Doa Nabi Sulaiman Mengusir Semut Bahasa Arab, Latin, Beserta Artinya

Doa nabi Sulaiman mengusir semut perlu dikenali oleh muslim.

Diperbarui 16 Juni 2025, 12:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Doa nabi Sulaiman mengusir semut perlu dikenali oleh muslim. Pasalnya, semut merupakan salah satu hewan yang tidak boleh dibunuh. Apalagi jika semut tersebut tidak membahayakan hidup manusia. Banyak hal bisa dilakukan untuk mengusir semut tanpa harus membunuhnya.

Semut merupakan hewan yang mulia dalam pandangan Islam. Bahkan Allah SWT mengabadikan keistimewaan semut di dalam Surat An-Naml. Hukum membunuh semut dalam Islam adalah dilarang. Larangan ini datang dari Rasulullah SAW.

Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Ibnu Abbas, ia berkata:

“Sesungguhnya Nabi SAW melarang membunuh empat hewan: semut, lebah, burung hudhud, dan burung shurad.”

Walapun begitu, manusia tetap diperbolehkan membunuh semut yang ukurannya besar dan dapat membahayakan manusia itu sendiri. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (16/6/2025) tentang doa nabi Sulaiman mengusir semut.

Doa Nabi Sulaiman Mengusir Semut

Doa nabi Sulaiman mengusir semut bisa kamu temukan di dalam Al-Qur’an. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, doa ini terdapat pada surat An-Naml, tepatnya pada ayat 18. Surat An-Naml ini menceritakan tentang pertemuan nabi Sulaiman AS dengan segerombolan semut. Berikut doa nabi Sulaiman mengusir semut:

Doa nabi Sulaiman mengusir semut tulisan Arab:

حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَوْا۟ عَلَىٰ وَادِ ٱلنَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّمْلُ ٱدْخُلُوا۟ مَسَٰكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَٰنُ وَجُنُودُهُۥ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

Doa nabi Sulaiman mengusir semut Latin:

Hattā iżā atau 'alā wādin-namli qālat namlatuy yā ayyuhan-namludkhulụ masākinakum, lā yahṭimannakum sulaimānu wa junụduhụ wa hum lā yasy'urụn

Arti doa nabi Sulaiman mengusir semut:

"Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari,"

Doa Nabi Sulaiman Mengusir Semut Bahasa Indonesia Singkat

Doa nabi Sulaiman mengusir semut bisa juga kamu lafalkan dengan doa lainnya. Umat Islam memang dianjurkan untuk mengusir semut dengan melakukan doa, bukan dengan membunuhnya. Selain itu, kamu juga bisa melakukan beberapa langkah lainnya yang praktis di rumah sebagai cara mengusir semut. Berikut doa nabi Sulaiman mengusir semut lainnya:

Doa nabi Sulaiman mengusir semut dari rumah:

“Assalamulaikum rakyat Nabi Sulaiman, ini rumahku karena aku ingin membersihkan tempat yang menjadi rumahmu. Kamu adalah makhluk Allah, buatlah sarangmu di luar rumahku agar kamu selamat.”

Selain menegur semut dengan doa tersebut, kamu juga bisa melantunkan doa berikut ini:

Hadza li ghulamil qadhi

Artinya:

“Dengan izin Allah, semut-semut tidak berani mendekati makanan ini.”

Baca juga, doa Nabi Sulaiman mendatangkan rezeki disini

Baca juga, doa Nabi Sulaiman mengusir jin disini

Kisah Nabi Sulaiman yang Mengerti Bahasa Semut

Nabi Sulaiman ‘alaihissalam dikenal sebagai salah satu nabi yang diberikan banyak keistimewaan oleh Allah SWT, termasuk kemampuan memahami bahasa hewan. Dalam Al-Qur’an, kisahnya bersama koloni semut menjadi salah satu bukti kebijaksanaan dan kasih sayangnya sebagai pemimpin.

Kisah ini termaktub dalam Surah An-Naml ayat 18, saat Nabi Sulaiman dan bala tentaranya tengah berjalan hingga sampai di sebuah lembah semut. Ketika itu, seekor semut yang diyakini sebagai ratu semut, memperingatkan koloni semut lain agar masuk ke dalam sarang mereka:

حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَوْا۟ عَلَىٰ وَادِ ٱلنَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌۭ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّمْلُ ٱدْخُلُوا۟ مَسَـٰكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَـٰنُ وَجُنُودُهُۥ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ [٢٧:١٨]

"Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: 'Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.'" (QS. An-Naml: 18)

Menurut tafsir Madārik at-Tanzīl wa-Ḥaqāʾiq at-Taʾwīl karya Abū al-Barakāt an-Nasafī, Imam Abu Hanifah pernah menjelaskan bahwa semut yang berbicara itu adalah betina, karena dalam ayat tersebut digunakan kata “qālat” (قَالَتْ), bentuk kata kerja feminin dalam bahasa Arab. Ini menunjukkan ketepatan pemilihan kata dalam Al-Qur’an dan sekaligus menguatkan bahwa semut tersebut adalah ratu koloni yang bertugas melindungi kelompoknya (An-Nasafī, Madārik at-Tanzīl, 1998).

Nabi Sulaiman, yang mendengar ucapan semut tersebut, tidak marah atau bertindak agresif, melainkan tersenyum dan bersyukur kepada Allah karena mampu memahami bahasa semut. Perilaku ini tercatat dalam Surah An-Naml ayat 19,

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًۭا مِّن قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَ‌ٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَـٰلِحًۭا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّـٰلِحِينَ [٢٧:١٩]

"Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: 'Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku, dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.'" (QS. An-Naml: 19)

Alih-alih membunuh semut yang bisa saja dianggap mengganggu atau menghalangi perjalanan, Nabi Sulaiman justru memperhatikan keselamatan semut-semut tersebut. Ini mencerminkan keteladanan seorang pemimpin yang memperhatikan nasib makhluk terkecil sekalipun, serta menunjukkan bahwa mengusir hewan tidak harus dengan kekerasan, melainkan dengan pengertian dan perlindungan.

 

Cara Mengusir Semut dari Rumah

Setelah melafalkan doa nabi Sulaiman mengusir semut, kamu juga bisa menggunakan beberapa bahan alami untuk membuat semut keluar dari rumah.berikut beberapa cara mengusir semut dari rumah:

1. Cuka

Cara mengusir semut yang pertama adalah menggunakan cuka dan air. Campuran cuka dan air dapat menjadi insektisida yang murah meriah. Cara membuatnya mudah saja, tinggal larutkan cuka dengan air dengan perbandingan 1:1. Lalu masukkan larutan tersebut dalam botol spray. Kamu bisa menyemprotkan larutan cuka pada bagian rumah yang sering dilalui semut, seperti bingkai jendela, pintu, dan furnitur kayu lain. Larutan ini terbukti ampuh membuat semut enggan mendekat. Bau cuka yang menyengat akan hilang setelah mengering. Untuk dapatkan hasil maksimal, semprotkan secara rutin setiap pagi.

2. Perasan Lemon atau Jeruk

Selain memberikan bau segar untuk rumah, perasan lemon juga dapat digunakan sebagai cara mengusir semut. Lemon mengandung asam sitrat yang tidak disukai semut dan bisa dijadikan cairan insektisida alami. Cara menggunakannya mudah saja, kamu tinggal mencampurkan air dengan perasan lemon atau jeruk dengan perbandingan 1 buah lemon dan 3 bagian air.

Kemudian masukkan ke dalam botol spray. Semprotkan cairan tersebut langsung pada bagian-bagian rumah yang rentan dikerubungi semut. Larutan lemon atau jeruk ini bisa menjadi pilihan alternatif jika kamu tidak menyukai bau cuka.

3. Tepung Terigu

Cara mengusir semut dengan tepung terigu juga bisa menjadi alternatif. Caranya juga sangat mudah, kamu tinggal menaburkan tepung maizena pada kerumunan koloni semut yang bergerombol secara langsung atau kamu juga bisa menambahkan sedikit air.

4. Cengkeh

Cara mengusir semut tanpa perlu air dengan bahan dapur, bisa menggunakan cengkeh. Kamu bisa menempatkan 5-10 cengkeh di tempat yang banyak semut. Aroma cengkeh yang kuat tidak disukai semut sehingga mereka akan pergi dengan sendirinya.

5. Bubuk Cabai Rawit

Hewan berbadan kecil ini rupanya tidak suka dengan aroma pedas. Bubuk cabai yang pedas ampuh untuk mengusir semut. Cara mengusir semut dengan bubuk cabai rawit ialah dengan meletakkan bubuk cabai ke dalam wadah kecil. Lalu, tempatkan wadah bubuk cabai tersebut dekat dengan makanan yang diburu semut-semut. Semut-semut tersebut akan menghilang dengan sendirinya.

6. Lada

Pilihan alternatif bahan alami untuk mengusir semut di rumah, kamu bisa menggunakan lada. Caranya mudah, kamu cukup menaburkan lada di pinggiran lantai. Aroma lada yang panas dan sedikit pedas bisa membuat semut enggan naik ke permukaan.

7. Garam

Garam bisa mencegah dan menghentikan semut datang ke rumah. Kamu bisa menaburkan garam ke retakan, lubang, atau daerah yang semut rawan datang. Pastikan bahwa daerah yang akan ditaburi tersebut dalam keadaan kering. Kamu juga bisa membuat garis pembatas yang tidak akan dilanggar semut menggunakan garam.

Garis pembatas berupa garis putus-putus yang dipenuhi dengan salah satu bahan, tidak hanya garam namun juga bahan lainnya yang telah disebutkan. Gunakan salah satu bahan di atas untuk membuat garis di sekitar bingkai jendela, di sekitar rumah, dan di tempat-tempat yang bisa digunakan semut untuk masuk. Perbarui garisnya setiap beberapa hari sekali, karena semut akan dapat melewatinya jika garisnya terputus. Kini, kamu pun dapat terhindar dari kehadiran semut di dalam rumah.

Baca juga, cara mengusir semut dengan bahan alami disini

FAQ Tentang Cara Mengusir Semut dalam Islam

1. Apakah Islam membolehkan membunuh semut yang mengganggu di rumah?

Islam mengajarkan kasih sayang terhadap semua makhluk ciptaan Allah, termasuk semut. Dalam hadis Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, disebutkan larangan membunuh semut tanpa alasan yang jelas. Oleh karena itu, jika tidak dalam kondisi darurat atau membahayakan, umat Islam dianjurkan untuk tidak membunuh semut, melainkan mengusirnya dengan cara yang lebih ramah.

2. Bagaimana cara mengusir semut yang dianjurkan dalam Islam?

Cara mengusir semut menurut Islam meliputi menjaga kebersihan rumah, menutup makanan rapat-rapat, serta menggunakan bahan alami seperti daun sirih, cuka, atau bubuk kayu manis. Pendekatan ini mencerminkan adab Islami yang menghormati makhluk hidup dan menjaga harmoni lingkungan.

3. Apakah ada doa khusus dalam Islam untuk mengusir semut?

Ya, terdapat doa yang diambil dari Al-Qur’an surat An-Naml ayat 18 yang berkaitan dengan kisah Nabi Sulaiman. Ayat ini menggambarkan semut yang memberi peringatan kepada kaumnya agar masuk ke sarang dan tidak terinjak oleh pasukan Nabi Sulaiman. Doa ini bisa dibaca sebagai bentuk permohonan kepada Allah agar semut tidak mengganggu.

4. Mengapa penting menggunakan cara yang ramah terhadap semut menurut ajaran Islam?

Dalam Islam, semua makhluk hidup diciptakan Allah dengan tujuan. Semut pun memiliki peran dalam ekosistem. Mengusir semut dengan cara yang ramah menunjukkan akhlak mulia seorang Muslim serta memperlihatkan kepedulian terhadap lingkungan dan makhluk lain, sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam.

5. Apakah menjaga kebersihan rumah juga bagian dari cara Islami mengusir semut?

Benar. Menjaga kebersihan rumah merupakan langkah penting dalam mengusir semut menurut Islam. Islam sangat menekankan kebersihan, dan dengan menjaga lingkungan tetap bersih, terutama dari sisa makanan dan tumpahan minuman, kita dapat mencegah datangnya semut tanpa harus menyakitinya.

 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6