan mengganggu struktur pondasi rumah.
  12. Melati (Jasminum sambac): Melati adalah bunga nasional Indonesia yang harum dan indah, dapat ditanam sebagai pohon kecil di halaman.

Pohon yang Perlu Diwaspadai atau Dihindari Dekat Pondasi Rumah

Beberapa pohon memiliki sistem akar yang agresif dan berpotensi merusak pondasi rumah, pipa air, atau struktur lainnya. Ciri-ciri pohon perusak pondasi meliputi akar yang tumbuh cepat dan kuat, sistem perakaran yang luas, pertumbuhan cepat, dan kebutuhan air yang tinggi yang membuat akar mencari sumber air.

Pohon-pohon seperti Beringin, Mangga, Durian, Ketapang (jenis tertentu, bukan Ketapang Kencana), Pepaya, Jambu, Bambu, Pohon Karet, Pohon Alpukat, serta jenis Willows/Dedalu, Poplars, Ek/Oak, Ash/Lidah Burung, dan Maple, dikenal memiliki akar yang invasif dan berpotensi merusak struktur bangunan jika ditanam terlalu dekat. Akar-akar ini dapat menembus, meretakkan, atau mengganggu pondasi dan saluran air bawah tanah.

Tips Menanam Pohon Dekat Rumah dengan Aman

Untuk memastikan keamanan struktur rumah, ada beberapa tips penting yang bisa diterapkan saat menanam jenis pohon bunga di sekitar hunian. Pemilihan lokasi dan perawatan yang tepat akan membantu menjaga integritas pondasi.

  • Jarak Tanam Ideal: Pastikan pohon ditanam pada jarak yang cukup dari bangunan untuk memberikan ruang yang memadai bagi pertumbuhan akar tanpa mengancam pondasi. Jarak aman bervariasi tergantung jenis pohon dan ukuran dewasa akarnya.
  • Pemangkasan Rutin: Lakukan pemangkasan secara berkala, baik pada tajuk maupun akar (jika diperlukan dan dilakukan oleh ahli), untuk menjaga bentuk pohon dan menghindari potensi kerusakan pada struktur di sekitarnya.
  • Pilih Jenis Akar yang Tepat: Prioritaskan jenis pohon yang memiliki sistem akar serabut atau akar tunggang yang tumbuh lurus ke dalam tanah, bukan menyebar secara horizontal di permukaan. Ini adalah kunci utama untuk menghindari kerusakan pondasi.
  • Konsultasi Ahli: Jika Anda sudah memiliki pohon besar yang tumbuh dekat dengan rumah dan berpotensi merusak, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli arborist. Mereka dapat memberikan solusi terbaik, mulai dari pemangkasan akar hingga relokasi pohon, untuk menjaga keamanan rumah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa penting memilih jenis pohon bunga yang tidak merusak pondasi rumah?

Penting karena beberapa jenis pohon memiliki sistem akar yang agresif dan dapat merusak struktur bangunan, pipa air, atau trotoar, sehingga pemilihan yang tepat dapat mencegah kerusakan.

2. Jenis pohon bunga apa saja yang aman ditanam dekat pondasi rumah?

Beberapa jenis pohon bunga yang aman ditanam dekat pondasi rumah antara lain Tabebuya, Kamboja, Bungur, Flamboyan, Pucuk Merah, Bougainvillea, Kersen, Palem, Tanjung, Ketapang Kencana, Kembang Sepatu, dan Melati.

3. Pohon apa saja yang sebaiknya dihindari atau diwaspadai jika ditanam dekat pondasi rumah?

Pohon yang perlu diwaspadai atau dihindari karena akarnya agresif meliputi Beringin, Mangga, Durian, Ketapang (jenis tertentu), Pepaya, Jambu, Bambu, Pohon Karet, Pohon Alpukat, serta jenis Willows, Poplars, Ek, Ash, dan Maple.

4. Bagaimana tips menanam pohon bunga agar tidak merusak pondasi rumah?

Tipsnya meliputi menanam pada jarak yang cukup dari bangunan, melakukan pemangkasan rutin, memilih jenis pohon dengan sistem akar serabut atau tunggang yang tumbuh ke dalam, serta berkonsultasi dengan ahli arborist jika ada pohon berpotensi merusak.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6