Cara Cek UMKM dapat Bantuan atau Tidak di eform.bri.co.id BPUM: Update Terkini 2025

Para pelaku usaha mikro hanya perlu membuka browser dan mengunjungi laman eform.bri.co.id/bpum.

Liputan6.com, Jakarta - Khusus bagi para penerima atau calon penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), mengetahui cara cek UMKM dapat bantuan di eform.bri.co.id BPUM  atau tidak di 2025 sangat penting, termasuk cara daftarnya. Ini memungkinkan mereka untuk memverifikasi apakah mereka termasuk dalam daftar penerima bantuan atau tidak.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ini pertama kali diperkenalkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2020 untuk membantu pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19. Namun, hingga pertengahan tahun 2025, pemerintah masih belum mengumumkan secara resmi kelanjutan program BLT UMKM yang sempat terhenti sejak 2021.

Mengetahui cara cek UMKM dapat bantuan sangat penting. Para pelaku usaha mikro dapat mengakses informasi yang mereka butuhkan secara mudah dan cepat, tanpa perlu repot datang ke kantor BRI atau menghubungi pihak terkait.

Prosesnya cukup sederhana. Para pelaku usaha mikro hanya perlu membuka browser dan mengunjungi laman eform.bri.co.id/bpum. Setelah itu, mereka diminta untuk memasukkan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kode verifikasi yang diberikan. Setelah proses inquiry selesai, layar akan menampilkan pemberitahuan apakah mereka termasuk dalam daftar penerima bantuan atau tidak.

Berikut Liputan6.com ulas penjelasan lengkap cara cek UMKM dapat bantuan di eform.bri.co.id BPUM merangkum dari laman website resmi BRI, Selasa (17/6/2025).

Pendaftaran dan Cara Cek UMKM dapat Bantuan di eform.bri.co.id BPUM

Meskipun program BLT UMKM 2025 belum resmi dibuka, pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform digital. Pada periode sebelumnya, proses pendaftaran dilakukan melalui laman resmi eform.bri.co.id/bpum.

Langkah-langkah Pendaftaran (berdasarkan mekanisme sebelumnya):

  1. Akses Portal Pendaftaran Buka browser dan kunjungi situs resmi yang akan diumumkan pemerintah (sebelumnya menggunakan eform.bri.co.id/bpum)
  2. Persiapan Dokumen Siapkan semua dokumen dan data yang diperlukan sebelum memulai pengisian formulir
  3. Pengisian Formulir Online Isi formulir data pribadi dan data usaha dengan lengkap dan akurat
  4. Submit dan Verifikasi Kirim formulir dan tunggu proses verifikasi dari pihak terkait

Data yang Perlu Disiapkan:

  1. Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar di KTP
  2. Nomor Kartu Keluarga (KK)
  3. Nama lengkap dan alamat usaha yang detail
  4. Nama usaha dan jenis usaha yang dijalankan
  5. Nomor telepon aktif yang dapat dihubungi
  6. Rekening bank atas nama pelaku usaha (disarankan menggunakan rekening yang terdaftar atas nama usaha)

Proses Setelah Pendaftaran: Setelah formulir berhasil dikirim, sistem akan memproses dan memverifikasi data yang telah disubmit. Tim verifikasi dari Dinas Koperasi dan UMKM atau Bank Penyalur akan melakukan pengecekan kelengkapan dan kebenaran data. Informasi mengenai status pendaftaran akan dikirim melalui SMS atau email yang terdaftar. Jika lolos verifikasi, dana bantuan akan langsung ditransfer melalui bank penyalur yang telah ditunjuk pemerintah.

Para pelaku usaha disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi cara cek UMKM dapat bantuan atau tidak di 2025 melalui akun media sosial Kementerian Koperasi dan UKM, portal resmi BRI, serta saluran informasi pemerintah lainnya untuk mendapatkan update terbaru mengenai pembukaan program BLT UMKM 2025. 

Syarat UMKM Dapat BLT

Berdasarkan regulasi yang tercantum dalam Pasal 5 ayat 1 Permenkop UKM Nomor 2 Tahun 2021, berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima BLT UMKM:

Syarat Menerima Bantuan BPUM

1. Warga Negara Indonesia

Salah satu syarat utama menerima bantuan BPUM adalah harus berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Hal ini memastikan bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah benar-benar disalurkan kepada warga negara yang membutuhkan dukungan finansial dalam menjalankan usahanya.

2. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik

Penerima bantuan harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik. KTP ini digunakan sebagai identitas resmi yang diperlukan untuk verifikasi data. Pastikan KTP Anda aktif dan data di dalamnya sudah sesuai dan tidak ada kesalahan, karena ini merupakan syarat menerima bantuan BPUM yang penting.

3. Memiliki Usaha Mikro

Penerima BPUM harus memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya. Surat ini merupakan bukti bahwa Anda benar-benar menjalankan usaha mikro yang layak mendapatkan bantuan. Syarat ini memastikan bahwa bantuan diberikan tepat sasaran kepada pelaku usaha yang membutuhkan.

4. Tidak Sedang Menerima Bantuan Sosial Lainnya

Salah satu syarat menerima bantuan BPUM adalah penerima tidak boleh sedang menerima bantuan sosial lainnya. Hal ini untuk menghindari adanya penerima ganda yang dapat merugikan penerima lain yang juga membutuhkan. Pastikan Anda tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lainnya saat mendaftar BPUM.

5. Bukan Aparatur Sipil Negara atau Pegawai BUMN/BUMD

Penerima bantuan BPUM tidak boleh merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, pegawai BUMN, atau pegawai BUMD. Syarat ini memastikan bahwa bantuan hanya diterima oleh masyarakat sipil yang menjalankan usaha mikro dan bukan pegawai pemerintah atau perusahaan negara.

Memahami dan memenuhi semua syarat menerima bantuan BPUM sangat penting untuk memastikan bahwa Anda dapat mengakses bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Memenuhi syarat ini, pelaku usaha mikro dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan untuk mengembangkan dan menjaga keberlangsungan usahanya di tengah tantangan ekonomi.

Syarat Tambahan: Dalam Pasal 4 ayat 2, disebutkan bahwa pelaku usaha mikro tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan tidak menerima bantuan sosial lainnya untuk menghindari bantuan ganda.

 

BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Peluang Emas untuk UMKM Indonesia

Melansir dari bri.co.id, menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang hebat dan naik kelas bukanlah hal yang mustahil di era digital saat ini. Salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah dengan memahami pasar dan kebutuhan konsumen secara mendalam. Para pelaku UMKM perlu melakukan riset pasar secara berkala untuk mengetahui tren terbaru dan preferensi pelanggan yang terus berubah.

Pemanfaatan teknologi dalam mengelola bisnis juga menjadi faktor krusial dalam transformasi UMKM menuju level yang lebih tinggi. Digitalisasi dapat membantu UMKM meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar secara signifikan.

Para pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai platform digital untuk menjual produk secara online, menggunakan media sosial untuk strategi pemasaran yang efektif, serta menerapkan sistem manajemen keuangan dan inventaris berbasis teknologi. Implementasi teknologi ini tidak hanya membantu dalam pengawasan alur kas dan pengendalian stok, tetapi juga memberikan data analitik yang berharga untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat.

Membangun jaringan yang kuat dengan pelaku bisnis lainnya merupakan strategi vital untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan strategi pengembangan bisnis. Kolaborasi dan networking dapat membuka peluang baru, menciptakan sinergi, dan memperkuat posisi UMKM di pasar.

Salah satu platform terbaik untuk membangun jaringan profesional tersebut adalah dengan mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Event prestisius ini dirancang khusus untuk memberikan wadah bagi UMKM Indonesia dalam mengembangkan bisnis, memperluas jaringan, dan mengakses pasar global. Dengan tema "Broadening MSME's Global Outreach", BRI UMKM EXPO(RT) 2025 menjadi momentum strategis untuk mendorong UMKM terlibat aktif dalam pasar internasional dan meningkatkan daya saing di kancah global.

Cara Daftar BRI UMKM EXPO(RT) 2025

  1. Kunjungi Portal Resmi
  2. Akses website https://brilianpreneur.com melalui browser
  3. Inisiasi Pendaftaran
  4. Klik tombol "Klik Di sini Untuk Mendaftar" untuk memulai proses registrasi
  5. Mulai Proses Pendaftaran
  6. Setelah muncul laman registrasi, klik "Mulai Proses Pendaftaran"
  7. Lengkapi Formulir Pendaftaran

Isi dengan teliti tiga form utama:

  1. Form "Biografi" (data personal dan latar belakang)
  2. Form "Detail Usaha" (informasi lengkap tentang bisnis)
  3. Form "Detail Produk" (spesifikasi dan deskripsi produk/layanan)

Submit dan Konfirmasi

Setelah semua form terisi lengkap, klik "Kirim" kemudian klik "Oke" untuk konfirmasi. Sistem akan menampilkan informasi bahwa pendaftaran telah berhasil.

Catatan Penting: Pendaftaran BRI UMKM EXPO(RT) 2025 akan ditutup pada tanggal 30 Oktober 2025. Para pelaku UMKM disarankan untuk segera mendaftar agar tidak melewatkan kesempatan emas ini untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan kelas usaha.

FAQ

1. Bagaimana cara cek UMKM dapat bantuan tidak di 2025?

Untuk mengecek status bantuan UMKM di tahun 2025, pelaku usaha dapat mengunjungi portal resmi yang akan diumumkan pemerintah atau mengakses platform BRI seperti yang dilakukan pada program sebelumnya melalui eform.bri.co.id/bpum. Pastikan untuk memasukkan NIK dan data yang valid saat melakukan pengecekan.

2. Apakah program BLT UMKM 2025 sudah resmi dibuka?

Hingga pertengahan tahun 2025, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan program BLT UMKM 2025. Para pelaku usaha disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi dari Kementerian Koperasi dan UKM serta bank penyalur.

3. Siapa saja yang berhak menerima bantuan UMKM 2025?

Berdasarkan kriteria sebelumnya, penerima bantuan adalah WNI yang memiliki KTP elektronik, menjalankan usaha mikro, bukan ASN/TNI/Polri/pegawai BUMN/BUMD, dan tidak sedang menerima KUR atau bantuan sosial lainnya.

4. Berapa besaran bantuan UMKM yang akan diberikan di 2025?

Besaran bantuan belum diumumkan secara resmi untuk tahun 2025. Pada program sebelumnya, bantuan BPUM diberikan sebesar Rp 2,4 juta per penerima. Informasi terbaru akan disampaikan saat program resmi diluncurkan.

5. Melalui bank mana bantuan UMKM 2025 akan disalurkan?

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi bank penyalur utama program bantuan UMKM. Namun, untuk tahun 2025, informasi resmi mengenai bank penyalur akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran program.

6. Apa yang harus dilakukan jika data UMKM tidak terdaftar dalam sistem bantuan?

Jika data tidak terdaftar, pelaku UMKM dapat menghubungi Dinas Koperasi dan UKM setempat atau datang ke kantor BRI terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan bantuan proses pendaftaran ketika program dibuka kembali.

7. Apakah ada alternatif bantuan lain untuk UMKM selain BLT di tahun 2025?

Ya, terdapat berbagai program alternatif seperti BRI UMKM EXPO(RT) 2025, program pelatihan dan pendampingan dari kementerian terkait, serta skema pembiayaan khusus UMKM dari berbagai lembaga keuangan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6